JNEWS – Dalam dunia bisnis, khususnya UMKM, membangun networking merupakan pintu menuju kesuksesan dan pertumbuhan usaha semakin meningkat. Tips networking tentunya dibutuhkan bagi pengusaha UMKM yang baru saja memulai usaha atau tengah mengembangkannya.
Banyak usaha kecil yang sebenarnya memiliki produk berkualitas dan harga bersaing yang tidak kalah dari brand besar. Sayangnya, karena kurangnya jaringan networking, usahanya mengalami kendala seperti sulit mendapatkan pasar baru bahkan susah bertahan di tengah gempuran persaingan bisnis.
Tips Networking untuk UMKM agar Produk Lebih Dikenal dan Bisnis Berkembang
Banyak pelaku UMKM berpikir bahwa membangun relasi dan networking itu sulit atau hanya untuk pengusaha skala besar saja. Padahal, networking bisa dimulai dari hal sederhana, bahkan dari lingkungan terdekat.
Networking untuk UMKM memiliki manfaat dan dampak yang besar bagi perkembangan bisnis. Seperti menjangkau pasar yang lebih luas, mampu menghasilkan ide baru, kolaborasi hingga mendapatkan sumber daya atau dukungan modal.
Dengan pendekatan yang tepat, semua manfaat tersebut bisa diperoleh dan relasi pun perlahan bisa dibagun secara almi tanpa harus terlihat ‘jualan’ terus menerus. Berikut ini sejumlah tips networking yang bisa dilakukan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

1. Percaya Diri
Tidak semua orang memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan bisa langsung beradaptasi di lingkungan baru. Tapi, kekurangan tersebut bisa diasah dan dilatih. Kunci utama agar bisa berhasil dalam komunikasi dan adaptasi adalah percaya diri.
Tips networking ini kerap dilupakan. Padahal penting untuk bisa tampil percaya diri dalam artian tidak sombong tapi lebih mampu beradaptasi. Gali lebih dalam skill yang dimiliki dan hal unik yang membuat diri ini berbeda dari lain.
Dengan demikian, ketika bertemu dengan orang-orang baru, tidak ada lagi rasa canggung, tapi menjadi pribadi yang bisa mengomunikasikan dengan baik tentang usaha dan tetap tenang.
Baca juga: Bagaimana Membuat Business Plan Sederhana untuk UMKM
2. Mulai dari Lingkungan Terdekat
Membangun relasi bisa dimulai dari hal sederhana yang terkadang luput dari pandangan yakni lingkungan terdekat. Mulai dari tetangga dan lingkungan sekolah. Kedua lingkungan ini adalah jaringan pertama yang mudah untuk dijangkau.
Mengenalkan produk yang dijual bisa disisipkan saat ngobrol santai di arisan kompleks atau acara sekolah. Bisa juga dengan cara menjadi sponsor untuk kegiatan di sekolah, sehingga banyak orang yang notice usahanya.
Tips networking ini efisien bagi pemula yang ingin usahanya dikenal dan mulai mendapat relasi baru.
3. Aktif di Komunitas UMKM
Sekarang ini ada banyak komunitas UMKM di tiap kota. Bergabung dan aktif di komunitas tersebut akan bertemu dengan pelaku usaha lainnya serta membuka banyak peluang baik itu kolaborasi, bantuan modal hingga informasi pameran atau bazar UMKM.
Satu hal yang penting, ketika baru pertama kali bergabung di komunitas, turunkan ekspektasi bahwa usaha akan langsung mendapat perhatian. Lakukan adaptasi secara alami, ikuti alur komunitas dan berani mengambil peluang. Jadikan wadah komunitas ini sebagai tempat belajar dan bertumbuh.
4. Siapkan Kartu Nama
Terlihat sepele tapi kartu nama adalah bagian dari tips networking yang efektif menjaring relasi baru.
Kartu nama adalah “perwakilan” diri dan usaha dalam membangun impresi dengan pelaku UMKM lainnya. Selalu bawa kartu nama ke mana pun, karena kita tidak tahu kapan akan ketemu dengan orang-orang yang akan menjadi relasi usaha ke depannya.
Efek kartu nama memang tidak akan dirasakan secara langsung, tapi di kemudian hari. Karena, dengan kartu nama tersebut, relasi baru akan lebih mudah untuk menghubungi.
5. Hadir di Berbagai Acara Networking
Hadir di berbagai acara networking bagi sebagian orang akan merasa tidak nyaman, karena harus berada di suatu tempat tanpa mengenal siapa pun. Tapi, justru hal inilah yang dibutuhkan bagi seorang pelaku UMKM.
Dengan hadir di acara-acara tersebut bisa menjalin relasi baru sekaligus membangun networking. Namun, agar upaya tersebut berjalan dengan baik perlu memerhatikan beberapa hal berikut ini:
- Beri kesan pertama yang baik. Umumnya orang-orang akan memerhatikan penampilan, jadi kenakan busana yang rapi menyesuaikan acara.
- Sediakan kartu nama. Karena di acara networking biasanya orang-orang yang hadir akan bertukar kartu nama.
- Siapkan ‘pidato’ singkat untuk memperkenalkan diri dan bisnis. Mempersiapkan hal ini akan sangat membantu mengurangi rasa canggung dan tidak percaya diri.
- Hindari menghabiskan waktu terlalu lama dengan orang yang dikenal.
- Apabila ingin meninggalkan percakapan, minta izin untuk menghubungi mereka di pertemuan berikutnya.
- Jangan memonopoli percakapan. Ingat bahwa setiap orang yang hadir di acara tersebut memiliki tujuan yang sama yakni menemukan relasi baru dan berjejaring.
6. Aktif di Media Sosial
Media sosial seperti LinkedIn, Facebook, Instagram merupakan medium terbaik dalam mengembangkan bisnis dan menambah relasi baru. Melalui media sosial, pelaku UMKM bisa bertemu secara virtual dengan pelaku usaha lainnya.
Ada beberapa cara sebagai bagian dari tips networking untuk terlihat lebih aktif di media sosial dan bisa menambah relasi yaitu:
- Unggah konten secara teratur dengan tujuan meningkatkan awareness tentang usaha yang dikembangkan.
- Komentari postingan pelaku usaha lain secara positif.
- Jangan terlalu banyak postingan konten promosi tapi imbangi dengan konten edukatif.
- Aktif membalas komentar dan DM dengan ramah.
Dengan demikian, akun bisnis tidak terasa seperti “etalase jualan” saja, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang menyenangkan.
7. Berani Memulai Percakapan
Seperti yang sudah diulas di poin pertama, masalah komunikasi sering kali menjadi ‘batu sandungan’ para pelaku UMKM karena bingung mau mulai dari mana. Jika kecemasan terus dipelihara, akan sulit untuk mendapatkan relasi baru.
Beberapa topik ringan yang bisa dijadikan pilihan untuk berani memulai percakapan seperti:
- Menanyakan jenis usaha dan awal mula mengembangkannya.
- Memberikan pujian yang tulus terkait produk pelaku usaha lainnya.
- Bertanya tentang pengalaman mengikuti acara.
Percayalah, percakapan kecil seperti ini bisa menjadi awal dari relasi yang lebih besar.
8. Membangun Reputasi yang Baik
Tips networking yang kadang kala dilupakan adalah wajib perkuat branding dan jaga reputasi. Networking tidak akan berjalan efisien apabila reputasi bisnisnya buruk.
Orang-orang akan lebih mudah merekomendasikan usaha yang mereka percaya. Betul? Oleh karena itu pastikan bahwa usaha yang dimiliki akan terus menjaga kualitas produk, tepat waktu pengiriman, ramah menghadapi pelanggan dan mampu menangani komplain dengan baik.
Reputasi yang baik akan membuat relasi datang dengan sendirinya, karena orang merasa nyaman untuk bekerja sama.
9. Kolaborasi
Sekarang adalah zaman berkolaborasi yang memberikan efek mutualisme positif bagi masing-masing pelaku usaha. Tak sekadar berbagi keuntungan saja, kolaborasi antar UMKM menjadi langkah cerdas untuk saling menguatkan dan juga memperluas pasar.
10. Bangun Relasi dengan Pemerintah
Harus diakui bahwa pemerintah kerap menawarkan berbagai bantuan, mulai dari pelatihan, bazaar hingga akses ke pembiayaan.
Dikutip dari website Kementerian UMKM, ada paket stimulus ekonomi yang ditujukan salah satunya untuk menstabilkan performa UMKM, salah satunya yaitu insentif PPh 0,5% .
Tak hanya itu saja, dari Kementerian Hukum dan HAM juga memberikan bantuan seperti fasilitas pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara gratis dan ada subsidi biaya untuk UMKM.
Biasanya informasi bantuan pemerintah disalurkan melalui komunitas-komunitas UMKM dan media sosial. Manfaatkan fasilitas tersebut untuk meningkatkan keterampilan dan jalan membangun networking
Baca juga: 10 Tip Mengelola Media Sosial dan Menghindari Burnout untuk UMKM
Tips networking untuk UMKM tidak serumit yang dibayangkan. Memang butuh usaha dari diri sendiri sebagai pelaku usaha dalam memulainya. Kunci membangun relasi dan networking ada pada konsistensi, sikap yang ramah dan saling membantu.