JNEWS – Mencari tempat wisata di Serang sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Wilayah ini punya pilihan yang cukup beragam, mulai dari pantai, perbukitan, air terjun, sampai situs sejarah peninggalan Kesultanan Banten.
Jarak antar lokasi juga relatif terjangkau, sehingga dalam satu kali perjalanan bisa mengunjungi lebih dari satu tempat. Baik untuk liburan keluarga, jalan santai bersama teman, atau sekadar ingin suasana berbeda dari rutinitas harian, Serang punya opsi yang cukup lengkap.
Pilihan Tempat Wisata di Serang yang Menarik Dikunjungi
Karakter berbagai tempat wisata di Serang tak hanya sebatas pemandangan alam. Ada kawasan religi dan sejarah yang masih aktif digunakan, ada pula area terbuka yang cocok untuk rekreasi ringan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Beberapa tempat sudah dilengkapi fasilitas pendukung, sementara yang lain masih mempertahankan suasana alami.
Berikut rekomendasi destinasi wisata di Serang, mulai dari alam hingga sejarah yang menarik untuk dikunjungi, baik sendirian maupun bersama orang-orang terdekat.
1. Gunung Pinang
Gunung Pinang termasuk tempat wisata di Serang yang masih menawarkan suasana sejuk dan nyaman, cocok bagi yang ingin rehat sejenak dari hiruk pikuk kota. Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Serang, sehingga aksesnya relatif mudah.
Dari area atas, pengunjung bisa menikmati panorama alam yang terbuka dan cukup luas, cocok untuk sekadar duduk santai atau menikmati pemandangan sekitar. Tersedia pula berbagai spot foto yang dibuat khusus untuk pengunjung. Seperti balon udara, rumah Hobbit, dan jembatan bidadari.
Gunung Pinang berada di kawasan Petajen, Kramatwatu, Serang.
Baca juga: 22 Makanan Khas Banten yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup
2. Curug Leuwi Bumi
Curug Leuwi Bumi tidak hanya punya satu aliran air, tetapi ada beberapa air terjun kecil dengan ketinggian sekitar 3–5 meter. Aliran airnya terlihat jernih dan nyaman untuk bermain air atau berendam. Lingkungannya masih alami dan belum terlalu ramai.
Akses menuju lokasi memang perlu perhatian ekstra karena jalannya tidak sepenuhnya mulus. Beberapa bagian cukup menantang, apalagi saat kondisi tanah licin. Meski begitu, pengalaman yang didapat biasanya terasa sepadan setelah sampai di area air terjun.
Curug Leuwi Bumi berada di Kampung Turalak dan juga dikenal dengan sebutan Turalak Leuwi Bumi. Lokasinya masuk wilayah Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
3. Curug Cigumawang
Curug Cigumawang di kawasan Padarincang bisa menjadi pilihan tempat wisata di Serang yang dikunjungi berikutnya. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 4 meter, dengan aliran yang cukup deras saat debit air sedang tinggi.
Area di sekitarnya masih didominasi pepohonan hijau, cocok untuk pengunjung yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus mendaki terlalu jauh.
4. Batu Gede Sayar
Bagi yang ingin menikmati suasana perbukitan tanpa harus mendaki terlalu berat, Taman Wisata Batu Gede Sayar juga bisa jadi pilihan. Tempat wisata di Serang satu ini jadi favorit lokasi pendakian terutama bagi pemula karena jalurnya tidak terlalu ekstrem.
Dari puncaknya, pengunjung bisa melihat hamparan sawah, perbukitan, hingga sebagian wilayah Kota Serang dari kejauhan. Pemandangannya enak dinikmati saat cuaca cerah. Lokasinya berada di kawasan Sayar, Taktakan, Kota Serang.
5. Hutan Kayu Putih Kragilan
Hutan Kayu Putih Kragilan berada di belakang Kompleks Industri Indah Kiat Serang dan cukup mudah dijangkau. Area ini dikenal karena deretan pohon albasia yang tumbuh rapi dan sejajar, menciptakan lorong alami yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk berjalan santai atau berfoto.
Lokasinya strategis dan tidak terlalu jauh dari akses jalan utama, sehingga cocok dijadikan pilihan singkat untuk melepas penat. Harga tiket masuknya juga relatif terjangkau.
6. Cagar Alam Pulau Dua
Cagar Alam Pulau Dua, yang juga dikenal sebagai Pulau Burung, berada di kawasan Sawah Luhur, Kasemen, Kota Serang, Banten. Dulu kawasan ini benar-benar terpisah dari Pulau Jawa oleh selat selebar kurang lebih 500 meter. Seiring waktu, selat tersebut tertutup endapan sehingga Pulau Dua kini sudah menyatu dengan daratan Jawa dan bisa dikunjungi tanpa menyeberang laut.
Tempat wisata di Serang ini dikenal sebagai kawasan konservasi, terutama bagi berbagai jenis burung air. Suasananya masih alami dan belum banyak fasilitas pendukung, sehingga pengunjung sebaiknya membawa bekal sendiri.
7. Danau Tasikardi
Danau Tasikardi dikenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Serang. Tempat ini bukan sekadar danau biasa, karena memiliki kaitan erat dengan masa Kesultanan Banten.
Nama Tasikardi sendiri berasal dari bahasa Sunda, terdiri dari dua kata, yakni tasik yang berarti danau dan ardi yang berarti buatan. Artinya, Tasikardi memang merupakan danau buatan.
Konon, danau ini dibangun pada masa pemerintahan Panembahan Maulana Yusuf, Sultan kedua Kesultanan Banten. Dari catatan sejarah, bagian dasar danaunya menggunakan susunan ubin batu bata. Lokasinya berada di Jalan Banten Lama, Pegadingan, dan menjadi tujuan wisata yang cukup ramai.
8. Danau Rawa
Danau Rawa berada di kawasan Padarincang, Serang, dan dikenal sebagai destinasi alam yang masih cukup alami. Kawasan ini terbentuk dari danau yang dikelilingi area rawa, sehingga lanskapnya terlihat berbeda dibanding danau pada umumnya.
Secara geologis, danau ini disebut berasal dari bekas kepundan gunung berapi yang sudah tidak aktif. Seiring waktu, cekungan tersebut terisi air dan membentuk danau dengan karakter rawa di sekitarnya. Area sekitar juga dipenuhi pepohonan rindang yang menjadi habitat berbagai satwa.

9. Pantai Pasir Putih Sirih
Berkunjung ke Serang rasanya belum lengkap tanpa mampir ke kawasan pantainya. Salah satu yang cukup dikenal adalah Pantai Pasir Putih Sirih.
Pantai ini menawarkan area pasir yang cukup luas dan cocok untuk rekreasi bersama keluarga. Selain bermain air di tepi pantai, pengunjung juga bisa mencoba beberapa wahana seperti ATV, perahu kecil, hingga banana boat.
Bagi yang ingin suasana lebih santai, tersedia gazebo di sekitar area pantai untuk duduk dan menikmati angin laut. Lokasinya berada di Jalan Raya Karang Bolong, Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, dan relatif mudah diakses kendaraan pribadi.
10. Pantai Lontar
Pantai Lontar termasuk salah satu pilihan tempat wisata di Serang yang cukup sering dikunjungi saat akhir pekan. Suasananya santai dan cocok kalau sekadar ingin healing ringan tanpa pergi jauh. Waktu menjelang sore biasanya jadi momen favorit karena pemandangan matahari terbenamnya cukup menarik saat cuaca cerah.
Selain area pantai, ada juga jembatan yang melintas di kawasan hutan bakau. Lokasinya berada di Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, dan bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi.
11. Pantai Gopek Karangantu
Pantai Gopek Karangantu menjadi salah satu alternatif wisata pantai di wilayah Serang yang cukup mudah dijangkau. Lokasinya berada di Jalan Pelelangan Ikan Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Suasananya cukup khas karena berada dekat area pelabuhan dan aktivitas nelayan.
Di pantai ini tersedia beberapa aktivitas yang bisa dicoba, seperti naik kapal wisata mengelilingi perairan sekitar atau menunggu momen matahari terbenam di tepi pantai. Di sekitar area juga banyak penjual seafood yang menawarkan berbagai olahan hasil laut.
12. Masjid Agung Banten
Masjid Agung Banten dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia dan menjadi ikon wisata sejarah di Serang. Masjid ini didirikan pada tahun 1556 atas prakarsa Sultan Maulana Hasanuddin. Sejak awal berdiri, fungsinya bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas keagamaan dan simbol kekuasaan Kesultanan Banten pada masanya.
Di kawasan masjid terdapat kompleks bangunan lain yang masih terjaga, seperti menara serta area pemakaman keluarga sultan. Beberapa tokoh penting yang dimakamkan di sini antara lain Sultan Maulana Hasanuddin beserta istrinya, Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar.
Pada sisi utara serambi selatan juga terdapat makam Sultan Maulana Muhammad, Sultan Zainul Abidin, dan sejumlah anggota keluarga kerajaan lainnya. Keberadaan makam-makam ini menjadikan area masjid tidak hanya bernilai religius, tetapi juga historis.
Dari sisi arsitektur, Masjid Agung Banten memiliki tampilan yang khas dengan perpaduan unsur tradisional dan seni Islam klasik. Hingga kini, masjid ini tetap aktif digunakan untuk beribadah sekaligus menjadi tujuan wisata bagi wisatawan yang ingin melihat langsung jejak sejarah Banten.

13. Keraton Kaibon
Walau kini yang tersisa hanya reruntuhan, Keraton Kaibon tetap jadi tempat wisata di Serang favorit, terutama bagi pencinta wisata sejarah. Dari sisa bangunannya, masih terlihat gambaran kemegahan Banten Lama pada masanya. Struktur dinding dan gerbang yang masih berdiri memberi gambaran seperti apa kompleks keraton dahulu.
Menurut cerita sejarah, keraton ini dibangun di atas lahan yang dikelilingi air dan memiliki kanal yang terhubung menuju Istana Surosowan. Kanal tersebut dulu berfungsi sebagai jalur transportasi air.
Baca juga: Masjid Agung Banten: Sejarah, Keunikan Arsitektur, dan Panduan Wisata Religi
Beragam tempat wisata di Serang menunjukkan bahwa wilayah ini tidak hanya punya satu jenis daya tarik, tetapi pilihan yang cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan liburan. Tinggal sesuaikan dengan waktu dan suasana yang diinginkan, perjalanan singkat pun sudah bisa terasa berbeda tanpa harus pergi jauh.











