Cerita Kurir JNE di Kota Mbay: Mengantar Paket ke Tenda Pengungsian

kurir jne di kota mbay

M. Jumardin Ulinnuha, saat mengantar paket di lokasi pengungsian.

JNEWS – Kota Mbay merupakan Ibu Kota Kabupaten Nagekeo yang berada di tengah Pulau Flores. Saat terjadi gempa NTT lalu, pesisir pantainya menjadi pusat terjadinya gempa. Maka tak heran Kawasan pemukiman di Kota Mbay terdampak cukup parah, dengan banyaknya rumah warga yang rusak berat dan rata dengan tanah.

Di Kota Mbay sendiri sudah lama berdiri kantor cabang JNE dengan digawangi oleh sejumlah karyawan. Salah satunya adalah M. Jumardin Ulinnuha, yang sehari-hari bertugas sebagai kurir. Area delivery-nya ada di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Aesesa dan Wolowate. Kedua kecamatan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, khusus kawasan pemukiman warga.

“Sedih melihatnya. Banyak rumah warga yang rata dengan tanah. Bahkan ada perahu besar sampai ke tengah jalan terbawa tsunami. Sebelumnya perkampungan di zona D dan C indah-indah terutama di tepi pantai, kini terasa porak-poranda,” ujar ksatria yang akrab disapa Ulin ini, mengawali ceritanya kepada JNEWS, Selasa (8/9/2026).

Diungkapkannya, rumah warga yang rusak hingga rata dengan tanah beberapa di antaranya adalah pelanggan JNE yang sering menerima dan kirim paket. “Beberapa pelanggan JNE kini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian,” terang Ulin.

Dua hari pasca gempa dahsyat terjadi, Ulin sempat menunda untuk pengantaran paket, karena situasinya belum memungkinkan. Namun setelah itu pengantaran paket kembali normal, terlebih seperti paket untuk kebutuhan warga yang sangat diperlukan dengan destinasi di tenda-tenda pengungsian.

“Memang gempa bumi yang kemarin terjadi cukup dahsyat. Saya sempat merasakan bumi bergoyang kencang. Dan yang membuat trauma warga, gempa susulan masih terjadi hingga sekarang ini. Untuk korban jiwa di area pengantaran saya tidak ada,” bebernya.

Baca juga: JNE Bogor Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Penyerahan Bantuan Sarana Belajar

Adapun untuk proses pengantaran paket terkadang Ulin melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan para pelanggan, apakah mau diantarkan ke rumah atau ke lokasi pengungsian.

Sementara jenis paket lebih didominasi oleh paket-paket besar yang terdiri barang- bantuan atau kiriman dari keluarga atau sanak saudara yang ada di perantauan. Kemudian paket belanjaan online dan lain sebagainya.

“Sebagai kurir JNE, saya senang bisa mengantarkan paket kepada mereka yang sedang ditimpa musibah dan kesusahan. Semoga  bencana segera berakhir dan kehidupan berjalan normal kembali. Selain itu juga perkampungan dan kawasan lainnya yang setiap hari saya lalui kembali indah seperti sediakala,” tutup Ulin yang mengabarkan dirinya tengah mengantar paket di lokasi pengungsian. *

Exit mobile version