Ikut Merintis JNE di Bandung, Potret 30 Tahun Perjalanan Karier Satriadi

merintis jne di bandung

Head Region Sales JNE Jabodetabekcikcil Satriadi

JNEWS – Dua bulan lagi, tepatnya pada Juni nanti Head Region Sales JNE Jabodetabekcikcil Satriadi memasuki masa purna tugas. Karier panjang telah dilaluinya selama 3 dekade mengabdi di JNE. Mengawali karier sebagai asisten driver alias kenek, Satriadi tercatat cukup lama menahkodai JNE Bandung dan beberapa kali terpilih sebagai kepala cabang terbaik. Ia membawa JNE Bandung merengkuh kesuksesan, dari hanya 4 orang karyawan kini telah mempekerjakan ribuan karyawan.

Satriadi bisa menjadi contoh atau suri teladan bagi para karyawan yang ingin meniti karier sukses di JNE. Keuletan, kerja keras, dedikasi yang tinggi hingga sigap terhadap setiap perubahan, membawanya sukses dalam meniti karier.

“Pertama kali gabung di JNE Bandung pada tahun 1996, karyawannya masih berjumlah empat orang. Motifnya ingin mencoba dunia baru karena perusahaan konstruksi tempat saya bekerja sebelumnya tutup. Kemudian ketika masuk ke JNE, menjadi asisten driver kala itu saya merasa bangga diterima di JNE,” kenang Satriadi mengawali kisahnya kepada JNEWS.

Mengingat jumlah karyawan masih sedikit semua pekerjaan dilakoni, termasuk tugas utamanya mendampingi driver mengirimkan paket ke Jakarta atau juga sebaliknya. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1999 atau setahun pasca Reformasi dirinya naik jabatan menjadi koordinator operasional, koordinator bagian finance dan koordinator yang lainnya.

“Saat itu masih rangkap jabatan. Peristiwa Reformasi dan krisis moneter yang cukup parah membuat banyak pelajaran berharga. Banyak perusahaan lain bangkrut, tetapi JNE tetap bertahan bahkan kiriman bertambah banyak saat itu,” urainya.

Melewati masa Reformasi, JNE Bandung kian bertumbuh dengan merekrut banyak karyawan. Berkat kerja keras serta prestasi yang ditunjukkannya, pada Maret 2001 Satriadi diangkat menjadi Kepala Cabang JNE Bandung sekaligus merangkap jabatan sebagai Head Region JNE Jawa Barat hingga tahun 2012.

Baca juga: Semangat Kebersamaan Warnai Lebaran di JNE

Selama menahkodai JNE Bandung, Satriadi menunjukkan prestasi gemilang dengan membawa JNE Bandung merengkuh kesuksesan menjadi market leader perusahaan pengiriman dan logistik di Kota Kembang tersebut. Jaringan keagenan JNE merata luas dan JNE menjadi pilihan utama masyarakat Bandung dan sekitarnya.

Atas prestasinya, Satriadi kemudian ditarik ke Kantor Pusat JNE Jakarta. Dirinya diamanahi sebagai Head Sales Region JNE Jabodetabekcikcil hingga saat ini. “Alhamdulillah, saya pernah beberapa kali terpilih sebagai kepala cabang terbaik, yakni pada tahun 2003, 2007, 2010 dan tahun 2011 sekaligus mendapatkan reward 1 unit mobil sebagai cabang dengan revenue terbesar dan pertumbuhan tertinggi,” jelasnya.

Diungkapkannya, dari beberapa jabatan yang diembannya saat menjadi pimpinan di JNE Bandung yang paling memberikan banyak kesan dan pelajaran berharga dalam hidupnya, adalah betapa tidak, dari karyawan hanya 4 orang kemudian maju pesat dan mempekerjakan ribuan karyawan. Banyak di antara para bawahannya dulu yang berhasil menjadi kepala cabang di daerah lain.

“Saat ditarik ke JNE Pusat Jakarta untuk mengemban jabatan baru, bagi saya itu adalah lompatan besar, karena bisa belajar langsung dengan jajaran Direksi JNE yang saya anggap adalah orang-orang hebat. Mereka sukses menahkodai JNE yang besar ini,” ucapnya.

Setelah 30 tahun mengabdi dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar JNE, pada Juni 2026 nanti, alumni S1 Arsitektur ini akan purna tugas, mengakhiri pengabdiannya di JNE. “Saya berpesan kepada rekan-rekan karyawan JNE, yang ingin meniti karier, bekerja dengan sungguh-sungguh, mau terus belajar dan bisa beradaptasi dengan setiap perubahan yang terus menggelinding mengikuti berjalannya waktu. Terima kasih JNE yang selama 30 tahun telah mewarnai perjalanan hidup saya,” pungkas Satriadi dengan mata berkaca-kaca terharu. *

Exit mobile version