JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Pantai Suluban: Mengenal Pantai Eksotis Favorit Peselancar di Selatan Bali

by Penulis JNEWS
21 May 2026
Pantai Suluban: Mengenal Pantai Eksotis Favorit Peselancar di Selatan Bali
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Pantai Suluban, yang juga dikenal dengan nama Blue Point Beach, berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Lokasinya masih satu kawasan dengan Pura Luhur Uluwatu, jadi sering masuk daftar tujuan wisata saat orang berkunjung ke area selatan Bali.

Pantai ini terkenal karena letaknya yang tersembunyi di balik tebing batu karang tinggi. Suasananya juga berbeda dibanding banyak pantai lain di Bali karena akses menuju bibir pantainya cukup unik.

Daya tarik Utama Pantai Suluban

Pantai Suluban: Mengenal Pantai Eksotis Favorit Peselancar di Selatan Bali

Nama Suluban berasal dari kata dalam bahasa Bali, yaitu mesulub, yang artinya berjalan melewati bawah sesuatu. Nama itu cocok dengan kondisi pantainya.

Berikut adalah daya tarik utama Pantai Suluban, yang menjadikannya sebagai salah satu pantai populer meski letaknya tersembunyi.

1. Gua Karang Alami

Salah satu hal yang bikin Pantai Suluban gampang diingat adalah akses masuknya yang beda dari pantai lain di Bali. Pengunjung harus melewati tangga sempit lalu masuk ke lorong batu karang besar sebelum sampai ke area pasir. Celah batu itu terbentuk alami dan posisinya langsung menghadap laut.

Saat air laut sedang pasang, suara ombak di dalam lorong terdengar cukup keras dan bikin suasananya makin unik. Jalurnya memang sedikit sempit di beberapa bagian, jadi pengunjung perlu hati-hati saat berjalan, apalagi kalau batu sedang licin karena air laut.

Baca juga: Pantai Geger, Tempat Ideal untuk Liburan Santai di Bali Selatan

2. Surga Peselancar

Pantai Suluban sudah lama dikenal di kalangan surfer internasional. Ombaknya besar, panjang, dan cukup stabil. Karena itu, spot ini sering dipakai peselancar berpengalaman.

Dari atas tebing, pengunjung bisa melihat para surfer menunggu ombak sambil mengapung di tengah laut. Pemandangan itu jadi daya tarik sendiri, bahkan untuk orang yang tidak ikut surfing.

Di sekitar pantai juga ada tempat penyewaan papan selancar serta instruktur untuk wisatawan yang ingin mencoba latihan dasar. Suasana pantainya punya nuansa komunitas surfing yang cukup kuat, jadi atmosfernya terasa hidup hampir sepanjang hari.

3. Sunset Indah

Pantai Suluban termasuk salah satu tempat populer untuk menikmati matahari terbenam di kawasan Uluwatu. Posisi pantainya menghadap langsung ke arah barat, jadi langit sore di sini terlihat cukup terbuka tanpa banyak halangan. Dari atas tebing, ombak yang terus bergerak juga membuat pemandangannya tidak membosankan.

4. Kafe dan Beach Club

Jalur menuju Pantai Suluban dipenuhi berbagai tempat makan dan area santai yang langsung menghadap samudra. Mulai dari kafe kecil sampai beach club terkenal bisa ditemukan di sepanjang tebing.

Salah satu yang paling dikenal adalah Single Fin yang punya area duduk terbuka dengan pemandangan laut langsung dan spot surfing di bawah tebing. Pengunjung bisa duduk santai sambil makan, minum kopi, atau menikmati musik. Beberapa tempat lainnya juga menyediakan balkon kayu yang langsung menghadap sunset.

Panduan Wisata ke Pantai Suluban

Pantai Suluban: Mengenal Pantai Eksotis Favorit Peselancar di Selatan Bali

Pantai Suluban dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 18.00 WITA. Namun, jika ingin menikmati suasana yang belum terlalu ramai, bisa datang sekitar pukul 06.00 sampai 08.00. Udaranya juga masih segar.

Menjelang sore sekitar pukul 17.00 juga jadi waktu favorit karena cahaya mataharinya bagus untuk foto dan pemandangan sunset mulai terlihat jelas dari atas tebing. Kalau datang siang hari, area tangga dan lorong menuju pantai bisa terasa lebih padat, terutama saat musim liburan.

Karena lokasinya ada di kawasan Uluwatu, akses menuju Pantai Suluban juga cukup mudah dijangkau dari beberapa titik wisata utama di Bali. Dari pusat Kota Denpasar, jaraknya sekitar 34 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih satu setengah jam tergantung kondisi jalan. Kalau berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, waktu tempuhnya sekitar satu jam menggunakan motor atau mobil.

Jalur menuju pantai didominasi jalan menanjak dan berkelok khas area perbukitan kapur di Bali selatan. Di beberapa titik, jalanan juga terasa sempit saat kendaraan berpapasan.

Meski begitu, perjalanan menuju Suluban tidak terasa membosankan karena pemandangan di sepanjang jalan cukup menarik. Kita akan melewati area sawah, tebing hijau, sampai beberapa spot dengan pemandangan laut lepas dari kejauhan.

Setelah tiba di area parkir, perjalanan belum selesai karena pengunjung masih harus berjalan kaki menuju pantai. Jalurnya berupa anak tangga yang cukup curam dengan posisi menurun ke arah tebing. Jaraknya sekitar 200 meter dan rata-rata memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit. Di sepanjang jalan turun, ada deretan toko kecil, warung, serta tempat duduk untuk beristirahat sebentar.

Untuk masuk ke Pantai Suluban, pengunjung dikenakan tiket sekitar Rp5.000 per orang. Biaya parkir kendaraan juga cukup terjangkau, sekitar Rp5.000 untuk motor dan Rp15.000 untuk mobil. Tarif tersebut bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat musim liburan atau ada penyesuaian dari pengelola kawasan wisata. Tak perlu khawatir, area parkirnya cukup luas.

Fasilitas di sini sudah cukup memadai. Tersedia toilet dan kamar mandi yang bisa dipakai untuk bilas atau ganti pakaian setelah bermain air. Pengunjung yang ingin santai bisa duduk di gazebo atau area duduk yang menghadap laut. Ada juga gardu pandang di atas tebing yang sering dipakai untuk menikmati sunset atau melihat aktivitas para surfer di bawah.

Untuk wisatawan yang ingin bermalam, tersedia penginapan dan homestay di sekitar kawasan Uluwatu. Beberapa toko suvenir juga menjual oleh-oleh khas Bali serta perlengkapan pantai.

Baca juga: 8 Daya Tarik Pantai Kuta yang Membuat Wisatawan Selalu Kembali

Pantai Suluban punya kombinasi alam, spot surfing, sunset, dan area nongkrong yang saling melengkapi dalam satu kawasan. Kalau sedang mencari pantai di Bali yang punya pengalaman berbeda sejak langkah pertama masuk, Suluban layak masuk daftar tujuan.

Tags: jam buka Pantai Sulubanlokasi Pantai Sulubanpanduan wisata ke Balipantai di balipantai di Uluwatupulau balispot surfingtempat wisata di Balitiket masuk Pantai SulubanUluwatu
Share273Tweet171
Next Post
Mindful Living: Konsep Hidup yang Relevan di Era Serba Cepat dan Digital

Mindful Living: Konsep Hidup yang Relevan di Era Serba Cepat dan Digital

TERKINI

kota pekalongan

Mengunjungi Sudut Kota dan Mencicipi Pengalaman Kuliner di Pekalongan

7 July 2026
mck komunal di tomang

Warga Tomang Senang Adanya MCK Komunal yang Dibangun JNE-Bazis DKI Jakarta

7 July 2026

11 Wisata Religi Katolik di Indonesia yang Terkenal dan Banyak Dikunjungi

7 July 2026
Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Mudah dan Praktis untuk Pemula

Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Mudah dan Praktis untuk Pemula

7 July 2026
sektor waralaba

Mendag Sebut Sektor Waralaba Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja

7 July 2026
jakarta kreatif festival

Dukung Ekonomi Kreatif, JNE Ramaikan Jakarta Kreatif Festival 2026

6 July 2026

POPULER

12 Rekor Piala Dunia yang Masih Sulit Dipecahkan hingga Kini

12 Rekor Piala Dunia yang Masih Sulit Dipecahkan hingga Kini

by Penulis JNEWS
25 June 2026

10 Tempat Wisata di Italia yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

10 Tempat Wisata di Italia yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

by Penulis JNEWS
17 June 2026

17 Ide Self Reward yang Tetap Aman buat Dompet

17 Ide Self Reward yang Tetap Aman buat Dompet

by Penulis JNEWS
10 June 2026

Mengenal Burung Cendrawasih: Simbol Keindahan Alam Indonesia Timur

Mengenal Burung Cendrawasih: Simbol Keindahan Alam Indonesia Timur

by Penulis JNEWS
11 June 2026

Cara Memanfaatkan Live Selling untuk Meningkatkan Penjualan UMKM

Cara Memanfaatkan Live Selling untuk Meningkatkan Penjualan UMKM

by Penulis JNEWS
19 June 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal