Sosok Utomo Priyambodo, Jurnalis-Penulis Terbaik di JNE Content Competition 2026

Juara kategori Jurnalis tulis JNE Content COmpetition 2026

Jurnalis National Geographic Indonesia, Utomo Priyambodo.

JNEWS – Bangga dan senang dirasakan oleh jurnalis National Geographic Indonesia, Utomo Priyambodo. Ia terpilih sebagai pemenang Best of The Best Writing Kategori Jurnalis di JNE Content Competition (JCC) 2026 dan berhak atas hadiah ibadah umrah ke Tanah Suci Mekah.

“Alhamdulillah, rezeki dari Allah SWT lewat JNE. Serasa bagai mimpi. Saya tidak menyangka bisa menang dan terpilih sebagai Best of The Best, karena harus bersaing dengan ribuan peserta lainnya,” ujar Utomo saat ditemui JNEWS, usai menerima penghargaan.

Diungkapkan Utomo, dirinya sangat mengapresiasi JNE yang hingga kini tetap konsisten menyediakan wadah bagi para jurnalis, masyarakat umum, para karyawan hingga pelajar dan mahasiswa dengan menyediakan wadah untuk berkreativitas. Terlebih dengan hadiah yang jumlahnya cukup besar.

“Untuk perusahaan swasta sekarang ini sudah jarang yang menggelar lomba menulis, foto, video hingga desain. Tetapi JNE dengan JNE Content Copmpetition-nya dari tahun ke tahun terus mengadakan, ini patut menjadi contoh bagi perusahaan lainnya,” bebernya.

Baginya JCC sebagai wadah yang kredibel, dan dari segi kualitas sangat membagggakan, karena para juri orang-orang yang sudah pakar di bidangnya serta mempunyai reputasi seperti halnya salah satu jurinya yakni Kang Maman Suherman.

Terkait judul tulisannya yang ikut dilombakan yakni, ‘Diremehkan, Lalu, Membuktikan; Kisah Inspiratif Ratnawati Sutedja Bersama Para Penyandang Disibalitas’ merupakan tulisan yang benar-benar terjun ke lapangan dengan menemui nara sumber, tidak terkecuali penyandang disabilitas.

Baca juga: JNE Raih Penghargaan Kolaborator Bidang Lingkungan Kesehatan 2026 dari Pemprov DKI

“Awalnya saya mendapat info lewat portal JNEWSOnline ada JCC 2026. Kemudian saya mencari peluang dan menemukan UMKM penyandang disabilitas di Jakarta Barat, yang awalnya mendapat berbagai kesulitan karena mereka disabilitas. Namun ternyata owner-nya bercerita awal kesuksesannya ternyata menggunakan pengiriman dan dibantu oleh JNE,” jelasnya.

Utomo mengungkapkan, dari mulai ide, penulisan hingga selesai dan dikirimkan sebagai lomba, membutuhkan waktu sekitar 3 hari. Namun yang lumayan membutuhkan waktu saat mencari nara sumber, apakah mereka mau ditemui, diwawancarai dan lain sebagainya.

“Semoga karya yang saya buat bermanfaat, terutama bagi mereka penyandang disabilitas. Karena sesungguhnya mereka juga punya potensi dan kelebihan untuk maju dan berkembang seperti warga biasa pada umumnya. Terima kasih JNE atas hadiah umrahnya dan tentu saja terima kasih karena JNE memberi kesempatan dan menyediakan wadah bagi kami para jurnalis untuk terus berkarya,” pungkas Utomo sambil tersenyum bangga. *

 

Exit mobile version