Sungai Aare: Pesona Sungai Biru Jernih yang Membelah Kota Bern, Swiss

JNEWS – Kalau melihat foto Kota Bern dari ketinggian, ada satu unsur alam yang langsung mencuri perhatian. Sungai berwarna biru kehijauan mengelilingi kawasan kota tua seperti sebuah lengkungan besar. Sungai Aare memang merupakan bagian penting dari pemandangan Bern, dengan airnya yang jernih, tepian hijau, serta deretan jembatan yang menghubungkan berbagai sudut kota.

Sungai ini juga punya tempat khusus dalam kehidupan warga Bern. Saat musim panas datang, tepian Aare ramai oleh orang yang berjalan kaki, bersantai, berenang, atau mengikuti arus sungai menggunakan perahu karet.

Jadi, Sungai Aare bukan hanya latar cantik untuk foto perjalanan ke Swiss. Sungai ini merupakan salah satu ruang rekreasi utama di ibu kota Swiss tersebut.

Sungai Aare Itu Apa dan Mengalir dari Mana ke Mana?

Sungai Aare: Pesona Sungai Biru Jernih yang Membelah Kota Bern, Swiss

Sungai Aare merupakan sungai terpanjang yang seluruh alirannya berada di Swiss. Panjangnya sekitar 288 – 290 kilometer, tergantung sumber pengukuran. Hulu sungai ini berada di kawasan Pegunungan Alpen Bernese, tepatnya di sekitar gletser Aare di wilayah Grimsel. Dari kawasan pegunungan, alirannya melewati Danau Brienz dan Danau Thun sebelum menuju Kota Bern.

Setelah melewati Bern, perjalanan air Sungai Aare berlanjut menuju wilayah Swiss Plateau. Sungai ini kemudian bermuara ke Sungai Rhine di Koblenz, Kanton Aargau. Jalurnya membuat Aare melewati sejumlah lanskap penting Swiss, mulai dari kawasan pegunungan sampai wilayah perkotaan.

Di Bern, keberadaan Aare sangat menonjol karena bentuk alirannya membentuk lengkungan yang mengitari kawasan Kota Tua. Dari udara, bentuk tersebut terlihat seperti sebuah lingkaran air yang mengelilingi pusat kota.

Posisi Sungai Aare di Kota Bern

Sungai Aare mengalir tepat di sekitar kawasan Kota Tua Bern yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Beberapa bagian kota berada di dataran yang lebih tinggi di atas sungai, sementara tepian Aare dipenuhi pepohonan, jalur pejalan kaki, taman, serta ruang rekreasi.

Bentuk sungai yang melengkung ikut membentuk karakter geografis Bern. Kawasan seperti Matte, Marzili, dan area sekitar BärenPark berada dekat dengan aliran Aare. Dari beberapa sudut kota, pemandangan sungai bisa terlihat bersamaan dengan bangunan bersejarah, atap-atap Kota Tua, serta jembatan batu yang melintas di atasnya.

Ada pula jalur berjalan kaki yang mengikuti tepian Aare. Salah satunya Green Aare Walk yang membentang sekitar 6,7 kilometer dan menghubungkan sejumlah ruang hijau di Bern. Rutenya melewati kawasan dekat BärenPark, Marzili, Dählhölzli, hingga area yang lebih hijau di sekitar Elfenau.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Swiss, Nikmati Pegunungan, Danau, dan Kota Bersejarah

Kenapa Sungai Aare Seperti “Memeluk” Kawasan Kota?

Bentuk aliran Aare menjadi salah satu ciri geografis paling khas Bern. Sungai ini membuat kawasan Kota Tua berada di dalam lengkungan aliran air, sehingga ketika dilihat dari atas atau dari beberapa titik ketinggian, kota seolah dikelilingi sungai.

Dahulu, posisi geografis tersebut juga memberikan keuntungan pertahanan bagi kota. Lengkungan Aare menciptakan batas alami di sekitar kawasan Bern sehingga akses menuju kota menjadi lebih sulit bagi pihak luar.

Sekarang fungsi sungai tentu sudah jauh berubah. Tepian Aare menjadi ruang publik yang digunakan untuk berjalan kaki, bersantai, berolahraga, hingga menikmati aktivitas air. Pemandangan sungai dan Kota Tua pun menjadi salah satu bagian yang sering muncul dalam panorama Bern.

Salah satu alasan Sungai Aare begitu menarik secara visual adalah warna airnya. Dalam kondisi tertentu, permukaan sungai tampak biru kehijauan atau turquoise, terutama ketika terkena cahaya matahari. Warna tersebut semakin menonjol ketika dilihat dari tempat yang lebih tinggi, dengan pepohonan hijau dan bangunan Kota Tua sebagai latar.

Air Aare juga berasal dari kawasan Alpen dan gletser. Namun, kejernihan serta warna air dapat berubah mengikuti kondisi cuaca, aliran, dan keadaan sungai. Jadi, tampilan biru kehijauan yang sering terlihat dalam foto tidak selalu muncul dengan intensitas yang sama sepanjang waktu.

Aktivitas Menarik di Sungai Aare

Saat musim panas, kawasan sungai menjadi tempat warga Bern menghabiskan waktu di luar ruangan, mulai dari berenang hingga berjalan santai di sepanjang tepian. Ada pula sejumlah jembatan dan jalur tepi sungai yang menawarkan sudut pandang menarik untuk melihat lanskap kota.

Berikut uraian selengkapnya.

1. Berenang di Sungai Aare

Berenang di Aare merupakan salah satu kegiatan musim panas yang sangat dikenal di Bern. Ketika suhu meningkat, warga setempat datang ke tepian sungai dengan pakaian renang, berjalan menyusuri tepian, lalu masuk ke air untuk mengikuti arus. Ada yang memanfaatkannya sebagai aktivitas setelah bekerja, sementara lainnya datang untuk menikmati hari yang cerah.

Salah satu rute yang populer adalah dari kawasan Eichholz menuju Marzili. Orang berjalan sekitar dua kilometer ke arah hulu sebelum masuk ke sungai, kemudian membiarkan arus membawa kembali ke area Marzili.

Namun, Sungai Aare bukan tempat berenang seperti kolam renang. Arusnya kuat dan dapat berubah mengikuti kondisi air serta cuaca. Bern Welcome merekomendasikan aktivitas berenang di Aare hanya bagi perenang berpengalaman, dengan pengecekan kondisi sungai dan titik masuk-keluar sebelum masuk air.

2. Berjalan-jalan di Sepanjang Tepian Sungai

Menikmati Aare juga bisa dilakukan tanpa masuk ke air. Jalur di sepanjang sungai menawarkan suasana yang lebih tenang, dengan pepohonan, ruang hijau, dan suara aliran air.

Salah satu pilihan adalah Green Aare Walk yang melewati sejumlah kawasan hijau Bern. Rute tersebut dapat membawa pengunjung melewati BärenPark, Marzili, Dählhölzli, dan area Elfenau.

Jalan kaki di tepian sungai juga cocok dipadukan dengan kunjungan ke Kota Tua. Setelah melihat bangunan bersejarah dan jalan-jalan tua Bern, perjalanan dapat dilanjutkan ke area sungai untuk menikmati suasana yang lebih terbuka.

3. Menikmati Pemandangan dari Jembatan

Jembatan-jembatan Bern menawarkan sudut pandang yang menarik untuk melihat Aare. Nydeggbrücke, misalnya, adalah salah satu tempat yang populer karena dari sini terlihat aliran sungai sekaligus kawasan Matte dan Kota Tua. Jembatan ini juga menghubungkan area dekat Kota Tua dengan kawasan BärenPark.

Ada pula Kirchenfeldbrücke yang memberikan panorama Aare dengan latar Kota Tua Bern. Dari Münsterplattform, misalnya, pemandangan sungai berwarna turquoise dapat terlihat bersama jembatan tersebut.

Sementara itu, Kornhausbrücke juga termasuk jembatan yang menawarkan panorama kota dan Aare. Bern Welcome menyebut Nydeggbrücke, Kirchenfeldbrücke, dan Kornhausbrücke sebagai sejumlah jembatan dengan pemandangan kota yang menarik.

4. Naik Perahu dan Menikmati Aktivitas Air

Selain berenang, ada aktivitas yang dikenal sebagai Aareböötle, yaitu menyusuri sungai menggunakan perahu karet. Rute klasiknya menghubungkan Thun dengan Bern, sementara rute lain dapat dimulai dari kawasan Felsenau menuju Danau Wohlen.

Aktivitas ini cukup populer pada musim panas. Namun, perlengkapan keselamatan dan pemahaman mengenai rute sangat diperlukan karena Aare memiliki arus kuat, sejumlah area berbahaya, serta bendungan yang tidak boleh dilalui dengan perahu. Jaket pelampung atau alat apung yang sesuai juga menjadi bagian penting dari persiapan.

Baca juga: Daftar Tempat Paling Indah di Swiss yang Jadi Favorit Wisatawan Dunia

Berkunjung ke Sungai Aare

Sungai Aare cukup mudah dimasukkan ke dalam itinerary saat menjelajahi Bern. Kawasan sungai berada dekat dengan sejumlah objek wisata utama sehingga perjalanan dapat dilakukan sambil berjalan kaki.

Dari Bern Hauptbahnhof, perjalanan dapat dilanjutkan menuju kawasan Kota Tua, lalu turun ke area sungai. Salah satu pilihan akses adalah menuju Münsterplattform dan kawasan Matte, kemudian mengikuti jalur di tepian Aare. Ada pula Marzilibahn yang menghubungkan area dekat Bundeshaus dengan kawasan Marzili.

Bagi yang ingin berjalan kaki, rute di sekitar Aare dapat digabungkan dengan kunjungan ke BärenPark, Nydeggbrücke, Rosengarten, atau Bern Minster. Pilihannya cukup fleksibel karena sungai memang melewati bagian penting dari lanskap pusat kota.

Bagi yang hanya ingin menikmati pemandangan, berjalan di tepian sungai atau melihat Aare dari jembatan sudah cukup untuk mendapatkan pengalaman yang menarik. Sungai biru kehijauan, pepohonan di tepian, jembatan tua, dan bangunan Kota Tua membuat Sungai Aare menjadi salah satu lanskap paling khas di Bern.

Exit mobile version