Wamenkes: Gaya Hidup, Pemicu Lonjakan Diabetes Usia Remaja

diabetes usia remaja

Wakil Menteri Kesehatan, dr. Dante Saksono Harbuwono

JNEWS – Dulu penyakit diabetes tipe 2 identik dengan kelompok usia lanjut. Namun, kini mulai mengancam generasi muda. Di mana kasus diabetes tipe 2 semakin banyak ditemukan pada usia remaja, bahkan pada anak Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono baru-baru ini. Menurutnya, pergeseran tren penyakit ini bukan sekadar dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga akibat perubahan drastis gaya hidup sehari-hari. “Dulu diabetes tipe 2 identik dengan usia 40 atau 50 tahun ke atas. Tetapi hari ini dan ini yang membuat saya tidak bisa tenang sebagai seorang dokter kita mulai melihatnya muncul pada remaja, bahkan beberapa kasus pada anak usia SMP,” ungkapnya.

Ia menyoroti kebiasaan generasi muda saat ini yang minim aktivitas fisik, tingginya durasi memelototi layar HP, kurang tidur, hingga konsumsi gula dan makanan ultra-proses yang berlebihan. “Tekanan mental yang dihadapi remaja masa kini turut memperburuk kondisi ini. Ironisnya, diabetes tipe 2 pada remaja cenderung berkembang lebih cepat dan lebih agresif dibandingkan pada orang dewasa,” terang Dante.

Menghadapi ancaman tersebut, Wamenkes menegaskan bahwa solusi utama bukan hanya obat-obatan, melainkan perubahan kebiasaan yang dimulai dari rumah. “Ini bukan untuk menakut-nakuti. Pencegahan harus dimulai sekarang. Makan bersama, tidur cukup, mengurangi waktu di depan layar HP, dan aktif bergerak bersama keluarga,” tegasnya.

Ia juga membagikan pengalamannya mendaki Gunung Ciremai bersama putranya sebagai cara menjaga kebugaran sekaligus melepas penat dari penggunaan gawai. Pemerintah, lanjut Wamenkes, telah merespons persoalan ini melalui program Cek Kesehatan Gratis yang menjangkau 25 juta anak sekolah, serta penerapan program “nutri-level”, yakni sistem label A hingga D pada kemasan makanan dan minuman untuk memperingatkan masyarakat terkait kadar gula. *

Baca juga: Cara Menjaga Pola Makan Sederhana dan Sehat untuk Kehidupan Sehari-hari

Exit mobile version