Tekad I Made Singgih Besarkan JNE di Pulau Dewata

Sertijab Kepala Cabang JNE Denpasar, dari Alit Septiningsih kepada I Made Singgih.

JNEWS – Mengawali karier sebagai Staf Human Capital di JNE Surabaya, kini I Made Singgih Dwi Pramono diamanahi jabatan untuk memimpin JNE Cabang Utama Denpasar. Meski mengaku kaget, amanah tersebut harus dijalankan sebaik-baiknya agar JNE terus tumbuh pesat di Pulau Dewata, tuturnya.

Sosok Ksatria yang akrab disapa Singgih ini, satu dari sekian contoh dari karyawan JNE yang perlahan-lahan merintis dari bawah sampai ke pucuk pimpinan cabang. “Saya mulai bergabung di JNE Surabaya pada Juni 2013 dengan posisi HC Training Staff. Saya kala itu mempunyai keyakinan dengan kerja keras, penuh tanggung jawab, suatu saat akan sukses dalam berkarir,” kenangnya, mengawali percakapan dengan JNEWS, Senin (28/9/2026).

Sebelum diangkat jadi kepala cabang, bidang dan bagian kerja di JNE Singgih cukup “berwarna”. Di antaranya pada 2015 Singgih menjadi bagian dari tim Legal JNE Surabaya dan tim Internal Audit secara fungsional sekaligus menjadi tim pengawas pembangunan Gedung Head Office JNE Surabaya. Kemudian pada 2016 Singgih ditempatkan di bagian General Affairs JNE Surabaya, dan tahun 2021 ditunjuk mengepalai unit General Affairs sekaligus menjadi pelaksana tugas di Human Capital Section di JNE Surabaya.

April 2025 Made Singgih, definitif menjadi Human Capital Section Head JNE Surabaya, dan Agustus 2025 mutasi ke Regional JTBNN sebagai Support Analyst hingga akhirnya diminta untuk mengikuti proses seleksi sebagai calon Kepala Cabang JNE Denpasar pada Desember 2025.

Kepala Cabang Utama JNE Denpasar, I Made Singgih.

“Terus terang saat mendapat kabar menjadi salah satu kandidat sebagai Kepala Cabang JNE Denpasar, sangat terkejut karena tidak pernah terbesit sama sekali untuk posisi tersebut. Saya kemudian diminta secara bertahap untuk mengikuti proses demi proses,” beber alumni S1 bidang hukum ini.

Baca juga: Urutan Pengiriman JNE: Mengenal Proses Paket dari Pengirim hingga Tujuan

Singkat cerita, Singgih pun terpilih sebagai Kacab JNE Denpasar menggantikan pejabat sebelumnya yakni Alit Septiniwati. “Sebelum Sertijab pada 24 September 2026 kemarin, selama berbulan-bulan saya dibimbing Ibu Alit. Banyak ilmu dan juga yang lainnya yang saya dapat agar bisa membawa JNE di Pulau Dewata ini terus bertumbuh ke depannya,” ucap Ksatria yang hobi mancing ini.

Setelah resmi menjabat Kacab JNE Denpasar sejumlah program telah dibuatnya, baik dari sisi penguatan internal maupun eksternal dengan mengoptimalkan setiap potensi yang ada di Pulau Dewata.

“Saya ingin membangun JNE Denpasar bukan hanya menjadi cabang yang besar secara angka, tetapi juga kuat secara sistem dan SDM, sehingga pertumbuhannya bisa terus berkelanjutan,” pungkas Singgih penuh nada optimis. *

Exit mobile version