JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Wisata Religi Bulan Rajab ke Makam Sunan Gunung Djati

by Redaksi JNEWS
16 January 2024
ziarah ke makan sunan gunung djati

Para peziarah berdoa dan berdzikir di depan Makam Sunan Gunung Djati.

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Memasuki bulan Rajab ribuan wisatawan berziarah ke komplek makam Sunan Gunung Djati. Mereka memanjatkan doa, melantunkan shalawat dan berdzikir memuji keagungan Yang Maha Kuasa.

Nuansa religi kental terasa begitu memasuki komplek makam Syarif Hidayatullah atau yang dikenal dengan Sunan Gunung Djati, di Jalan Alun-Alun Ciledug No 53, Astana, Kecamatan Gunung Djati, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (13/1/2023).

Saat itu ada ribuan wisatawan yang datang dari berbagai daerah dan kota. Maklum hari Sabtu itu, selain akhir pekan, juga merupakan hari pertama di bulan Rajab (1 Rajab 1445 H), bulan yang diistimewakan oleh umat Islam dan dianggap baik untuk berziarah.

Sunan Gunung Djati sendiri merupakan salah satu dari Wali Songo yang menyebarkan Islam di Jawa Barat dan Banten. Kini, makamnya menjadi tujuan peziarahan yang banyak dikunjungi wisatawan, terutama di bulan-bulan tertentu, seperti Rajab ataupun menjelang bulan Ramadhan.

Selain wisatawan lokal, banyak juga yang datang dari luar negeri seperti dari Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Mereka berharap akan keberkahan melalui wasiat Sang Wali. Hal lainnya, pengunjung juga akan dibuat takjub dengan bangunan makam beserta komplek pemakamannya yang berarsitektur kombinasi gaya Jawa, Arab dan China.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Indonesia yang Diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO

Gaya arsitektur Jawa terdapat pada atap bangunan yang berbentuk limasan, sedangkan gaya arsitektur China tampak pada desain interior dinding makam yang penuh dengan hiasan keramik dan porselen. Selain menempel pada dinding makam, benda-benda antik tersebut juga terpajang di sepanjang jalan makam. Semua benda itu sudah berusia ratusan tahun, namun kondisinya masih terawat degan baik.

Makam Sunan Gunung Djati

Keunikan lainnya, terlihat dari 9 pintu makam yang tersusun bertingkat. Masing-masing pintu tersebut mempunyai nama yang berbeda-beda. Semua pengunjung hanya boleh memasuki sampai pintu kelima saja. Sebab pintu keenam sampai kesembilan hanya diperuntukkan bagi keturunan Sunan Gunung Jati sendiri.

Komplek makam dilengkapi dengan dua buah ruangan yang disebut dengan Balaimangu Majapahit dan Balaimangu Padjadjaran. Balaimangu Majapahit merupakan bangunan yang dibuat oleh Kerajaan Majapahit untuk dihadiahkan kepada Sunan Gunung Jati. Di makam ini juga terdapat pasir Malela dari Mekah yang dibawa langsung oleh Pangeran Cakrabuana, putera Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjadjaran.

Selain terkenal dengan arsitektur bangunannya yang unik, obyek wisata religi  makam Sunan Gunung Djati juga terkenal dengan berbagai macam tradisi ritualnya, yaitu ritual Grebeg Syawal, Grebeg Rayagung dan pencucian benda-benda pusaka.

Grebeg Syawal ialah tradisi tahunan yang diselenggarakan setiap hari ke-7 di bulan Syawal untuk mengenang tradisi Sultan Cirebon dan keluarga yang berkunjung ke makam Sunan Gunung Djati. Sedangkan Grebeg Rayagung ialah kunjungan masyakat setempat ke makam yang diadakan setiap Hari Raya Idul Adha.

Baca juga: Lawang Sewu, Destinasi Wisata Legendaris Kota Semarang

Sedangkan ritual pencucian benda-benda pusaka yang merupakan benda peninggalan Sunan Gunung Djati dilaksanakan setelah shalat shubuh setiap tanggal 17 Ramadhan sekaligus bertujuan memperingati Nuzulul Qur‘an yang jatuh pada tanggal 17 Ramadhan. *

Tags: makam sunan gunung djatiwisata religiwisata religi ke cirebonziarah di bulan rajabziarah ke makam sunan gunung djati
Share190Tweet119
Next Post
ksatria dan srikandi JNE Cianjur

Pelaku Bisnis Online Kembali Bangkit, JNE Cianjur Optimistis Tumbuh Lebih Baik

TERKINI

tas kulit sukoharjo

Melrose Leather By Melanie Tas Kulit Sukoharjo Yang Laris Manis di Pameran Nasional

26 June 2026
Keraton Sambas Alwatzikhoebillah

Keraton Sambas Alwatzikhoebillah: Sejarah dan Pesona Istana Kesultanan di Kalimantan Barat

26 June 2026
hut jakarta

Kado HUT Jakarta Ke-499: Infrastruktur Terpadu JIS–Ancol Diresmikan

26 June 2026
13 Tempat Wisata di Wakatobi, dari Pulau Cantik hingga Spot Diving Ikonik

13 Tempat Wisata di Wakatobi, dari Pulau Cantik hingga Spot Diving Ikonik

25 June 2026
pelaku ikm kreatif

Kemenperin Dorong Pelaku IKM Kreatif Pahami Perilaku Konsumen

25 June 2026
12 Oleh-Oleh Khas Ponorogo yang Cocok Dijadikan Buah Tangan

12 Oleh-Oleh Khas Ponorogo yang Cocok Dijadikan Buah Tangan

25 June 2026

POPULER

Piala Dunia 2026: Apa Saja yang Berbeda Dibanding Edisi Sebelumnya?

Piala Dunia 2026: Apa Saja yang Berbeda Dibanding Edisi Sebelumnya?

by Penulis JNEWS
18 June 2026

Tempat Makan di Lembang dengan View Alam yang Menarik

8 Tempat Makan di Lembang dengan View Alam yang Menarik

by Penulis JNEWS
9 June 2026

Candi Tikus: Mengenal Situs Bersejarah di Trowulan yang Unik

Candi Tikus: Mengenal Situs Bersejarah di Trowulan yang Unik

by Penulis JNEWS
13 June 2026

Cara Menata Ulang Prioritas Hidup saat Kondisi Lagi Tidak Pasti

Cara Menata Ulang Prioritas Hidup saat Kondisi Lagi Tidak Pasti

by Penulis JNEWS
3 June 2026

Oleh-Oleh Khas Thailand yang Sulit Dilewatkan saat Liburan

21 Oleh-Oleh Khas Thailand yang Sulit Dilewatkan saat Liburan

by Penulis JNEWS
3 June 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal