JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Menjelajahi Desa Nglanggeran, Desa Wisata di Lereng Gunung Api Purba yang Memikat

by Penulis JNEWS
27 November 2025
Desa Nglanggeran, Desa Wisata di Lereng Gunung Api Purba

Sumber: Tribrata News

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Desa Nglanggeran adalah salah satu desa wisata yang tumbuh di lereng Gunung Api Purba. Selain alamnya yang indah, desa ini juga menyimpan banyak cerita dan tradisi yang masih dijaga dengan baik. Warga setempat mengelola kawasan wisata dengan pendekatan yang sederhana namun penuh perhatian.

Hasilnya, setiap sudut desa terasa hidup dan punya karakter. Pengunjung bisa berjalan santai, berhenti di banyak titik menarik, dan menikmati suasana tanpa terburu-buru.

Jejak Perjalanan Desa Nglanggeran

 

Desa Nglanggeran, Desa Wisata di Lereng Gunung Api Purba
Sumber: Dinas Pariwisata DIY

Dikutip dari situs resmi Desa Nglanggeran, desa ini berada di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Letaknya sekitar 25 kilometer dari pusat kota.

Desa ini dikenal sebagai salah satu contoh penerapan konsep Community Based Tourism, yaitu pengembangan wisata yang bertumpu pada partisipasi masyarakat. Di sini, pengunjung bisa menemukan berbagai atraksi wisata yang dikelola langsung oleh warga.

Dari awal, desa ini memang ingin tumbuh tanpa meninggalkan identitas lokalnya. Itulah kenapa suasananya terasa hangat, alami, dan jauh dari kesan wisata yang dibuat-buat. Kawasan Gunung Api Purba yang menjadi ikon utama pun dirawat dengan pendekatan ekowisata yang menekankan pelestarian alam dan budaya.

Masyarakatnya mayoritas adalah petani, pekebun, dan peternak. Mereka hidup dengan nilai-nilai adat yang kuat, seperti gotong royong dan saling peduli. Sikap ramah dan terbuka membuat suasana desa terasa akrab, bahkan bagi para wisatawan.

Kualitas dan konsistensi pengelolaan desa ini sudah diakui hingga dunia internasional. Desa Nglanggeran mendapat penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award pada tahun 2018 dan ASEAN Community Based Tourism Award pada 2017.

Puncaknya, pada tahun 2021, desa ini meraih predikat Best Tourism Village dari United Nations World Tourism Organization (UNWTO). Penghargaan ini diberikan kepada desa-desa yang dianggap berhasil mengembangkan wisata secara berkelanjutan. Nglanggeran menjadi bagian dari 44 desa terbaik dari 32 negara. Sebuah pencapaian besar untuk desa kecil yang berawal dari kerja kolektif masyarakatnya.

Perjalanan panjang ekowisata Gunung Api Purba sebenarnya dimulai dari kelompok pemuda Karang Taruna pada tahun 1999. Saat itu, kawasan gunung masih gundul dan kering. Para pemuda mulai mengajak warga untuk menanam pohon dan merawat kembali kawasan yang sempat terabaikan ini.

Kegiatan sederhana tersebut berkembang menjadi gerakan yang lebih besar. Semangat itu kemudian mendapat dukungan pemerintah desa, yang pada akhirnya mempercayakan lahan seluas 48 hektare untuk dikelola pemuda. Dari sinilah pondasi ekowisata Desa Nglanggeran terbentuk dan terus berkembang sampai sekarang.

Baca juga: Desa Ponggok, Klaten: Kolam Selfie, Ekowisata, dan Inovasi Warga Lokal

Daya Tarik yang Bisa Ditemukan di Desa Nglanggeran

Desa Nglanggeran, Desa Wisata di Lereng Gunung Api Purba
Sumber: IG @desawisatanglanggeran

Berjalan-jalan di Desa Nglanggeran akan memberikan pengalaman yang lengkap, mulai dari suasana alam yang tenang sampai cerita-cerita lokal yang masih dijaga dengan baik. Untuk membantu mengenal desa ini lebih jauh, berikut beberapa daya tarik utama yang bisa ditemukan saat berkunjung.

1. Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Nglanggeran adalah gunung purba yang terbentuk dari gunung api dasar laut yang terangkat jutaan tahun lalu. Jejak sejarah itu masih terlihat dari bebatuan raksasa yang berdiri kokoh di berbagai sisi gunung. Batu-batu besar ini kemudian menjadi jalur pendakian yang khas dan jadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Puncak tertingginya bernama Gunung Gedhe, dengan ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut. Kawasan pegunungannya sendiri cukup luas, mencapai 48 hektare.

Saat siang hari, pengunjung bisa menikmati pemandangan hijau yang terhampar di sepanjang bukit dan lembah. Udara di sekitar gunung juga terasa segar, sehingga cocok untuk yang ingin rehat sejenak dari suasana kota. Menjelang malam, suasananya berubah menjadi lebih tenang. Dari puncak, kerlap-kerlip lampu kota Jogja terlihat jelas dan menciptakan suasana yang romantis.

Untuk yang suka kegiatan luar ruang, area ini juga menyediakan tempat camping. Banyak pendaki memilih menginap untuk menikmati sunrise keesokan paginya.

2. Embung Nglanggeran

Embung Kebun Buah Nglanggeran adalah tampungan air yang berada di area perbukitan Desa Nglanggeran. Luasnya sekitar 0,34 hektare dan digunakan untuk mengairi kebun durian dan kelengkeng di sekitarnya.

Jenis durian yang ditanam adalah durian Montong, sedangkan kelengkengnya adalah jenis Kane. Lokasinya berada sekitar 1,5 kilometer di sebelah tenggara pintu masuk kawasan Ekowisata Gunung Api Purba, jadi cukup mudah dijangkau.

Embung ini punya sejarah tersendiri karena menjadi embung pertama yang dibangun di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunannya selesai pada pertengahan 2012 dan diresmikan pada 19 Februari 2013.

Posisi embung yang berada di ketinggian 495 mdpl membuat pemandangannya terbuka dan luas. Banyak orang datang ke sini karena ingin menikmati matahari terbenam dari ketinggian. Warna langit sore di embung ini memang jadi daya tarik tersendiri.

3. Kampung Pitu

Kampung Pitu adalah sebuah perkampungan kecil yang berada di puncak timur Gunung Api Purba Nglanggeran. Sesuai namanya, kampung ini hanya dihuni oleh tujuh kepala keluarga. Jumlah itu dipercaya tidak boleh berubah, dan tradisi ini terus dijaga oleh warga setempat.

Di kawasan ini juga terdapat sumber mata air yang dianggap sakral, yaitu Tlaga Guyangan. Masyarakat percaya telaga ini pernah menjadi tempat pemandian kuda sembrani, makhluk gaib yang muncul dalam cerita-cerita lama. Jika ingin tahu lebih dalam tentang sejarah Kampung Pitu, wisatawan bisa berbincang langsung dengan warga atau juru kuncinya.

Selain cerita dan tradisinya, Kampung Pitu juga menawarkan pemandangan alam yang indah. Dari puncaknya, pengunjung bisa melihat kota Jogja dari kejauhan. Di sisi lain, Gunung Merapi dan Merbabu terlihat gagah berdampingan.

Tempat ini juga menjadi lokasi favorit untuk wisata minat khusus seperti tyrolean dan cliffswing. Perpaduan keunikan budaya dan panorama alam membuat Kampung Pitu jadi salah satu bagian paling menarik dari Desa Nglanggeran.

Desa Nglanggeran, Desa Wisata di Lereng Gunung Api Purba
Sumber: gunungapipurba.com

4. Air Terjun Kedung Kandang

Air Terjun Kedung Kandang adalah air terjun musiman yang berada di sisi selatan Gunung Api Purba Nglanggeran. Lokasinya berada di tengah hamparan terasering sawah milik para petani, sehingga pemandangannya terlihat unik dan berbeda dari air terjun pada umumnya.

Alirannya turun melalui undakan batuan vulkanik yang tersusun alami. Saat musim hujan, air mengalir deras dan membuat suasananya sangat indah. Namun di musim kemarau, alirannya menurun dan bentuk air terjunnya tidak begitu terlihat.

Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung perlu melakukan sedikit trekking dari area parkir. Jalurnya menurun di awal dan kembali menanjak saat perjalanan pulang. Meski begitu, rutenya masih cukup ramah untuk pengunjung yang ingin menikmati alam dengan santai.

Waktu terbaik berkunjung adalah saat musim hujan, ketika air sedang deras dan terasering sawah terlihat hijau. Pada momen-momen seperti ini, Kedung Kandang menunjukkan keindahan aslinya yang jarang ditemui di tempat lain.

Baca juga: 10 Desa Terindah di Dunia dengan Pemandangan Memesona

Menutup perjalanan di Desa Nglanggeran, yang terasa adalah kesan hangat dari alam dan warganya. Setiap tempat punya cerita, dan semuanya tersaji dengan cara yang sederhana namun berkesan. Pemandangan, suasana desa, dan keaslian kehidupan sehari-hari membuat pengalaman di sini terasa lengkap.

Desa ini menunjukkan bahwa keindahan tidak selalu harus megah, cukup apa adanya dan dirawat dengan hati.

 

Tags: daerah istimewa yogyakartadesa wisataDesa Wisata NglanggeranEmbung NglanggeranGunung Api Purba Nglanggerankabupaten gunungkidulwisata alamwisata budayawisata sejarah
Share194Tweet121
Next Post
Makanan Khas Jepang yang Paling Terkenal

14 Makanan Khas Jepang yang Paling Terkenal di Dunia dan Wajib Dicoba

TERKINI

Daftar Makanan Khas Oman yang Wajib Dicicipi

Menjelajahi Cita Rasa Timur Tengah lewat 13 Makanan Khas Oman

16 July 2026
Pantai Tanjung Layar: Ikon Wisata Sawarna dengan Batu Karang yang Memukau

Pantai Tanjung Layar: Ikon Wisata Sawarna dengan Batu Karang yang Memukau

16 July 2026
jne gelar gathering bagi member jlc

JNE Gelar JLC Member Gathering Bandung: Membangun Kolaborasi untuk Tumbuh Bersama

16 July 2026
Queenstown Selandia Baru: Pesona Ibu Kota Petualangan Dunia

Queenstown Selandia Baru: Pesona Ibu Kota Petualangan Dunia

16 July 2026
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Madagaskar

Berburu Oleh-Oleh Khas Madagaskar, Ini 10 Pilihan yang Patut Dibeli

15 July 2026
kacab jne ternate

Menanamkan Indahnya Membaca bareng Anak Yatim di Ternate

15 July 2026

POPULER

Pendopo Agung Trowulan: Jejak Sejarah Majapahit yang Masih Terjaga

Pendopo Agung Trowulan: Jejak Sejarah Majapahit yang Masih Terjaga

by Penulis JNEWS
13 July 2026

Cara Menghindari Kesalahan Pengiriman yang Bisa Merugikan Bisnis

Cara Menghindari Kesalahan Pengiriman yang Bisa Merugikan Bisnis

by Penulis JNEWS
1 July 2026

13 Tempat Wisata di Wakatobi, dari Pulau Cantik hingga Spot Diving Ikonik

13 Tempat Wisata di Wakatobi, dari Pulau Cantik hingga Spot Diving Ikonik

by Penulis JNEWS
25 June 2026

Strategi Bundling Produk untuk Meningkatkan Penjualan tanpa Harus Menurunkan Harga

Strategi Bundling Produk untuk Meningkatkan Penjualan tanpa Harus Menurunkan Harga

by Penulis JNEWS
30 June 2026

Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Mudah dan Praktis untuk Pemula

Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Mudah dan Praktis untuk Pemula

by Penulis JNEWS
7 July 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal