JNEWS – Buckingham Palace telah menjadi bagian penting dari sejarah Inggris selama lebih dari dua abad. Bangunan yang berdiri di pusat Kota London ini dikenal sebagai kediaman resmi keluarga kerajaan sekaligus lokasi berbagai acara kenegaraan.
Kalau dilihat dari luar, tampilan bangunan ini memang sangat mudah dikenali. Fasadnya megah dan halamannya luas. Yang lebih menarik lagi, kisah di balik bangunan ini bahkan jauh lebih panjang daripada yang terlihat dari gerbang depannya.
Fun Facts Buckingham Palace yang Menarik untuk Diketahui

Di dalam kompleks Buckingham Palace tersimpan berbagai fakta menarik yang menunjukkan betapa besar, megah, dan uniknya tempat ini. Setiap sudut bangunan menyimpan jejak perkembangan monarki Inggris dari masa ke masa. Tak heran jika istana ini tetap menjadi salah satu landmark paling terkenal di dunia.
Yuk, ikuti ulasannya berikut ini.
1. Ratusan Ruangan
Buckingham Palace memiliki total 775 ruangan dengan fungsi yang berbeda. Di dalamnya terdapat 19 ruang kenegaraan yang digunakan untuk acara resmi, jamuan, dan pertemuan penting. Ada juga 52 kamar tidur yang disiapkan untuk keluarga kerajaan dan tamu yang menginap. Selain itu, juga menampung 188 kamar tidur staf, 92 kantor untuk kegiatan administrasi, serta 78 kamar mandi.
Jumlah ruangan yang sangat besar tersebut menunjukkan bahwa istana bukan sekadar tempat tinggal keluarga kerajaan, melainkan juga pusat kegiatan resmi yang beroperasi layaknya sebuah institusi besar.
Baca juga: Edinburgh Castle: Sejarah, Misteri, dan Keindahan Kastel Ikonik Skotlandia
2. Kota Kecil di dalam Bangunan
Kompleks Buckingham Palace memiliki berbagai fasilitas yang membuatnya berfungsi layaknya sebuah kota kecil. Di dalam area istana terdapat kantor pos, bioskop, kolam renang, klinik dokter, hingga kantor polisi yang melayani kebutuhan sehari-hari para penghuni dan staf yang bekerja di sana.
Keberadaan fasilitas tersebut memungkinkan banyak aktivitas berlangsung tanpa harus keluar dari lingkungan istana. Dengan ribuan ruangan dan ratusan staf yang terlibat dalam operasionalnya, fasilitas pendukung seperti ini membantu memastikan berbagai kegiatan resmi maupun urusan sehari-hari dapat berjalan dengan lancar.
3. Ratusan Jendela dan Jam
Buckingham Palace memiliki sekitar 760 jendela yang tersebar di seluruh bangunan. Jumlah tersebut membuat perawatan istana menjadi tugas besar yang dilakukan secara rutin agar tampilan bangunan tetap terjaga.
Selain itu, istana juga menyimpan lebih dari 350 jam mekanis. Seluruh jam tersebut harus dirawat dan disetel secara berkala agar tetap menunjukkan waktu dengan akurat.
4. Awalnya Bukan Istana Raja
Sebelum menjadi kediaman resmi keluarga kerajaan Inggris, Buckingham palace awalnya hanyalah sebuah rumah besar milik Duke of Buckingham. Bangunan tersebut didirikan pada tahun 1705 sebagai tempat tinggal pribadi.
Perubahan besar terjadi pada tahun 1761 ketika Raja George III membeli properti tersebut. Adalah arsitek John Nash yang diserah tugas untuk mengembangkan istana sesuai kebutuhan keluarga kerajaan.
Dalam proyek tersebut, Nash membangun kembali dua sayap timur bangunan dan menambahkan sebuah gerbang kemenangan atau triumphal arch yang digunakan untuk prosesi seremonial menuju istana. Gerbang tersebut kemudian dipindahkan dan kini dikenal sebagai Marble Arch, salah satu landmark terkenal di London.
Namun, biaya pembangunan membengkak jauh melampaui anggaran yang telah ditetapkan sehingga Nash akhirnya diberhentikan dari proyek tersebut.
Pekerjaan penyempurnaan istana kemudian dilanjutkan oleh arsitek Edward Blore. Di bawah pengawasannya, pembangunan Istana Buckingham berhasil diselesaikan dan berkembang menjadi kediaman kerajaan yang menjadi ikon Inggris hingga sekarang.
5. Bekas Kebun Murbei
Jauh sebelum Buckingham Palace dibangun, lahan tempat berdirinya bangunan tersebut merupakan kebun pohon murbei. Kebun ini ditanam atas perintah Raja James I yang berharap dapat mengembangkan industri sutra di Inggris melalui budidaya ulat sutra.
Meski upaya tersebut tidak menghasilkan industri sutra yang berkembang seperti yang diharapkan, jejak sejarahnya tetap menarik untuk diketahui. Area yang dulu digunakan untuk kegiatan pertanian dan eksperimen ekonomi itu kemudian berubah menjadi salah satu lokasi paling terkenal di Inggris.
6. Baru Resmi Ditempati di Abad ke-19
Meski sudah dimiliki keluarga kerajaan sejak abad ke-18, Buckingham Palace baru resmi menjadi kediaman utama monarki Inggris pada tahun 1837. Tokoh yang pertama kali menempatinya sebagai pusat kehidupan dan kegiatan kerajaan adalah Queen Victoria.

7. Upacara Changing of the Guard yang Terkenal
Halaman depan Buckingham Palace menjadi lokasi berlangsungnya upacara Changing of the Guard atau pergantian penjaga kerajaan. Upacara ini dapat disaksikan secara gratis dan menampilkan barisan penjaga berseragam khas yang bergerak mengikuti iringan musik dari orkestra militer.
Tradisi tersebut menjadi salah satu atraksi paling populer di London dan selalu menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara. Banyak pengunjung datang khusus untuk menyaksikan prosesi ini karena dianggap sebagai bagian penting dari tradisi kerajaan Inggris yang masih dipertahankan hingga sekarang.
8. Balkon yang Terkenal
Balkon depan Istana Buckingham dikenal sebagai salah satu bagian paling ikonik dari bangunan ini. Sejak tahun 1851, balkon tersebut digunakan oleh keluarga kerajaan untuk menyapa masyarakat dalam berbagai perayaan nasional, acara kenegaraan, dan momen penting lainnya.
Dari tempat inilah publik sering melihat anggota keluarga kerajaan tampil bersama di hadapan ribuan orang yang berkumpul di depan istana. Tradisi tersebut terus berlangsung hingga sekarang dan telah menjadi bagian yang sangat melekat dalam berbagai perayaan besar di Inggris.
9. Terowongan Bawah Tanah
Di bawah Buckingham palace terdapat jaringan terowongan bawah tanah yang telah lama menjadi bagian dari berbagai cerita dan catatan sejarah seputar istana. Salah satu jalur yang sering disebut menghubungkan area istana dengan bangunan di sekitarnya, termasuk Clarence House yang berada tidak jauh dari kompleks kerajaan tersebut.
10. Taman 16 Hektare
Di bagian belakang Istana Buckingham terdapat taman seluas lebih dari 16 hektare. Taman ini dikenal sebagai taman pribadi terbesar di London dan menjadi ruang hijau eksklusif yang berada di dalam kompleks istana.
Area tersebut tidak hanya dipenuhi hamparan rumput, pepohonan, dan berbagai jenis tanaman, tetapi juga dilengkapi fasilitas modern seperti landasan pendaratan helikopter. Selain digunakan untuk kebutuhan keluarga kerajaan, taman ini kerap menjadi lokasi penyelenggaraan acara resmi dan pesta kebun yang mengundang ribuan tamu setiap tahunnya.

11. Koleksi Seni Sangat Banyak
Buckingham Palace menyimpan koleksi seni yang sangat besar, terdiri dari lukisan, patung, furnitur bersejarah, serta berbagai benda dekoratif bernilai tinggi. Koleksi ini mencakup karya para seniman ternama dunia seperti Rembrandt, Vermeer, hingga Canaletto.
Sebagian karya tersebut dapat dilihat oleh pengunjung melalui tur yang diselenggarakan oleh Royal Collection Trust. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah lukisan berukuran sangat besar yang menggambarkan penobatan Ratu Victoria.
Baca juga: Big Ben: Sejarah, Fakta, dan Keunikan Ikon London
Selama ratusan tahun, Buckingham Palace telah menjadi saksi berbagai peristiwa penting dalam perjalanan Inggris. Bangunan ini terus digunakan, dirawat, dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitasnya. Tak heran, Buckingham Palace tetap menempati posisi istimewa di tengah kehidupan modern Inggris.











