JNEWS – Tempat wisata di Yordania menawarkan pengalaman yang jauh lebih beragam daripada sekadar menjelajahi gurun pasir. Negara di Timur Tengah ini memiliki banyak hal menarik.
Tak heran jika Yordania menjadi salah satu destinasi favorit bagi pencinta sejarah, budaya, alam, maupun wisata religi sejak dulu hingga sekarang.
Rekomendasi Tempat Wisata di Yordania yang Wajib Dikunjungi

Yordania merupakan negara yang terletak di kawasan Timur Tengah dengan sejarah panjang sejak ribuan tahun silam. Kekayaan alam dan budayanya berpadu dengan jejak berbagai peradaban yang pernah berkembang di wilayah ini, menciptakan daya tarik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Berikut beberapa destinasi yang layak masuk dalam daftar kunjungan jika ingin singgah di negara ini.
1. Petra
Petra merupakan tempat wisata di Yordania yang paling terkenal, sekaligus salah satu situs arkeologi paling mengesankan di dunia. Kota kuno yang dipahat langsung pada tebing batu ini menyimpan jejak peradaban Nabatea yang telah bertahan selama ribuan tahun.
Perjalanan menuju kawasan utama dimulai melalui The Siq, ngarai alami sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer yang diapit tebing batu menjulang tinggi. Begitu keluar dari The Siq, pengunjung akan langsung disambut Al-Khazneh (The Treasury). Bangunan setinggi sekitar 40 meter ini dipahat langsung pada dinding batu.
Baca juga: Petra Yordania: Kota Kuno Nabatea yang Masih Jadi Misteri Dunia
2. Jerash
Di bagian utara Yordania terdapat Jerash, kota peninggalan Romawi yang masih terawat dengan sangat baik. Julukan Pompeii dari Timur diberikan karena tata kotanya masih utuh, lengkap dengan jalan utama, kuil, teater, dan alun-alun yang memperlihatkan bagaimana kehidupan pada masa Kekaisaran Romawi berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Pintu masuk kawasan ini ditandai oleh Hadrian’s Arch, gerbang kemenangan setinggi sekitar 21 meter yang dibangun untuk menghormati kunjungan Kaisar Hadrian. Tak jauh dari sana berdiri Hippodrome, arena pacuan kuda kuno yang dulu mampu menampung sekitar 15.000 penonton dan menjadi lokasi berbagai perlombaan serta pertunjukan.
3. Amman Citadel
Amman Citadel (Jabal al-Qal’a) berada di bukit tertinggi dari tujuh bukit asli yang membentuk Kota Amman. Situs arkeologi ini menyimpan peninggalan dari Romawi, Bizantium, hingga Dinasti Umayyah. Dari puncaknya, hamparan Kota Amman dapat dinikmati hampir tanpa batas ke segala arah.
Salahs atu yang istimewa adalah Temple of Hercules, kuil Romawi yang dibangun sekitar tahun 161–166 M. Lalu, tak jauh dari lokasi ini, terdapat Umayyad Palace, kompleks istana yang dibangun pada abad ke-8. Dahulu bangunan ini menjadi pusat pemerintahan sekaligus kediaman gubernur Dinasti Umayyah.
4. Kastel Ajloun
Di puncak Jabal Auf, Yordania utara, berdiri Kastel Ajloun (Qal’at ar-Rabad), benteng pertahanan Islam yang dibangun pada abad ke-12. Benteng ini didirikan pada tahun 1184 M oleh Izzuddin Usamah, keponakan sekaligus jenderal Shalahuddin Al-Ayyubi. Posisinya yang berada di atas bukit memungkinkan penjaga memantau wilayah sekitar dengan leluasa.
Saat menjelajahi bagian dalam kastel, pengunjung dapat melewati lorong batu, ruang penyimpanan senjata, kamar prajurit, hingga menara pengawas dengan celah khusus untuk memanah.
Kompleks ini juga memiliki Museum Kastel Ajloun yang menyimpan koleksi koin kuno, artefak arkeologi, dan bola-bola batu besar yang dahulu dipakai sebagai amunisi ketapel perang.
5. Wadi Rum
Hamparan pasir merah, tebing batu raksasa, dan lanskap yang menyerupai permukaan Mars membuat Wadi Rum menjadi salah satu tempat wisata di Yordania yang paling unik. Gurun yang berada di bagian selatan negara ini juga dikenal dengan sebutan The Valley of the Moon. Keindahannya bahkan beberapa kali muncul dalam film Hollywood, seperti The Martian, Dune, dan Star Wars.
Wadi Rum bukan hanya menarik dari sisi alamnya. Kawasan ini telah dihuni manusia sejak sekitar 12.000 tahun lalu. Bukti keberadaan masyarakat kuno masih dapat ditemukan dalam bentuk ribuan petroglif, prasasti Thamud, dan ukiran batu yang tersebar di berbagai lokasi.
Hingga sekarang, kawasan ini dikelola oleh suku Bedouin yang tetap mempertahankan tradisi dan kehidupan seminomaden. Perpaduan antara warisan budaya dan bentang alam yang luar biasa membuat Wadi Rum ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

6. Laut Mati (Dead Sea)
Laut Mati menjadi salah satu fenomena alam paling terkenal di dunia. Danau air asin yang berada di perbatasan Yordania dan Israel ini terletak sekitar 430 meter di bawah permukaan laut, menjadikannya titik daratan terendah di Bumi. Kadar garamnya yang mencapai sekitar 34 persen membuat tubuh dapat mengapung tanpa perlu berenang.
Selain pengalaman mengapung, Laut Mati juga populer sebagai lokasi wisata kesehatan. Air dan lumpur hitam alaminya mengandung lebih dari 20 jenis mineral, seperti magnesium, kalsium, dan kalium, yang banyak dimanfaatkan untuk perawatan kulit serta dipercaya membantu melancarkan sirkulasi darah.
7. Gunung Nebo
Gunung Nebo berada di bagian barat Yordania. Bukit setinggi sekitar 817 meter ini memiliki arti penting bagi umat Islam, Kristen, dan Yahudi karena dipercaya sebagai tempat Nabi Musa diperlihatkan Tanah Perjanjian sebelum wafat. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati panorama Lembah Yordan, Laut Mati, hingga Kota Yerusalem ketika cuaca cerah.
Salah satu spot ikonik di sini ialah The Brazen Serpent Monument, monumen salib perunggu dengan lilitan ular karya seniman Italia Giovanni Fantoni. Tak jauh dari monumen ini, ada Moses Memorial Church, gereja yang dibangun untuk melindungi sisa basilika Bizantium.
8. Dana Biosphere Reserve
Dana Biosphere Reserve merupakan kawasan konservasi terbesar di Yordania dengan luas sekitar 320 kilometer persegi. Wilayahnya membentang di sepanjang Great Rift Valley dan memiliki bentang alam yang sangat beragam, mulai dari pegunungan setinggi sekitar 1.500 meter hingga dataran gurun Wadi Araba.
Lokasi ini merupakan pertemuan empat zona biogeografis dunia, yaitu Mediterania, Irano-Turanian, Saharo-Arabian, dan Sudanian. Karena keunikannya itu, jenis flora dan fauna di sini sulit ditemukan di tempat lain di Yordania.
Salah satu lokasi yang layak dikunjungi ialah Dana Village, desa batu berusia ratusan tahun yang berdiri di tepi tebing. Dana juga memiliki berbagai jalur pendakian dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.
9. Rainbow Street
Ingin melihat sisi lain Amman selain situs bersejarah? Rainbow Street bisa menjadi pilihan tempat wisata di Yordania yang bisa dikunjungi selanjutnya. Jalan yang berada di kawasan Jabal Amman ini dipenuhi bangunan bergaya awal abad ke-20 yang kini beralih fungsi menjadi kafe, restoran, galeri seni, hingga toko suvenir.
Rainbow Street juga terkenal sebagai salah satu pusat wisata kuliner di Amman. Di sepanjang jalan ini berdiri Al Quds Falafel, kedai falafel legendaris yang pernah dikunjungi Raja Abdullah II. Ada pula Gerard Ice Cream, toko es krim yang legendaris.

10. Pantai Aqaba
Pantai Aqaba menjadi satu-satunya pintu Yordania menuju Laut Merah. Kota pelabuhan di ujung selatan negara ini menawarkan pemandangan yang berbeda dari kawasan gurun, dengan air laut yang jernih, terumbu karang yang masih terawat, serta latar pegunungan batu yang mengelilingi teluk.
Snorkeling dan scuba diving menjadi aktivitas yang paling banyak diminati. Spot diving paling populer adalah The Cedar Pride, bangkai kapal kargo yang sengaja ditenggelamkan sebagai terumbu buatan. Ada juga Military Museum Under Water, museum bawah laut yang menampilkan tank, kendaraan lapis baja, dan helikopter yang kini menjadi habitat berbagai ikan.
Tak hanya wisata bahari, Aqaba juga memiliki sejumlah peninggalan bersejarah. Di dekat pusat kota berdiri Kastil Aqaba (Aqaba Fort) yang dibangun pada abad ke-16. Tak jauh dari benteng tersebut terdapat Great Arab Revolt Flagpole, tiang bendera setinggi 132 meter yang menjadi salah satu landmark paling ikonik di kawasan tepi laut Aqaba.
Baca juga: 25 Destinasi Wisata Terindah di Dunia yang Layak Dikunjungi Sekali Seumur Hidup
Beragam tempat wisata di Yordania memperlihatkan betapa kayanya negara ini, baik dari sisi sejarah maupun keindahan alamnya. Jika berkesempatan menjelajahi Timur Tengah, Yordania layak menjadi tujuan yang tidak dilewatkan.











