JNEWS – Sejak Juni 2026 lalu, Andre Nurdjianto, diamanahi jabatan sebagai Kepala Cabang Utama JNE Malang, Jawa Timur. Baginya jabatan tersebut sebagai suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk bisa membawa JNE Malang terus bertumbuh di kota berhawa sejuk tersebut. Sebelumnya ia memimpin JNE Karawang, Jawa Barat.
Jawa Timur bagi Andre Nurdjianto bukanlah tempat yang asing, karena dirinya kelahiran dan berasal dari Surabaya. Setelah melanglang buana menduduki sejumlah jabatan di berbagai kantor cabang JNE di daerah, Andre kembali ke Jawa Timur.
“Rasanya seperti pulang kampung. Malang – Surabaya hanya sekitar 1,5 jam. Demi pengabdian, saya bangga ditugaskan di mana pun tempatnya,” ujar Andre saat berbincang dengan JNEWS, Rabu (7/7/2026).
Menurut pria yang hobi jogging dan kulineran ini, cakupan area operasional JNE Malang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Setidaknya terdiri dari 66 kecamatan yang mayoritas masuk Zona C. Hal ini menjadi tantangan tersendiri.
“Malang sendiri cukup berkembang, banyak universitas, tempat wisata dan toko oleh-oleh yang bisa dijadikan potensi peningkatan revenue. Tantangannya JNE Malang harus bekerja keras untuk meningkatkan pelayanan dan melakukan delivery paket sesuai dengan SLA sebagaimana yang diinginkan oleh para customer,” terang Andre yang sudah mulai bergabung di JNE sejak 15 Agustus 2016 ini.
Untuk mendongkrak revenue tersebut, pihaknya telah membuat berbagai program. “Dari sisi eksternal kami mengintensifkan kerjasama dengan para pelaku UMKM. Seperti mengadakan workshop digital marketing serta menawarkan layanan fullfilment, kemudian juga mengadakan program CSR. Begitu juga berkolaborasi dengan para seller dengan memberikan program bundling produk layanan JNE,” jelas Andre.
Dengan berbagai program yang telah disiapkan dan mulai dijalankan, Andre berharap JNE Malang terus bisa tumbuh dan berkembang serta menjadi market leader di Malang. *
