JNEWS – Menyusun itinerary Korea Selatan sering bikin bingung karena tempat wisatanya tersebar dan pilihannya terlalu banyak. Belum lagi soal transportasi, pemilihan area hotel, sampai menentukan tempat mana yang enak didatangi pagi atau malam hari. Kalau jadwalnya kurang pas, waktu bisa habis di jalan dan badan keburu capek duluan.
Tapi tenang. Kalau punya waktu liburan 7 hari, umumnya kita akan masih bisa menikmati beberapa kota populer di Korea Selatan tanpa terburu-buru. Perjalanan bisa diisi campuran wisata budaya, area modern, kuliner kaki lima, sampai tempat-tempat yang sering muncul di drama Korea. Rutenya juga lebih nyaman kalau disusun berurutan, jadi perpindahan kota tidak terlalu melelahkan.
Artikel ini membahas pembagian itinerary Korea Selatan yang cukup padat, tapi tetap enak dijalani dari hari pertama sampai pulang.
Hari 1: Tiba di Seoul dan Eksplorasi Budaya Tradisional

Itinerary Korea Selatan hari pertama, tiba di Bandara Internasional Incheon, Seoul, lalu lanjut naik kereta AREX menuju pusat kota karena praktis dan cepat. Setelah itu, check-in hotel di area Myeongdong atau Hongdae yang sama-sama ramai, dekat transportasi umum, dan gampang cari makanan.
Sore hari, bisa diisi dengan mengunjungi Istana Gyeongbokgung sambil memakai Hanbok supaya bisa masuk gratis sekaligus foto-foto dengan suasana kerajaan Korea. Setelah dari istana, lanjut jalan kaki ke Bukchon Hanok Village yang terkenal dengan rumah tradisional dan gang-gang kecil yang masih terjaga suasananya.
Malam hari, agendakan untuk makan Samgyetang di Tosokchon yang terkenal dengan sup ayam ginseng hangat dan cocok disantap setelah seharian keliling Seoul.
Baca juga: Gyeongbokgung Palace: Sejarah dan Keindahan Istana Ikonik Korea
Hari 2: Keajaiban Alam dan Belanja K-Wave
Hari kedua dimulai dengan naik ke N Seoul Tower atau Namsan Tower untuk melihat pemandangan Kota Seoul dari ketinggian. Area sekitarnya juga enak dipakai jalan santai sambil menikmati suasana pagi.
Siang hari, bisa lanjut ke Myeongdong Walking Street untuk belanja kosmetik, fashion, sampai berburu street food khas Korea seperti tteokbokki, odeng, dan hotteok. Kawasan ini ramai hampir sepanjang hari dan jadi salah satu pusat wisata paling populer di Seoul.
Sore menjelang malam, itinerary Korea Selatan bisa dilanjut dengan berkunjung ke Dongdaemun Design Plaza (DDP) yang terkenal dengan desain bangunan futuristiknya. Setelah itu, tutup hari dengan santai di sepanjang Cheonggyecheon Stream sambil menikmati suasana malam dan lampu Kota Seoul.
Hari 3: Wisata Populer ke Pulau Nami dan Garden of Morning Calm
Itinerary Korea Selatan hari ketiga akan seru kalau diisi dengan day trip ke Pulau Nami yang terkenal lewat berbagai drama Korea. Pulau ini punya jalur pepohonan yang rapi dan suasana tenang, cocok buat jalan santai sambil foto-foto.
Siang hari, lanjut mencoba Gangwon-do Rail Bike dengan rute yang melewati area pedesaan dan pemandangan alam yang terbuka. Setelah itu, kunjungi The Garden of Morning Calm yang dipenuhi taman bunga dan area hijau dengan suasana adem.
Malamnya, kembali ke Seoul lalu mampir ke kawasan Hongdae yang ramai dengan kafe, toko unik, dan pertunjukan busking dari anak-anak muda Korea.
Hari 4: Perjalanan Menuju Busan dan Pesona Tepi Laut
Perjalanan menuju Busan dimulai dengan naik kereta cepat KTX dari Seoul yang memakan waktu sekitar 2,5 jam. Setelah tiba, langsung check-in hotel di area Haeundae atau Gwangalli yang terkenal dekat pantai dan nyaman untuk wisata.
Untuk makan siang, sempatkan mencoba Dwaeji Gukbap, sup babi khas Busan yang hangat dan cukup populer di kalangan wisatawan maupun warga lokal. Setelah itu, lanjut mengunjungi Haedong Yonggungsa, kuil Buddha di tepi laut dengan pemandangan laut dan tebing yang jadi ciri khas tempat ini.
Menjelang malam, habiskan waktu santai di Pantai Gwangalli sambil menikmati pemandangan Jembatan Gwangandaegyo atau Diamond Bridge yang menyala indah saat malam hari.
Hari 5: Menjelajahi Seni dan Kuliner Laut Busan
Pagi hari kelima di Busan bisa dimulai dengan mengunjungi Gamcheon Culture Village, desa penuh rumah warna-warni yang sering dijuluki Santorini-nya Korea. Kawasan ini terkenal dengan mural, gang kecil unik, dan banyak spot foto menarik.
Saat siang, lanjut ke Pasar Ikan Jagalchi untuk mencoba berbagai seafood segar khas Busan. Tempat ini dikenal sebagai pasar ikan terbesar di Korea Selatan dan jadi favorit wisatawan yang ingin menikmati hasil laut langsung dari pelabuhan.
Menjelang sore, nikmati pemandangan pantai Busan dari Haeundae Blueline Park menggunakan Sky Capsule yang berjalan di jalur tepi laut. Setelah itu, lanjut jalan-jalan ke BIFF Square dan Nampodong untuk belanja oleh-oleh, jajanan, dan produk khas Korea.
Hari 6: Kembali ke Seoul dan Kehidupan Malam Modern
Setelah beberapa hari di Busan, itinerary Korea Selatan bisa dilanjutkan kembali ke Seoul menggunakan kereta cepat KTX. Sesampainya di ibu kota, kita bisa langsung menjelajahi kawasan Gangnam yang identik dengan pusat belanja, gedung modern, dan suasana kota yang sibuk.
Siang harinya, mampir ke Starfield Library di dalam COEX Mall yang terkenal dengan rak buku raksasa dan interior megah. Setelah itu, lanjut foto di patung Gangnam Style lalu jalan santai di Garosu-gil yang dipenuhi kafe, butik, dan toko lifestyle.
Menjelang malam, habiskan waktu santai di Yeouido Hangang Park sambil menikmati suasana Sungai Han saat matahari terbenam. Banyak orang datang ke sini untuk piknik kecil sambil makan ayam goreng Korea dan ramyeon.
Hari 7: Belanja Terakhir sebelum Pulang
Itinerary Korea Selatan hari terakhir bisa dipakai untuk belanja suvenir, kosmetik, atau camilan khas Korea di Lotte Mart Seoul Station maupun kawasan Insadong. Dua tempat ini cukup populer karena pilihannya lengkap dan mudah dijangkau sebelum ke bandara.
Siang hari, segera menuju Bandara Internasional Incheon menggunakan AREX agar perjalanan lebih praktis dan tepat waktu. Setelah sampai di bandara, lakukan check-in dan pengurusan tax refund sebelum penerbangan kembali ke tanah air.
Baca juga: 26 Oleh-Oleh Snack Khas Korea yang Wajib Dibawa Pulang
Tujuh hari memang belum cukup buat mengelilingi seluruh Korea Selatan, tapi rute seperti ini sudah cukup luas eksplorasinya. Kalau baru pertama kali liburan ke Negeri Ginseng, itinerary Korea Selatan ini enak dipakai sebagai patokan supaya perjalanan lebih terarah tanpa bikin tenaga habis di jalan terus.