JNEWS – Bukit Menoreh membentang di sisi barat Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, lalu menyambung hingga wilayah Magelang dan Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Lanskap alamnya khas perbukitan Jawa bagian selatan, dengan lembah hijau yang dalam, bukit-bukit berlapis, serta desa-desa yang masih mempertahankan wajah aslinya.
Wilayah ini sering diselimuti kabut tipis di pagi hari, sementara sore hari menyuguhkan pemandangan matahari tenggelam dari balik perbukitan. Nuansa alam yang magis inilah yang membuat Menoreh punya karakter berbeda dibanding kawasan wisata lain di sekitar Jogja.
Bukit Menoreh, Ruang Alam dan Jejak Sejarah Jawa
Secara historis, kawasan Bukit Menoreh memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Jawa. Wilayah ini diyakini menjadi salah satu lokasi pertahanan Pangeran Diponegoro dan para pengikutnya saat perang berlangsung pada 1825–1830. Medan yang tidak ramah membuat kawasan ini sulit ditembus oleh Belanda.
Seiring waktu, wajah Bukit Menoreh perlahan berubah. Kawasan yang dulu identik dengan pertahanan dan persembunyian kini berkembang menjadi destinasi wisata alam yang indah.
Aksesnya pun semakin mudah. Dari pusat Kota Yogyakarta, jalur barat melalui Jalan Godean atau rute Wates menjadi pilihan yang relatif nyaman, dengan kondisi jalan yang cukup baik. Memang banyak kelokan, tetapi suguhan pemandangannya tiada dua.
Baca juga: 13 Wisata Bukit Terindah di Indonesia dengan Pemandangan Alam Menakjubkan
Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi di Sekitar Bukit Menoreh
Ada banyak destinasi wisata yang dikembangkan di sekitar Bukit Menoreh sekarang. Salah satu titik yang paling dikenal berada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh. Dari ketinggian, hamparan bukit dan lembah terlihat jelas, menghadirkan panorama yang terasa luas dan lega.
Selain itu, ada sederet lokasi lain yang tak boleh dilewatkan juga untuk dikunjungi.

1. Tumpeng Menoreh
Tumpeng Menoreh berada di kawasan Jalan Kebun Teh Nglinggo, Samigaluh, Kulon Progo. Lokasinya ada di puncak bukit, dengan area makan outdoor bertingkat yang langsung menghadap bentang alam perbukitan Menoreh.
Dari dek-dek ini, pemandangan terasa terbuka dan luas, tanpa banyak penghalang. Dikutip dari situs Badan Otorita Borobudur, pada siang hari, panorama pegunungan bisa terlihat jelas dari sini, termasuk Gunung Merapi, Merbabu, serta Sindoro dan Sumbing dalam satu garis pandang. Menjelang sore, arah barat menjadi titik perhatian karena langit perlahan berubah warna saat matahari terbenam. Saat malam tiba, suasana berganti dengan pemandangan lampu kota dari kejauhan yang terlihat begitu indah.
2. Puncak Suroloyo
Puncak Suroloyo dikenal sebagai titik tertinggi di kawasan Bukit Menoreh. Dari atas, pemandangan terbuka lebar ke berbagai arah, dengan hamparan perbukitan dan pegunungan yang terlihat jelas saat cuaca cerah.
Untuk mencapai area puncak, perlu sedikit usaha karena harus menaiki anak tangga selama kurang lebih 15 menit. Jalannya sebenarnya cukup aman, tetapi tetap membutuhkan kondisi fisik yang cukup prima.
Harga tiket masuk ke Puncak Suroloyo tergolong ramah di kantong, sekitar Rp6.000 per orang. Kendaraan yang dibawa akan dikenai biaya tambahan, yaitu Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
3. Puncak Widosari
Berada di ketinggian sekitar 900 mdpl dan menjadi salah satu titik pandang menarik di kawasan Bukit Menoreh, Puncak Widosari menawarkan lanskap perbukitan yang luas. Di sini bisa ditemukan batu besar yang tepat berada di puncak bukit. Elemen alam tersebut kerap dijadikan objek foto atau latar belakang.
Ada kurang lebih 240 anak tangga yang harus dilewati untuk bisa sampai ke puncaknya. Harga tiket masuk Puncak Widosari sekitar Rp6.000 per orang. Perlu dicatat bahwa tarif tersebut dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pengelola.
4. Puncak Kleco
Lokasi Puncak Kleco termasuk dalam kawasan Desa Wisata Tinalah dan dikenal sebagai salah satu titik pandang alam di perbukitan Menoreh. Dari atas, area sekitar terlihat cukup terbuka, dengan lanskap hijau yang membentang ke berbagai arah.
Selain pemandangan, area ini juga dilengkapi beberapa fasilitas sederhana. Tersedia gazebo yang bisa digunakan untuk duduk santai atau sekadar beristirahat setelah berjalan. Beberapa sudutnya kerap dimanfaatkan sebagai spot foto juga. Untuk masuk ke Puncak Kleco, tiket yang dikenakan relatif sekitar Rp5.000 per orang.
5. Menoreh Dreamland
Kawasan Menoreh Dreamland masih satu area dengan Desa Wisata Tinalah dan berada di perbukitan Menoreh, tepatnya di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.
Di sini tersedia gardu pandang yang menghadap langsung ke hutan pinus, serta beberapa instalasi seperti ayunan di area tepi bukit. Juga terdapat playground, trampolin, perosotan, kolam renang, hingga kereta mini dan spot tematik.
6. Gua Kiskendo
Gua Kiskendo merupakan salah satu destinasi wisata alam di kawasan Bukt Menoreh yang cukup dikenal. Di dalam gua, pengunjung dapat melihat beragam ornamen stalaktit dan stalagmit yang terbentuk secara alami. Kondisi ruangannya masih terjaga dan memberi gambaran jelas tentang proses alam yang berlangsung dalam waktu lama.
Di area sekitar mulut gua, terdapat pahatan relief yang mengangkat kisah Ramayana. Elemen ini menambah nilai budaya dan sejarah pada kunjungan.
Gua Kiskendo buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, sekitar Rp6.000 per orang. Lokasinya berada di Jalan Raya Kaligesing, Sokomoyo, Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Akses jalan menuju area wisata sudah tersedia, meski tetap disarankan datang dengan persiapan yang cukup.
7. Perkebunan Teh Nglinggo
Kebun teh yang berada di Desa Ngargoretno, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, ini dikenal dengan hamparan kebun teh yang tertata rapi di lereng perbukitan. Kontur lahannya bergelombang, dengan jalur-jalur setapak di antara tanaman teh yang bisa dilalui dengan santai. Udara di area ini relatif sejuk, terutama pada pagi hari.
Fasilitas di kawasan kebun teh tergolong cukup untuk kunjungan singkat. Tersedia area parkir, warung kecil, serta beberapa spot pandang yang mudah dijangkau.
Perkebunan Teh Nglinggo cocok dijadikan destinasi wisata santai, baik sebagai tujuan utama maupun persinggahan sebelum mengunjungi destinasi lain di kawasan Samigaluh.
Baca juga: 10 Bukit Cinta Terkenal di Indonesia dan Keunikan Masing-Masing
Demikianlah, dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini mulai dikenal lewat berbagai destinasi alam yang tersebar di lereng dan puncaknya. Meski begitu, karakter Bukit Menoreh tetap terasa sederhana, lebih mengedepankan suasana dan bentang alam dibanding atraksi yang berlebihan.