JNEWS – Gempa bumi berkekuatan besar Magnitudo 7.7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 lalu dampaknya masih dirasakan hingga kini oleh sebagian masyarakat yang menjadi korban. Tercatat 129 orang meninggal dan ribuan rumah dan bangunan lainnya mengalami kerusakan. Sebagai bentuk kepedulian, JNE Labuan Bajo, sejak hari pertama gempa terjadi sudah menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak.
Menurut Kepala Cabang Utama JNE Labuan Bajo, Djohra Kamaluddin, sejak hari pertama gempa yang terjadi di NTT, JNE Labuan Bajo telah menyalurkan barang bantuan yang dibutuhkan oleh warga yang terdampak gempa, berupa sembako, obat-obatan, terpal tenda, keperluan anak bayi dan lain sebagainya. “Dana bantuannya berasal dari JNE Pusat, KCU JNE Kupang dan donasi dari para karyawan,” ujarnya kepada JNEWS, Kamis (4/9/2026).
Dari donasi yang terkumpul tersebut kemudian dibelikan barang-barang keperluan para warga yang terdampak, seperti keperluan mereka yang tinggal di posko-posko pengungsian. “Dari JNE Labuan Bajo maupun kantor cabang yang ada di bawahnya menerjunkan karyawan sebagai relawan untuk mendistribusikan bantuan ke beberapa lokasi pengungsian,” tambah Djohra.
Disinggung tentang peristiwa gempa yang membuat kaget dan shock warga NTT tersebut, Djohra berkisah bahwa dirinya ikut merasakan bagaimana bumi berguncang keras dengan durasi waktu yang cukup lumayan lama. Ia pun bergegas keluar dari bangunan untuk antisipasi keselamatan.
“Bersyukur untuk kondisi kantor KCU JNE Labuan Bajo aman semuanya, tidak ada kerusakan sama sekali. Namun ada kantor cabang di zona B yang mengalami kerusakan hingga kemudian tutup sementara, terutama apabila terjadi gempa susulan. Begitu juga agen mitra ada yang beberapa terdampak dan mengalami kerusakan cukup parah. Hal sama juga terjadi pada beberapa rumah karyawan, ada yang rusak parah bahkan rata dengan tanah,” terangnya.
Seiring berjalannya waktu, kini gempa-gempa susulan dengan getaran ringan intensitasnya sudah jarang terjadi. Saat ini pelayanan kepada pelanggan di area operasional JNE Labuan Bajo sudah normal. Begitu juga para kurir sudah normal melakukan delivery paket.
“Meski gempa NTT dampaknya terasa sampai sekarang, di mana kiriman sempat menurun, tidak menyurutkan kami bersama seluruh tim untuk lebih bekerja keras dan berharap serta berdoa semoga kehidupan kembali normal seperti sediakala sebelum gempa besar terjadi,” pungkas Djohra. *
Baca juga: Kini Pimpin JNE Karawang, Iwan Ridwan: Ruang buat Tumbuh Masih Lebar











