JNEWS – Pertanyaan terbesar saat membuat itinerary Australia bagi pemula biasanya adalah cukup tidak ya waktunya untuk bisa eksplorasi satu benua begitu?
Rasa ragu itu wajar, apalagi jarak antar kota di Australia tidak bisa disamakan dengan negara yang lebih kecil. Karena itu, perlu ditentukan dulu mau berapa lama menghabiskan liburan di Australia? Baru kemudian ditentukan target wisatanya.
Misalnya, kita ambil saja 7 hari. Sepertinya sih longgar ya, tapi faktanya dalam waktu tujuh hari, jelas tidak semua tempat di Australia bisa dijangkau, jadi perlu memilih rute yang realistis sejak awal.
Sydney dan Melbourne sering jadi titik awal karena aksesnya jelas dan fasilitasnya lengkap. Dari dua kota ini, gambaran tentang Australia sudah mulai terbentuk tanpa harus berpindah terlalu jauh.
Itinerary Australia 7 Hari: Sydney dan Melbourne

Untuk perjalanan 7 hari antara Sydney dan Melbourne, terdapat dua opsi utama. Yang pertama, city-hopping, dengan terbang antar kota untuk memaksimalkan waktu di setiap tempat. Opsi kedua, road trip, berkendara menyisir pantai untuk menikmati pemandangan alam.
Untuk artikel kali ini kita pilih opsi itinerary Australia pertama dulu. City-hopping, dengan eksplorasi Sydney 3 hari, dan di Melbourne 4 Hari, akan lebih mudah diikuti, terutama kalau belum terbiasa dengan perjalanan jarak jauh di luar negeri. Perpindahan cukup satu kali dengan durasi sekitar 1,5 jam, sehingga hari tidak habis di jalan. Sisa waktunya bisa dipakai untuk mengenal tiap kota dengan ritme yang lebih santai.
Berikut contoh itinerary Australia 7 hari untuk mengeksplorasi dua kota terbesarnya, Sydney dan Melbourne.
1. Hari 1: Ikon Sydney
Itinerary Australia hari pertama fokus ke area yang lokasinya saling berdekatan supaya tidak habis waktu di jalan. Mulai dari Sydney Opera House, cukup jalan santai di sekitarnya sambil lihat detail bangunan dari berbagai sudut.
Dari sana lanjut ke Circular Quay, pusat aktivitas pelabuhan yang selalu ramai, jadi enak buat sekadar duduk dan melihat kapal lalu-lalang. Setelah itu, jalan kaki ke The Rocks, kawasan tua dengan bangunan batu yang masih dipertahankan. Di sini banyak gang kecil yang menarik untuk dijelajahi tanpa perlu buru-buru.
Menjelang sore, pindah ke Mrs. Macquarie’s Chair untuk melihat skyline Sydney dari sudut yang lebih terbuka. Cahaya menjelang malam biasanya bagus untuk foto tanpa perlu banyak effort.
Baca juga: Panduan Menjelajahi The Rocks Australia: Wisata, Belanja, dan Kuliner
2. Hari 2: Alam dan Pantai
Pilihan itinerary Australia hari kedua bisa disesuaikan dengan energi dan minat. Kalau ingin santai, Bondi Beach jadi titik awal yang enak karena aksesnya mudah. Setelah itu, bisa jalan kaki dari Bondi ke Coogee. Rutenya memang cukup panjang, tapi pemandangannya bagus banget sepanjang jalan. Banyak spot berhenti, jadi tidak perlu dipaksakan selesai sekaligus.
Alternatifnya, kalau ingin suasana berbeda, ambil day trip ke Blue Mountains. Perjalanan memang lebih lama, tapi pemandangan tebing dan Three Sisters memberi pengalaman yang kontras dibanding area kota. Udara di sana juga lebih sejuk, cocok untuk jeda dari hiruk-pikuk Sydney. Pilih salah satu saja supaya hari tetap terasa ringan.
3. Hari 3: Budaya dan Belanja
Itinerary Australia hari terakhir di Sydney bisa lebih fleksibel. Mulai dari Queen Victoria Building kalau ingin lihat arsitektur dalam ruangan yang rapi dan klasik. Banyak toko di dalamnya, tapi tidak harus belanja, sekadar keliling juga sudah cukup menarik.
Kalau ingin suasana lebih ramai dan harga lebih variatif, lanjut ke Paddy’s Market. Di sini lebih cocok untuk cari oleh-oleh. Sore harinya, bisa main ke Darling Harbour yang punya area terbuka luas dan banyak tempat duduk. Suasananya cenderung santai, jadi enak untuk menutup hari tanpa agenda berat. Lokasi ini juga mudah diakses dari berbagai titik kota.

4. Hari 4: Terbang ke Melbourne
Pindah kota dilakukan pagi atau siang supaya masih punya waktu eksplor ringan setelah tiba. Durasi terbang dari Sydney ke Melbourne relatif singkat, jadi tidak terlalu melelahkan.
Setelah sampai di Melbourne, langsung manfaatkan City Circle Tram yang gratis untuk keliling pusat kota. Jalurnya melewati banyak titik penting, jadi cocok untuk orientasi awal tanpa ribet.
Bisa turun di beberapa halte yang menarik, lalu jalan kaki sebentar untuk melihat suasana sekitar. Jangan lewatkan laneways, gang kecil yang dipenuhi kafe dan street art. Tempat seperti ini lebih hidup dibanding jalan utama, terutama untuk cari kopi dan makan ringan. Hari ini cukup dibuat santai agar tidak kelelahan.
5. Hari 5: Great Ocean Road
Ini salah satu perjalanan yang butuh waktu seharian penuh, jadi sebaiknya mulai lebih pagi. Rute Great Ocean Road terkenal dengan pemandangan laut di satu sisi dan tebing di sisi lain. Perjalanan cukup panjang, tapi tidak terasa membosankan karena ada banyak titik berhenti.
Twelve Apostles bisa jadi tujuan utama. Di sini ada formasi batu yang berdiri di tengah laut dengan bentuk unik. Selain itu, bisa ditambahkan beberapa spot tambahan seperti Loch Ard Gorge yang juga menarik.
Waktu di jalan memang akan lebih banyak dibanding waktu di lokasi, jadi siapkan tenaga dan camilan. Pulang biasanya sudah sore atau malam, jadi tidak perlu rencana tambahan.
6. Hari 6: Budaya dan Margasatwa
Itinerary Australia hari keenam bisa dimulai dari Queen Victoria Market, pasar besar yang cukup lengkap dari makanan sampai barang lokal. Waktu terbaik datang lebih pagi supaya tidak terlalu ramai dan pilihan masih banyak.
Setelah itu, bisa istirahat sebentar sebelum lanjut ke aktivitas sore. Selanjutnya, bisa direncanakan main ke Phillip Island untuk melihat Penguin Parade saat malam. Di sana pengunjung duduk di area khusus sambil menunggu penguin kecil kembali ke sarang.
7. Hari 7: Persiapan Pulang
Itinerary Australia hari terakhir tidak perlu dipadati agenda supaya lebih fleksibel. Kalau masih ada waktu, Royal Botanic Gardens bisa jadi pilihan untuk jalan santai tanpa tekanan waktu. Area hijau ini cukup luas dan cocok untuk sekadar duduk atau jalan-jalan santai.
Alternatif lain, belanja terakhir di Collins Street yang dipenuhi toko-toko. Pilih tempat yang dekat dengan rute ke bandara supaya tidak terburu-buru.
Pastikan waktu keberangkatan sudah dihitung dengan aman, termasuk perjalanan ke bandara. Sisakan waktu untuk makan ringan atau istirahat sebelum perjalanan pulang.
Baca juga: Panduan Lengkap Backpacker ke Australia: Tip dan Trik untuk Perjalanan Hemat
Itinerary Australia di atas sudah cukup efisien untuk ukuran perjalanan singkat, tapi tetap terbuka untuk disesuaikan kalau ada tempat lain yang ingin dimasukkan. Selama masih menjaga alur dan waktu antar lokasi, penambahan spot tidak akan mengganggu keseluruhan rencana.










