JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Jogja yang Tidak Banyak Diketahui Wisatawan

by Penulis JNEWS
10 March 2026
Oleh-Oleh Khas Jogja yang Tidak Banyak Diketahui Wisatawan
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Umumnya, semua orang langsung teringat pada bakpia atau gudeg ketika membicarakan oleh-oleh khas Jogja. Dua produk itu memang sudah sangat melekat dengan kota ini.

Padahal, pilihannya sebenarnya jauh lebih beragam. Di berbagai sudut kota, pasar tradisional, hingga desa wisata, ada banyak makanan dan kerajinan yang jarang masuk daftar populer wisatawan.

Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Jogja yang Jarang Diketahui

Karena tidak selalu muncul di toko besar, beberapa produk oleh-oleh khas Jogja ini sering luput dari perhatian. Wisatawan biasanya menemukannya tanpa sengaja saat mampir ke pasar atau kebetulan melihatnya di jalan atau ada informasi dari warga lokal.

Daftar berikut merangkum beberapa pilihan yang menarik untuk dikenali lebih dekat, yang barangkali bisa dipertimbangkan menjadi buah tangan yang berbeda dari Jogja.

1. Abon Gulung

Bentuknya roti gulung lembut dengan isian abon dan di kedua ujungnya. Rasanya cenderung gurih dengan sedikit sentuhan manis.

Daya simpannya juga cukup praktis sebagai oleh-oleh khas Jogja. Di suhu ruang biasanya masih baik sekitar 5 hari, sementara penyimpanan di lemari es bisa membuatnya bertahan lebih lama.

Beberapa merek sudah cukup dikenal di Jogja. Salah satunya Abon Gulung Ibu Ruswo dan Abon Gulung Rajaklana. , usaha yang berdiri sejak 2017 dan sering disebut sebagai salah satu pelopor oleh-oleh ini. Pilihan rasanya cukup beragam, mulai dari abon sapi original, sapi pedas, ayam, hingga tuna.

Baca juga: Selain Gudeg, Ini 16 Makanan Khas Jogja yang Belum Banyak Dikenal

2. Pathilo

Pathilo, atau sering juga ditulis patilo, adalah camilan tradisional khas Gunungkidul yang dibuat dari sari pati singkong. Teksturnya renyah, mirip rengginang, tetapi bahannya bukan beras melainkan singkong. Karena itu, banyak orang menyebutnya sebagai “rengginang singkong”.

Rasanya dominan gurih dengan sedikit sentuhan asin dan aroma singkong. Camilan ini biasanya dimakan langsung sebagai teman minum teh atau kopi.

Di Gunungkidul, salah satu sentra produksinya berada di wilayah Tanjungsari, tepatnya di Mrico, Ngestirejo. Selain itu, pathilo juga banyak dibuat di Desa Wisata Sidoharjo.

3. Wedang Uwuh Kemasan

Wedang uwuh berasal dari kawasan Imogiri dan dikenal sebagai minuman rempah tradisional. Isinya campuran berbagai bahan seperti kayu secang, jahe, cengkih, serai, daun pala, kayu manis, dan sebagainya. Setelah diseduh air panas, warnanya berubah merah alami dari secang. Aromanya kuat dengan sensasi hangat di tenggorokan.

Sekarang banyak produsen menjual wedang uwuh dalam kemasan kering. Bentuknya seperti campuran potongan rempah sehingga mudah diseduh di rumah. Oleh-oleh khas Jogja satu ini cocok untuk keluarga di rumah, misalnya seperti untuk ibu, ayah, atau kakek nenek.

4. Manggleng

Manggleng adalah camilan tradisional berbahan dasar singkong yang cukup populer di berbagai daerah di Jawa, termasuk Yogyakarta. Di wilayah Gunungkidul, camilan ini sudah lama dikenal sebagai salah satu olahan singkong yang sering dijadikan makanan ringan

Proses pembuatannya berbeda dari keripik singkong biasa, karena singkongnya dikukus terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut. Manggleng biasanya tersedia dalam beberapa varian, yakno original atau asin dan balado.

Di beberapa daerah, manggleng juga dikenal dengan sebutan balung kuwuk atau balung kethek. Produk ini dapat ditemukan dalam dua bentuk, yaitu sudah siap dimakan atau masih mentah, di toko oleh-oleh di Yogyakarta.

Oleh-Oleh Khas Klaten yang Patut Dibawa Pulang

5. Geplak Bantul

Geplak adalah manisan tradisional yang terbuat dari kelapa parut dan gula. Bentuknya kecil-kecil dengan warna cerah seperti merah muda, kuning, atau hijau. Rasanya manis dengan aroma kelapa yang kuat. Makanan ini berasal dari Bantul dan sudah lama dikenal sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut. Teksturnya agak padat tetapi mudah hancur saat digigit.

Geplak biasanya dijual dalam kotak plastik atau kardus kecil. Banyak toko tradisional di Bantul yang masih membuatnya dengan resep lama.

6. Yangko

Yangko berasal dari kawasan Kotagede dan sering dibandingkan dengan mochi. Bentuknya kotak kecil dengan taburan tepung di bagian luar. Bagian dalamnya biasanya berisi kacang manis. Teksturnya kenyal dan lembut saat digigit.

Yangko termasuk jajanan lama yang sudah ada sejak masa perdagangan di Kotagede. Sekarang banyak dijual dalam kotak sebagai oleh-oleh khas Jogja.

7. Belalang Goreng

Belalang goreng merupakan camilan khas dari Gunungkidul yang cukup terkenal di kalangan warga lokal. Teksturnya renyah dan gurih. Beberapa orang menyebut rasanya mirip udang goreng.

Oleh-oleh khas Jogja satu ini sering dijual di kios pinggir sepanjang jalan Jogja-Wonosari dan di jalan menuju kawasan pantai Gunungkidul. Biasanya sudah dikemas dalam plastik atau toples kecil.

8. Peyek Tumpuk

Peyek tumpuk adalah variasi peyek dengan lapisan kacang yang jauh lebih tebal, kadang malah mendekati bentuk bola saking menumpuknya kacang.

Peyek tumpuk banyak dibuat oleh usaha rumahan di daerah Bantul dan sekitarnya. Yang paling terkenal adalah produk dari Mbok Tumpuk yang merupakan pelopor produk ini. Camilan ini sering dijual dalam kemasan plastik besar. Rasanya gurih dan cocok dijadikan teman makan nasi atau dimakan saja sebagai camilan.

9. Jadah Tempe

Jadah tempe dikenal sebagai makanan khas Kaliurang. Jadah dibuat dari beras ketan yang ditumbuk hingga padat. Potongannya kemudian disajikan bersama tempe bacem yang dimasak dengan gula dan rempah. Kombinasi rasanya gurih dan manis dalam satu gigitan.

Makanan ini biasanya dijual di kawasan wisata lereng Merapi. Salah satu yang terkenal adalah di kios Mbah Carik yang cabangnya ada di beberapa tempat. Daya tahannya hanya 1-3 hari saja di suhu ruang. Jadi, kalau mau dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Jogja, sebaiknya beli mendekati hari kepulangan dan harus langsung dihabiskan.

Oleh-Oleh Khas Aceh untuk Dibawa Pulang

10. Kopi Merapi

Kopi Merapi adalah minuman yang awalnya hanya dinikmati di kedai-kedai sekitar lereng Merapi. Sekarang menjadi salah satu oleh-oleh khas Jogja yang cukup bergengsi.

Kopi ini tumbuh di tanah vulkanik yang kaya mineral akibat aktivitas erupsi Gunung Merapi. Kondisi tanah tersebut ikut memengaruhi karakter rasa kopi yang dihasilkan. Karena itu, Kopi Merapi sering disebut sebagai kopi dengan karakter kopi vulkanik.

Kopi Merapi tersedia dalam tiga varian utama, yakni Arabika, Robusta, dan house blend, yaitu campuran Arabika dan Robusta yang diracik untuk menghasilkan keseimbangan rasa. Wisatawan bisa membeli kopi ini langsung di Warung Kopi Merapi, Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan. Selain menikmati kopi di tempat, pengunjung juga dapat membawa pulang kemasan bubuk atau biji kopi sebagai oleh-oleh.

Oleh-Oleh Khas Jogja yang Tidak Banyak Diketahui Wisatawan

11. Salak Pondoh

Salak pondoh merupakan buah khas Sleman. Rasanya manis bahkan ketika buahnya masih cukup muda. Teksturnya renyah dengan aroma khas yang cukup kuat.

Salak pondoh biasanya dijual dalam keranjang atau kotak untuk oleh-oleh. Sentranya ada di Desa Turi Sleman.

12. Kerajinan Kulit Manding

Desa Manding di Bantul dikenal sebagai sentra kerajinan kulit. Banyak pengrajin di daerah ini membuat tas, dompet, sabuk, hingga jaket. Produknya dibuat dari kulit sapi atau kambing dengan berbagai model. Sebagian besar dikerjakan secara manual oleh pengrajin lokal.

Wisatawan bisa datang langsung ke toko atau workshop di sepanjang jalan desa. Harga yang ditawarkan cukup bervariasi tergantung kualitas bahan.

13. Kerajinan Perak

Kotagede dikenal sebagai pusat kerajinan perak di Yogyakarta. Banyak pengrajin membuat perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung. Selain itu ada juga miniatur dan hiasan rumah dari perak. Desainnya beragam, mulai dari motif tradisional hingga model modern. Beberapa toko juga menerima pesanan khusus sesuai keinginan pembeli.

Kerajinan perak Kotagede sudah terkenal sejak lama dan bahkan diekspor ke luar negeri. Oleh-oleh khas Jogja ini cocok bagi wisatawan yang ingin membawa barang yang lebih tahan lama dan bernilai seni tinggi.

Baca juga: 11 Tempat Terbaik untuk Menikmati Mie Godog di Jogja

Pilihan oleh-oleh khas Jogja ternyata tidak berhenti pada bakpia atau gudeg yang sering muncul di etalase toko besar. Di berbagai sudut kota hingga daerah sekitar seperti Bantul, Sleman, dan Gunungkidul, masih ada banyak produk lokal yang dibuat oleh pengrajin dan usaha rumahan dengan cara yang sudah dijalankan sejak lama.

Post Views: 116
Tags: camilan khascamilan tradisionalkerajinan Jogjamakanan khasmakanan tradisionaloleh-oleh dari Yogyakartaoleh-oleh Jogjarekomendasi oleh-oleh
Share198Tweet124
Next Post
Negara Paling Aman di Dunia untuk Tinggal dan Berwisata

10 Negara Paling Aman di Dunia untuk Tinggal dan Berwisata

TERKINI

Strategi Membangun Brand Jangka Panjang untuk UMKM yang Ingin Terus Bertumbuh

8 September 2026
dampak abu erupsi gunung anak krakatau

KAI Pastikan Operasional Kereta Daop 1 Jakarta Aman

7 September 2026
Candi Brahu di Mojokerto, Menelusuri Jejak Sejarah Majapahit di Trowulan

Candi Brahu di Mojokerto, Menelusuri Jejak Sejarah Majapahit di Trowulan

7 September 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuka Indonesia Coffee Expo.

Indonesia Coffee Expo 2026 Kembali Digelar

7 September 2026
Mengenal Dia de los Muertos, Tradisi Meksiko untuk Mengenang Orang yang Telah Tiada

Mengenal Dia de los Muertos, Tradisi Meksiko untuk Mengenang Orang yang Telah Tiada

7 September 2026
Hari Pelanggan Nasional

Pesan M. Feriadi Soeprapto di Hari Pelanggan Nasional 2026

4 September 2026

POPULER

10 Strategi Marketing Murah untuk UMKM agar Jualan Makin Laris

10 Strategi Marketing Murah untuk UMKM agar Jualan Makin Laris

by Penulis JNEWS
18 August 2026

Cara Mengurangi Gaya Hidup FOMO agar Lebih Bijak Mengelola Waktu, Uang, dan Prioritas

Cara Mengurangi Gaya Hidup FOMO agar Lebih Bijak Mengelola Waktu, Uang, dan Prioritas

by Penulis JNEWS
6 August 2026

Mont Saint-Michel di Prancis: Destinasi Wisata yang Wajib Masuk Bucket List

Mont Saint-Michel di Prancis: Destinasi Wisata yang Wajib Masuk Bucket List

by Penulis JNEWS
18 July 2026

Tulum Meksiko: Kota Kuno Suku Maya dengan Panorama Laut Karibia

Tulum Meksiko: Kota Kuno Suku Maya dengan Panorama Laut Karibia

by Penulis JNEWS
28 July 2026

Cara Buat Paspor Pertama Kali: Syarat, Prosedur, dan Biaya yang Perlu Disiapkan

Cara Buat Paspor Pertama Kali: Syarat, Prosedur, dan Biaya yang Perlu Disiapkan

by Penulis JNEWS
24 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal