JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Tekno

Dilema Ekspor UMKM, Permintaan Tinggi Tapi Terhalang Kendala

by Redaksi JNEWS
1 September 2021
MenkopUKM
Share on FacebookShare on Twitter

Adanya pandemi Covid-19 ternyata tak menyurutkan permintaan pasar global untuk menikmati produk lokal garapan UMKM. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, di tengah pandemi sebenarnya permintaan ekspor terhadap produk UMKM sangat tinggi.

Namun demikian, ada tetap ada kendala yang membuat sedikit hambatan. Mulai dari kapasitas produksi hingga ketersediaan kontainer yang masih menjadi persoalan.

“Walaupun sebenarnya permintaan ekspor juga banyak seperti produk-produk furniture, kopi, buah-buahan tropik dan macam-macam kuliner. Tetapi kita terkendala kontainer,” kata Teten dalam kunjungan kerjanya ke Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (28/8).

Kelangkaan kontainer masih menghantui permasalahan logistik saat ini, khususnya di perdagangan ekspor impor. Jika pun bisa diusahakan, mesti ada tambahan biaya pengiriman yang cukup mahal. Kondisi ini tak hanya dihadapi oleh pengusaha besar, tetapi juga UMKM yang berorientasi ekspor.

BACA JUGA : Ekspor Jamu Indonesia ke Nigeria Kian Meroket

Secara khusus terkait biaya pengiriman tersebut, menurut Teten hal itu masih dibicarakan dan dirumuskan oleh Komite PEN lintas kementerian. Sehingga belum ada skema yang tepat.

ekspor jawa tengah pandemi covid-19

“Saya sedang pelajari bagaimana di negara lain. Memang harus dihitung jika ada biaya tambahan kontainer seberapa besar kebutuhannya. Dan berapa kali lipat dari nilai subsidi nanti bisa diberikan kepada transaksi ekspornya,” jelas Menteri Teten.

Lebih lanjut Teten menjelaskan, saat ini sedang membidik UMKM potensi ekspor, yang market demand-nya ada, tetapi supply chainnya masih berantakan.

“Misalnya soal briket dari tempurung kelapa dan gula semut, saya baru tahu kalau permintaannya dari luar negeri itu besar dan di Indonesia bisa diekspansi lagi,” ungkapnya.

Meski permintaan dua produk itu tinggi, namun sayang dari hasil pantauannya di Sulawesi dan Jawa Barat, UMKM nya tidak bisa memenuhi permintaan karena berbagai kondisi. Mulai dari kapasitas produksi sampai manajemennya. Sementara saat ini kontribusi ekspor UMKM masih rendah di angka 14,37 persen.

Yang memungkinkan di kondisi sekarang lanjut Menteri Teten, UMKM juga fokus untuk pasar dalam negeri yang bisa mensubstitusikan produk impor. Seperti buah-buahan, maupun fesyen muslim yang dibatasi impornya.

Panen Buah Naga

Dikatakan Teten, jika nanti ekonomi bisa segera pulih seutuhnya, ia berharap sektor konsumsi dalam negeri yang bisa terus naik. Pasalnya, ekonomi Indonesia ditopang konsumsi rumah tangga hingga 53 persen. Adanya pelonggaran PPKM, ia optimistis kegiatan ekonomi segera terdongkrak.

BACA JUGA : UMKM Ini Sukses Populerkan Sulam Usus Hingga ke Kancah Global

“Jadi sekarang program kami terus memikirkan bagaimana UMKM survival, dan menyiapkan juga transformasi UMKM pasca Covid-19 nanti,” kata Tete.

Diakuinya, bertahan menjadi salah satu strategi yang bisa dilakukan para pelaku UMKM dalam menghadapi ancaman Covid-19 yang belum kunjung usai. Di saat yang sama, pemerintah bersama Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) juga terus menjalankan strategi pemulihan ekonomi nasional (PEN), dengan berbagai kebijakan yang mengakomidir kepentingan UMKM. Mulai dari restrukturisasi hingga Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Deretan Selebgram Hijab yang Lakoni Bisnis Fashion

“Strategi kita saat ini adalah bagaimana untuk bertahan lebih dahulu. Daya beli masyarakat turun, sementara kebutuhan masyarakat prioritas pada kebutuhan pokok. Jadi sektor ini (UMKM) di masa survival yang terus kita dorong,” tegas Teten.

Post Views: 188
Tags: covid-19EksporKemenkopUKMkendalakontainerPermintaan eksporprodukProduksiUMKM
Share197Tweet123
Next Post

Xiaomi Hadirkan Inovasi Teknologi dari Kamera Bawah Layar Hingga Robotika

TERKINI

kurir jne berangkat umrah

Senyum Bahagia Ratusan Kurir Kala Ikut Diberangkatkan Umrah

31 October 2026
tayub pacitan

Gebyar Seni Tradisional Pacitan Tayub Masuk MURI

31 October 2026
Kanal Venesia, Jalur Air Bersejarah di Kota Terapung Italia

Mengenal Kanal Venesia, Jalur Air Bersejarah di Kota Terapung Italia

30 October 2026
inovation lab jne 2026

Mewadahi Ide-ide Baru di Innovation Lab JNE 2026

30 October 2026
Sejarah Rupiah dan Perjalanannya sebagai Mata Uang Indonesia

Mengenal Sejarah Rupiah dan Perjalanannya sebagai Mata Uang Indonesia

30 October 2026
buku bimbingan manasik haji

Resmi Meluncur, Buku Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H

30 October 2026

POPULER

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

by Penulis JNEWS
23 October 2026

Rumah Ibadah dengan Lokasi Paling Ekstrem di Dunia

9 Rumah Ibadah dengan Lokasi Paling Ekstrem di Dunia

by Penulis JNEWS
23 October 2026

Cara Membuat Rute di Google Maps, Begini Langkah-Langkahnya

Cara Membuat Rute di Google Maps, Begini Langkah-Langkahnya

by Penulis JNEWS
15 October 2026

Jenis Jenang Tradisional yang Populer dan Kaya Rasa

10 Jenis Jenang Tradisional Khas Jawa yang Populer dan Kaya Rasa

by Penulis JNEWS
13 October 2026

inovation lab jne 2026

Mewadahi Ide-ide Baru di Innovation Lab JNE 2026

by Redaksi JNEWS
30 October 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal