Cerita Kurir JNE Ciamis, Pelintas di Jembatan Cirahong yang Bersejarah

Sambasten, kurir motor JNE Ciamis di jembatan Cirohang.

JNEWS – Namanya agak unik, Sambasten. Sehari-hari bertugas sebagai kurir motor di JNE Cabang Ciamis, Jawa Barat, yang terkadang harus melewati jembatan bersejarah Cirahong saat mengantar paket. Berada di ketinggian 66 meter di atas Sungai Citanduy, saat melewati jembatan Cirahong tampak pemandangan indah mempesona. Jembatan ini viral di media sosial dan banyak pengunjung berdatangan setiap harinya.

Jembatan Cirahong masih tampak berdiri megah dan kokoh, meski sudah dibangun lebih dari satu abad silam. Jembatan ini dibangun oleh Belanda di atas aliran Sungai Citanduy yang membelah perbatasan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya. Jembatan ini adalah monumen hidup yang merekam kemajuan teknik sipil perkeretaapian akhir abad ke-19 dan hingga kini masih menjadi urat nadi transportasi yang vital di wilayah setempat.

Jembatan yang dibangun pada 1893 oleh Hindia Belanda merupakan satu-satunya jembatan susun atau geladak ganda (double deck) di Indonesia, yang masih berfungsi aktif untuk dua jenis transportasi sekaligus, yakni kereta api dan juga kendaraan biasa.

Menurut Sambasten, yang rumahnya tidak begitu jauh dari jembatan, melewati jembatan Cirahong memberikan pengalaman tiada duanya. Pemandangan indah di sekitar Sungai Citanduy bisa terlihat jelas dari atas.

Jembatan Cirahong. Foto: Istimewa

“Saya sering lewat jembatan Cirahong ini, terutama apabila ada paket dengan alamat masih Ciamis, namun ternyata rumahnya berada di wilayah Tasik, jadi harus nyeberang Cirahong. Angin sepoi-sepoi dan pemandangan indah di sekelilingnya, memanjakan mata dan tidak membuat bosan,” ujar Sambasten kepada JNEWS, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: JNE Resmikan Gedung Baru Kantor Cabang di Tasikmalaya

Diungkapkannya, meski berada di ketinggian puluhan meter, jembatan Cirahong aman untuk dilewati motor, terutama setelah kendaraan roda 4 tidak diperbolehkan lewat lagi pada 2021 silam. “Untuk kendaraan roda dua seperti saya sebagai kurir cukup aman. Yang penting jangan berhenti di tengah jembatan karena akan macet. Saat dulu bertugas di JNE Tasik hampir setiap hari lewat jembatan ini,” tambahnya.

Sambasten merasa bersyukur jembatan Cirahong viral di media sosial, sehingga masyarakat luas mengetahuinya. Dan kini hampir setiap hari selalu ada pengunjung yang datang terutama di akhir pekan.

“Karena sangat ikonik dengan di sekelilingnya pemandangan indah, memang dari dulu juga banyak pengunjung yang datang. Tapi sekarang lebih banyak lagi, terutama setelah pemerintah menata jembatan Cirahong menjadi lebih bagus dan menjadi viral belakangan,” tutup Sambasten. *

Exit mobile version