PPKM Darurat Diberlakukan, UMKM Banting Stir

Presiden Joko Widodo memutuskan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat se-Jawa dan Bali sejak 3 – 20 Juli 2021. Keputusan pemerintah ini dilakukan karena lonjakan kasus COVID-19.

Terbaru, penambahan kasus harian memecahkan rekor dengan jumlah 21.807 kasus per hari. Dengan tambahan kasus ini, maka total kasus positif di Indonesia mencapai 2.178.272 kasus. PPKM Darurat ini meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku.

Penerapan PPKM Darurat ini berimbas pada banyak sektor. Salah satunya aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bahkan, diperkirakan omzet UMKM akan menurun hingga 50 persen.

BACA JUGA : Asosiasi UMKM Ingin Produk Impor Dibatasi di E-commerce

Mau tidak mau, pelaku UMKM harus berpikir keras agar usahanya tetap berjalan. Lalu, langkah seperti apa yang harus dilakukan pelaku UMKM? Berikut strategi UMKM yang diambil dari akun Instagram @sebat_project.

1. Berdoa

Segala sesuatu ada masanya. Begitu juga dengan masa-masa sulit seperti ini bagi UMKM. Percayalah pasti badai berlalu. Terpenting saat ini banyak berdoa agar pandemi ini segera berakhir.

2. UMKM Go Digital

Saat PPKM diberlakukan pastinya berimbas pada aktivitas UMKM seperti penurunan traffic. Sebab, seluruh kegiatan masyarakat pun menjadi terbatas. Salah satu peluang agar kegiatan UMKM tetap berjalan adalah dengan membuka bisnis secara online.

Manfaatkan semua fasilitas online seperti Instagram, status WhatsApp, atau aplikasi ojek makanan. Pembatasan ini jadi momentum tepat bagi pelaku UMKM untuk go digital. Saluran online harus diseriusi. Lakukan juga promo untuk meningkatkan penjualan.

BACA JUGA : Diterpa Pandemi, Begini Strategi Tumtim Cookies & Bakery Dalam Menghadapinya

3. Jemput bola

Kondisi seperti ini bukan lagi saatnya untuk berpangku tangan dan berdiam diri. Cari cara agar usaha tetap berjalan seperti biasa. Ubah strategi berbisnis. Jika sebelumnya hanya menunggu, ini saatnya UMKM menjemput bola. Jadilah pengusaha yang aktif dan kreatif dengan banyak strategi cadangan.

4. Paket isoman

Beberapa hari belakangan ini kasus COVID-19 meningkat tajam, bahkan hingga menginjak 21 ribu kasus per hari. Rumah sakit dan layanan kesehatan yang disediakan pemerintah sudah penuh. Banyak kasus yang terpapar COVID-19 harus melakukan karantina mandiri di rumah.

Buat paket isoman bagi mereka yang terpaksa karantina mandiri. Bukan bermaksud mengambil keuntungan dari yang susah, tapi ini salah satu cara untuk bertahan. Kreatiflah membuat paket isoman. Misalnya dengan memberi bonus vitamin sebagai booster imun tubuh. Sambil berdagang tetap peduli dengan sesama.

Exit mobile version