JNEWS – Salah satu usaha yang cukup berkembang di Indonesia adalah usaha waralaba atau franchise, baik waralaba di sektor jasa, kuliner dan lainnya. Untuk itu pemerintah terus memberi dorongan agar para pelaku usaha kemitraan ini tumbuh berkembang dan bisa membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Perdagangan berkomitmen terus mendorong pertumbuhan kewirausahaan nasional melalui pengembangan usaha waralaba dan kemitraan. Dalam hal ini, terutama bagi merek-merek lokal yang berpotensi terus berkembang.
Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso saat menghadiri salah satu gerai waralaba bidang kuliner baru-baru ini di Tebet, Jakarta Selatan. “Kami melihat inovasi waralaba, khususnya di sektor kuliner, sebagai langkah strategis untuk menjawab perubahan preferensi konsumen. Langkah ini sekaligus memperkuat daya saing usaha di tengah persaingan industri kuliner yang semakin kompetitif. Kemendag akan terus mendorong semua merek waralaba lokal untuk berinovasi dan melebarkan sayap bisnisnya,” ujarnya.
Mendag Budi Santoso menyampaikan, salah satu bentuk dukungan Kemendag dalam memperkuat waralaba lokal adalah melalui Program Pendampingan Waralaba Nasional (PWN) yang sukses dilaksanakan pada periode 2021-2025. Program tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas dan skala usaha waralaba melalui sistem, manajemen, dan operasional bisnis.
Saat ini, sebut Mendag, rasio kewirausahaan Indonesia di kisaran 3,29 persen dari total angkatan kerja. Sementara itu, untuk menjadi negara maju, rasio tersebut perlu terus ditingkatkan hingga mencapai target 10-12 persen. Oleh karena itu, perluasan kesempatan berusaha menjadi agenda penting yang harus didorong melalui sebuah sinergi atau kemitraan.
“Waralaba merupakan salah satu model bisnis yang terbukti efektif dalam mendorong lahirnya wirausaha baru. Melalui sistem yang telah teruji, waralaba memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memulai usaha dengan risiko yang lebih terukur dan peluang keberhasilan yang lebih besar,” pungkas Mendag Budi Santoso. *
Baca juga: 5 Bisnis Minuman Waralaba Yang Patut Dicoba












