JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Warisan Budaya Imlek yang Terjaga di Kampung Ketandan Yogyakarta

by Redaksi JNEWS
16 February 2026
budaya imlek di kampung ketandan, yogyakarta

Kampung Ketandan, Malioboro, Yogyakarta bersolek menyambut Tahun Baru Imlek

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Warga Tioghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577. Tahun 2026 ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api. Perayaan Imlek identik dengan simbol dan harapan. Berharap bisa menjalani tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Tahun Baru Imlek juga menjadi panggung bagi warisan budaya yang senantiasa terjaga. Di Yogyakarta, terdapat kuliner dan perayaan budaya yang tidak bisa dipisahkan dari pernak-penik Imlek.

Kue Keranjang Kampung Tukangan

Ada satu keluarga di Kampung Tukangan, Kelurahan Tegal Panggung, Kemantren Danurejan, Yogyakarta yang setia merawat kue keranjang setiap perayaan Tahun Baru Imlek. Sianywati, adalah generasi kedua dari keluarga pembuat kue keranjang tersebut. Usaha ini telah dirintis sejak sebelum Indonesia merdeka. Ia melanjutkan tradisi yang diwariskan langsung dari sang nenek.

Menurutnya, kue keranjang bukan sekadar makanan, melainkan memiliki filosofi yang sangat kuat. Kue berwarna cokelat keemasan yang bahan dasarnya terbuat dari ketan melambangkan kelengketan, dimaknai sebagai perekat hubungan antarmanusia, terutama dalam keluarga. Rasanya yang manis memiliki harapan agar hidup orang-orang yang makan kue tersebut juga manis dalam meniti karier, rezeki, dan hubungan sosial.

Dahulu, kue ini benar-benar dibuat di atas keranjang yang dialasi daun pisang. Keranjang itulah yang kemudian menjadi identitas utama kue ini. Meski zaman telah berubah, proses pembuatan kue keranjang di rumah Sianywati nyaris tak tersentuh modernisasi. Semua masih dilakukan secara tradisional, seperti yang diajarkan neneknya.

Baca juga: Dekat Imlek, Kiriman Kue Keranjang di Pontianak Mulai Merambat Naik

Proses dimulai dari mencuci beras ketan hingga bersih, kemudian digiling sampai menjadi tepung. Tepung tersebut lalu diayak untuk menghilangkan gumpalan agar teksturnya benar-benar halus. Sementara itu, gula pasir direbus dengan air hingga mendidih, menciptakan larutan manis yang kemudian dicampurkan ke dalam tepung ketan. Adonan yang telah tercampur rata tidak langsung dicetak, melainkan didiamkan terlebih dahulu selama kurang lebih satu hari. Setelah itu, barulah adonan dicetak ke dalam wadah, lalu dikukus selama sembilan jam penuh.

Uniknya, kompor yang digunakan untuk mengukus kue keranjang ini masih menggunakan kompor jadul berbahan bakar minyak tanah.

Dalam sehari, Sianywati mampu memproduksi sekitar 200 kilogram kue keranjang. Ia membuat kue dalam lima variasi ukuran, dengan berat utama satu kilogram dan setengah kilogram. Untuk kemasan, tersedia paket isi lima buah, empat buah, dan tiga buah. Harganya Rp55 ribu per buah.

Jika musim kue keranjang telah usai, ia mengisi waktunya dengan membuat bakcang, makanan khas Tionghoa berbahan beras yang dibungkus daun bambu dan berisi daging serta kacang.

Bakmi Ketandan

Kuliner legendaris lainnya di Kampung Pecinan Yogyakarta adalah Bakmi Ketandan. Usaha pembuatan mi telur ini sudah diteruskan oleh generasi ketiga.

Seorang pekerja sedang membuat mi

Rumah produksi ini berlokasi di gang depan kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Produksi dimulai sejak pagi buta. Bahan-bahan mi dicampur, diuleni, dan memasak pada sebuah kompur tungku. Mi kemudian ditiriskan dengan menggunakan nampan berbahan bambu, lalu mulai dilumuri minyak goreng, dan didinginkan dengan kipas angin.

Pelanggan setia mi Ketandan mulai berdatangan sekitr pukul 08.00 untuk dilayani satu persatu. Mi dibungkus pada sebuah plastik dan ditimbang sesuai dengan pesanan pelanggan.

Setiap harinya dapur ini menghabiskan 25 sak tepung terigu sebagai bahan dasar pembuatan mi. Satu sak tepung terigu seberat 25 kilogram. Adapun satu kilogram mi telur dijual di bawah Rp15 ribu.

Pembeli hanya sekitar dari Yogyakarta karena mi buatannya tidak awet lama, sehingga saat beli pelanggan harus segera mengolahnya kembali. Kalau tidak habis dalam sekali masak disarankan untuk memasukkan mi ke dalam kulkas.

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

Perayaan Imlek di Yogyakarta sangat erat kaitannya dengan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY). PBY tahun ini memasuki gelaran ke-XXI dan akan dilaksanakan pada 25 Februari–3 Maret 2026 di Kampung Ketandan. Tahun ini spesial karena perhelatan budaya tersebut hadir bertepatan dengan bulan Ramadhan.

PBTY bermula pada 2005 dari gagasan sederhana penyusunan buku resep makanan Tionghoa oleh akademisi UGM. Dari diskusi tersebut lahir ide menggelar festival yang kemudian pertama kali diselenggarakan pada Januari 2006, bertepatan dengan Imlek. Seiring waktu, PBTY tidak lagi dipandang sebagai milik komunitas Tionghoa semata, tetapi menjadi milik seluruh warga.

PBTY akan berlangsung selama tujuh hari penuh, dengan rangkaian kegiatan budaya, bazar, pameran, hingga karnaval. Salah satu agenda utama adalah Malioboro Imlek Karnaval pada Sabtu, 28 Februari 2026 pukul 20.00–22.30 WIB, dengan rute dari Gedung DPRD Kota Yogyakarta hingga Titik Nol Kilometer.

Baca juga: 6 Pusat Perayaan Imlek di Indonesia yang Selalu Ramai Setiap Tahun

Karena bertepatan dengan Ramadan, panitia menghadirkan konsep yang ramah bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Tahun ini PBTY tetap dimulai pukul 17.00 WIB, dan menyajikan panggung untuk ngabuburit menunggu berbuka puasa. Panitia juga akan membagikan takjil di titik tertentu, seperti di depan gapura utama Ketandan dan kawasan Jalan Suryatmajan.

Jika sebelumnya panggung utama berada di area parkir Ketandan, kini panggung dipindah ke Jalan Suryatmajan dengan desain khusus. Inovasi ini disebut sebagai solusi kreatif agar kegiatan budaya tetap berjalan tanpa menghambat mobilitas warga.

Karena bertepatan dengan bulan puasa, panitia mengusung konsep ngabuburit tematik. Pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan menjelang berbuka, seperti Ngabuburit Sehat dengan senam taichi bersama, Ngabuburit Enerjik yaitu zumba, NgabubuRun lari santai menjelang buka puasa dan ada juga pembacaan dongeng anak.

 

Tags: bakmi ketandanbudaya imlekimlek yogyakartaimlekan di yogyakartaklenteng yogyakartawisata imlek yogyakarta
Share187Tweet117

TERKINI

budaya imlek di kampung ketandan, yogyakarta

Warisan Budaya Imlek yang Terjaga di Kampung Ketandan Yogyakarta

16 February 2026
IDS 2026

Mengulik Keseruan Pengunjung Booth JNE di IDS 2026

16 February 2026
Ksatria JNE bersama pelanggan JNE Purwakarta

Kacab JNE Purwakarta: Dekat Ramadan, Kiriman Busana Muslim Mulai Meningkat

16 February 2026
Pusat Perayaan Imlek di Indonesia yang Selalu Ramai

6 Pusat Perayaan Imlek di Indonesia yang Selalu Ramai Setiap Tahun

16 February 2026
Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Dikenal

Ikon Kuliner: 10 Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Dikenal

15 February 2026
Sejarah Hari Valentine di Balik Tradisi 14 Februari

Jejak Sejarah Hari Valentine di Balik Tradisi 14 Februari

14 February 2026

POPULER

Cara Bertahan Hidup dengan Gaji UMR Tanpa Terjebak Utang

Cara Bertahan Hidup dengan Gaji UMR Tanpa Terjebak Utang

by Penulis JNEWS
3 February 2026

20 Pilihan Usaha Rumahan yang Cepat Balik Modal untuk Pemula

20 Pilihan Usaha Rumahan yang Cepat Balik Modal untuk Pemula

by Penulis JNEWS
28 January 2026

Cara Ganti Paspor Rusak yang Perlu Diketahui Sebelum Mengurusnya

Cara Ganti Paspor Rusak yang Perlu Diketahui Sebelum Mengurusnya

by Penulis JNEWS
26 January 2026

Contoh Itinerary Eropa untuk Liburan Pertama Kali

Contoh Itinerary Eropa untuk Liburan Pertama Kali

by Penulis JNEWS
3 February 2026

Tempat Wisata di Dubai yang Paling Populer

12 Tempat Wisata di Dubai yang Paling Populer

by Penulis JNEWS
6 February 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal