JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Tradisi Unik Iduladha di Berbagai Daerah Indonesia

by Penulis JNEWS
5 June 2025
Tradisi Idul Adha Unik Berbagai Daerah Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Tradisi Idul Adha di Indonesia mulai dipersiapkan ketika memasuki bulan Zulhijah dalam kalender Islam. Selain acara utama berupa kurban, tradisi setempat juga memeriahkan hari raya ini.

Tradisi-tradisi itu ada sejak Islam masuk ke daerah tersebut sebagai hasil akulturasi. Tradisi unik Iduladha di berbagai daerah tetap dipertahankan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

10 Tradisi Idul Adha di Indonesia

Tradisi Idul Adha Unik Berbagai Daerah Indonesia

Dikutip dari laman MUI, hikmah kurban dalam Iduladha yang utama adalah wujud cinta umat kepada Allah Swt. Selain itu, hikmah kurban yang penting dalam hidup bermasyarakat adalah sebagai wujud solidaritas sosial. Karena itu, kebanyakan tradisi Idul Adha berisi masak bersama, makan bersama, atau berbagi hasil bumi.

Untuk mengetahui keunikan budaya Indonesia, berikut ini adalah tradisi Idul Adha yang masih dilaksanakan oleh beberapa daerah.

1. Meugang di Aceh

Kegiatan makmeugang atau meugang adalah menyembelih hewan, lalu membagi-bagikannya kepada masyarakat. Bedanya dengan kurban, meugang dilaksanakan menjelang Iduladha. Jenis hewannya tidak harus sama dengan kurban, sehingga pada zaman duhulu penyelenggara juga menyembelih ayam dan itik.

Meugang merupakan tradisi yang diwariskan oleh Sultan Iskandar Muda (1607-1636) dari Kerajaan Aceh. Pelaksanaan meugang diatur oleh suatu qanun (hukum). Pada masa itu, orang miskin menjadi tanggung jawab sultan. Selain daging, Sultan Iskandar Muda juga membagikan sembako dan kain kepada fakir miskin.

Baca juga: Tradisi Iduladha di Berbagai Negara: Perayaan Unik di Seluruh Dunia

2. Garebeg di Yogyakarta

Garebeg lebih dikenal masyarakat dengan istilah grebeg. Kata tersebut berasal dari gumrebeg, yang artinya gemuruh atau riuh. Tradisi ini berupa prosesi arak-arakan 7 gunungan berisi hasil bumi dari Keraton Yogyakarta menuju ke Masjid Gedhe untuk dibagikan ke masyarakat.

Kemungkinan grebeg berasal dari tradisi Jawa Kuno yang bernama Rajawedha, yaitu saat raja memberikan sedekah kepada masyarakat. Sedekah ini terinspirasi dari tradisi Kerajaan Demak sebagai pendekatan kepada masyarakat pada awal masuknya Islam.

Grebeg pernah diwarnai nuansa politik pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono II, yaitu semua pemimpin dan sekutu wajib hadir sebagai bentuk kesetiaan kepada raja. Sekarang fungsi grebeg kembali sebagai sedekah.

3. Grebeg Besar Solo

Solo memiliki 3 macam grebeg. Untuk Iduladha disebut Grebeg Besar. Grebeg besar berupa prosesi arak-arakan gunungan dari Keraton Solo ke Masjid Agung.

Berbeda dengan Garebeg di Yogyakarta yang membawa 7 gunungan, Grebeg Besar di Solo hanya membawa 2 gunungan, yaitu gunungan jaler (laki-laki) dan estri (perempuan). Setelah sampai di depan masjid, kedua gunungan didoakan lebih dahulu. Kemudian gunungan estri diperebutkan masyarakat, sedangkan gunungan jaler kembali ke keraton.

4. Grebeg Besar Demak

Grebeg Besar Demak inilah yang menginspirasi tradisi grebeg di keraton-keraton di Jawa. Demak, terutama Masjid Demak, merupakan tempat pertemuan Walisongo. Acara grebeg dilaksanakan secara besar-besaran dan menjadi agenda tahunan pemerintah Kabupaten Demak.

Rangkaian acaranya adalah ziarah ke makam Raja Demak dan Sunan Kalijaga, pasar rakyat, guyangan kereta kencana, tradisi ancakan, prosesi Tumpeng Songo (tumpeng Sembilan), dan parade budaya.

Tumpeng Songo tidak diperebutkan tapi dibagikan agar lebih tertib. Pada tahun 2024, jumlah tumpeng ditambah 90 yang berisi hasil bumi sehingga menjadi 99 tumpeng yang menggambarkan Asmaul Husna.

5. Toron di Madura

Di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Madura, Iduladha dirayakan lebih meriah dibandingkan dengan Idulfitri. Penyebabnya karena bertepatan dengan pelaksanaan haji sehingga disebut tellasan ajji.

Warga Madura yang berada di luar Pulau Madura melakukan tradisi Toron atau mudik. Kesempatan ini digunakan untuk mengadakan atau menghadiri selamatan bagi keluarga atau tetangga yang menunaikan ibadah haji, ter-ater dengan mengirimkan makanan ke tetangga dan saudara, serta membagi-bagikan sedekah atau hadiah.

6. Roah di Lombok

Tradisi ini dimulai dengan para pria membawa makanan dalam nampan besar yang telah dipersiapkan oleh para wanita ke masjid. Acara dibuka dengan zikir dan doa bersama untuk memanjatkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah Swt.

Setelah itu hidangan dimakan bersama-sama sebagai lambang solidaritas sosial. Warga yang mampu juga boleh melaksanakannya di rumah-rumah mereka.

7. Abdau di Negeri Tulehu

Negeri Tulehu terletak di Maluku Tengah, yang terkenal lewat film Cahaya dari Timur. Abdau dilaksanakan setelah salat Iduladha.

Tradisi Idul Adha ini hanya diikuti oleh laki-laki yang saling memperebutkan bendera berwarna hijau dan bendera kuning yang dikaitkan pada tongkat bambu. Pada bendera terdapat tulisan kalimat syahadat.

Acara dilanjutkan dengan berbagai atraksi layaknya sebuah festival, antara lain hadrat, debus, tari Pattimura hingga bambu gila. Untuk kurbannya diawali dengan kaul, yaitu tradisi menggendong kambing yang dilakukan oleh 3 tetua ke masjid untuk disembelih.

8. Malleppe di Makassar

Maleppe merupakan tradisi Idul Adha yang dilakukan oleh masyarakat Bugis-Makassar. Arti harfiah Malleppe adalah melepas apa yang dilepas.

Dalam tradisi ini, masyarakat Bugis-Makassar berusaha melepas dosa-dosa yang ada di dalam diri sendiri dan mengikhlaskan dosa-dosa orang lain. Prosesi saling memaafkan dilaksanakan setelah salat Iduladha. Sebagian orang Bugis-Makassar juga melarung pakaian di sungai atau laut untuk melepas sial dan sifat buruk.

9. Kue Lapis di Sambas

Tradisi membuat kue lapis di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, telah dilakukan secara turun-temurun sejak zaman Kesultanan Sambas. Dahulu tradisi ini hanya dilakukan oleh keluarga kesultanan. Sekarang tradisi ini sudah dilakukan oleh seluruh masyarakat Sambas.

Umumnya, warga membuat minimal 5 macam kue lapis, antara lain kue lapis belacan, kacang nanas, susu, kipas, dan sebagainya. Namun yang banyak dibuat oleh masyarakat Sambas adalah kue lapis susu dan kacang.

10. Lebaran Haji di Jakarta

Masyarakat Betawi di Jakarta menyebut tradisi Idul Adha sebagai Lebaran Haji karena bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji. Pada tradisi Lebaran Haji, keluarga-keluarga Betawi berkumpul untuk bersilaturahmi dan menikmati hidangan wajib berupa ketupat.

Hidangan ketupat ini sudah bisa dinikmati pada saat buka puasa sunah tarwiyah dan arafah sebelum Iduladha. Selain ketupat, masyarakat Betawi juga manyajikan sayur godog, semur daging, laksa, dan sebagainya.

Baca juga: Rumah Adat Betawi: Sejarah, Arsitektur, dan Ciri Khasnya

Tradisi Idul Adha yang unik di berbagai daerah Indonesia mencerminkan keragaman budaya yang kaya. Nilai-nilai agama yang menjunjung tinggi solidaritas sosial membuat masyarakat saling menghargai keragaman budaya tersebut.

Post Views: 191
Tags: hikmah kurbanidul adhatradisi turun temurunTradisi unik
Share196Tweet122
Next Post
jne palembang

Smart Point HUB Barat: Kiat JNE Percepat Distribusi Paket di Palembang

TERKINI

mahacinta jewelry

Merangkai Cinta dari Tangan Lokal, Kisah Mahacinta Jewelry Menjadi Rumah Mereka yang Rentan

5 November 2026
Oleh-Oleh Khas Jambi yang Cocok Dibawa Pulang untuk Keluarga

12 Oleh-Oleh Khas Jambi yang Cocok Dibawa Pulang untuk Keluarga

5 November 2026
paket dari kota

Antara Keinginan dan Kewajiban*

5 November 2026
Jenis Wayang di Indonesia dan Keunikan Masing-Masing

Mengenal 7 Jenis Wayang di Indonesia dan Keunikan Masing-Masing

4 November 2026
jne tangerang

Kiat Khusus JNE Tangerang Menggarap Segmen Korporat yang Kian Menjanjikan

4 November 2026
direktur jne raih most innovative cfo 2026

Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO 2026

4 November 2026

POPULER

waspadai pesan berantai mengenai iming-iming bantuan subsidi upah

Kemnaker Imbau Pekerja Waspadai Penipuan Pencairan Bantuan Subsidi Upah 2026

by Redaksi JNEWS
2 November 2026

Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

by Penulis JNEWS
24 October 2026

Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

8 Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

by Penulis JNEWS
29 October 2026

Cara Membuat Rute di Google Maps, Begini Langkah-Langkahnya

Cara Membuat Rute di Google Maps, Begini Langkah-Langkahnya

by Penulis JNEWS
15 October 2026

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

by Penulis JNEWS
23 October 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal