JNEWS – Kepulauan Seribu yang menjadi bagian dari DKI Jakarta, menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi setiap akhir pekan atau hari libur nasional. Untuk itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berusaha memperkuat layanan transportasi menuju Kepulauan Seribu.
Pemprov DKI saat ini tengah melakukan pengalihan pengelolaan transportasi laut menuju dan dari Kepulauan Seribu kepada PT Transportasi Jakarta. Tujuannya, agar perjalanan masyarakat semakin mudah dan efisien.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan pentingnya memberikan akses transportasi yang setara bagi masyarakat Kepulauan Seribu sebagaimana wilayah Jakarta lainnya. Kebijakan tersebut diarahkan agar warga kepulauan semakin mudah mencapai berbagai kawasan di Jakarta, sekaligus juga sebaliknya mempermudah masyarakat dari daratan menuju Kepulauan Seribu.
Keinginan Pemprov DKI tersebut, mendapat perhatian dari PT KAI. Saat ini sudah tersedia kereta Commuter Line yang melayani pelanggan di Stasiun Angke dan Stasiun Ancol, dua stasiun yang dapat menjadi bagian dari rantai perjalanan menuju kawasan pesisir Jakarta Utara.
“Kepulauan Seribu berada di wilayah Jakarta, tetapi karakter geografisnya membuat perjalanan masyarakat membutuhkan perpindahan moda. Kereta api dapat mengambil peran pada perjalanan dari berbagai wilayah menuju kawasan pesisir utara Jakarta, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan transportasi perkotaan menuju pelabuhan dan selanjutnya menggunakan angkutan laut untuk ke Kepulauan Seribu,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Anne menjelaskan, salah satu akses perjalanan adalah melalui Stasiun Angke menuju Pelabuhan Kali Adem di kawasan Muara Angke. Jarak keduanya berada pada kisaran sekitar 7-8 kilometer, sehingga pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi perkotaan menuju salah satu pintu utama penyeberangan ke Kepulauan Seribu tersebut.
Baca juga: Wisata Jakarta Surga Kuliner: Wisata Kuliner yang Wajib Dicoba di Ibu Kota
Sementara itu, Stasiun Ancol berada sekitar 2-3 kilometer dari kawasan Marina Ancol, yang juga dikenal sebagai salah satu titik keberangkatan perjalanan wisata laut menuju berbagai pulau di Kepulauan Seribu. Kedekatan tersebut memberi alternatif bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menggunakan kombinasi kereta api dan moda lanjutan menuju kawasan wisata di Kepulauan Seribu.
Peran kedua stasiun tersebut terlihat dari tingginya aktivitas pelanggan, baik di Stasiun Angke maupun Stasiun Ancol. “Semakin banyak pilihan transportasi publik menuju titik penyeberangan, semakin luas pula masyarakat yang dapat menjangkau Kepulauan Seribu. Bagi kami, konektivitas berarti perjalanan masyarakat dibuat semakin mudah dari titik awal sampai tujuan akhir,” tandas Anne. *











