JNEWS – Portugal merupakan salah satu negara di Eropa yang enak dijelajahi pelan-pelan karena jarak antar kotanya tidak terlalu jauh dan transportasinya nyaman. Dalam itinerary Portugal selama 7 hari 6 malam, perjalanan bisa dimulai dari Lisbon yang penuh bangunan klasik dan jalan berbukit, lalu berlanjut ke kota-kota kecil bersejarah sampai berakhir di Porto yang suasananya lebih santai di tepi sungai.
Selama perjalanan, pemandangannya indah dan beragam. Ada kawasan tua dengan gang sempit, kota pantai, lembah kebun anggur, sampai area penuh bangunan berarsitektur lama yang masih terawat.
Itinerary Portugal ini akan cocok bagi pelancong yang ingin menikmati Portugal secara lebih lengkap tanpa harus pindah kota setiap hari. Waktu seminggu juga masih cukup nyaman dipakai untuk mampir ke beberapa tempat terkenal tanpa jadwal yang terlalu padat. Kereta antarkota mudah dipakai, pilihan makanannya beragam, dan suasana tiap daerah punya karakter yang beda. Jadi selama perjalanan, pengalaman yang didapat tidak terasa monoton meski masih berada dalam satu negara.

Hari 1: Lisbon
Itinerary Portugal hari pertama bisa dimulai dengan jalan santai di Distrik Alfama, kawasan tua dengan gang sempit, rumah warna-warni, dan suasana khas kota lama. Area ini cocok buat menikmati sisi klasik Lisbon sambil lihat kehidupan lokal dari dekat.
Siang harinya, lanjut naik Trem 28 yang terkenal dan melewati banyak spot bersejarah, termasuk Katedral Sé. Setelah itu, mampir makan siang di Time Out Market Lisbon yang punya banyak pilihan kuliner lokal dalam satu tempat.
Menjelang sore, naik ke Castelo de São Jorge untuk menikmati pemandangan Lisbon dari ketinggian. Waktu matahari mulai terbenam, suasana kota terlihat lebih cantik dengan langit keemasan dan view atap-atap bangunan tua.
Malamnya, tutup hari dengan makan malam di kawasan Chiado sambil menikmati pertunjukan musik Fado. Suasananya hangat dan jadi pengalaman khas yang cukup identik dengan Lisbon.
Baca juga: 10 Negara Paling Aman di Dunia untuk Tinggal dan Berwisata
Hari 2: Belém
Itinerary Portugal hari kedua bisa difokuskan ke kawasan Belém yang dikenal sebagai pusat sejarah maritim Portugal. Pagi hari, kunjungi Biara Jerónimos dan Menara Belém, dua bangunan bersejarah yang sudah masuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Arsitekturnya detail banget dan jadi bukti kejayaan Portugal pada masa penjelajahan laut.
Siang harinya, sempatkan mampir ke Pastéis de Belém yang terkenal dengan egg tart khas Portugal. Tempat ini hampir selalu ramai, tapi antreannya memang sebanding dengan rasanya. Tart-nya disajikan hangat dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Sore hari bisa dihabiskan di sekitar Padrão dos Descobrimentos, monumen yang dibuat untuk mengenang para penjelajah Portugal. Setelah itu, santai sebentar di tepi Sungai Tagus sambil menikmati suasana Belém yang lebih tenang dan terbuka.
Hari 3: Sintra, Cabo da Roca, dan Cascais
Hari ketiga cocok dipakai buat day trip ke Sintra dan Cascais. Pagi hari, naik kereta sekitar 40 menit dari Stasiun Rossio menuju Sintra. Sesampainya di sana, langsung kunjungi Istana Pena yang terkenal dengan warna-warnanya yang mencolok dan lokasi di atas bukit. Setelah itu, lanjut ke Quinta da Regaleira untuk melihat sumur bawah tanah unik yang penuh nuansa misterius.
Siang harinya, itinerary Portugal bisa dilanjutkan ke Cabo da Roca, titik paling barat di daratan Eropa. Tempat ini terkenal dengan tebing tinggi dan pemandangan laut yang luas.
Sore menjelang malam, mampir sebentar ke Cascais, kota pantai yang suasananya santai dan cantik. Banyak kafe kecil dan spot tepi laut yang enak buat duduk sambil makan es krim sebelum kembali ke Lisbon.

Hari 4: Óbidos dan Coimbra
Itinerary Portugal hari keempat dimulai dengan check-out dari Lisbon lalu mulai jalan ke Porto. Bisa naik kereta atau sewa mobil kalau ingin lebih fleksibel.
Dalam perjalanan, sempatkan mampir ke Óbidos, kota kecil dengan tembok abad pertengahan dan bangunan putih khas Portugal. Di sini, bisa sekalian mencicipi Ginjinha, minuman ceri khas yang disajikan dalam cangkir cokelat kecil.
Siang harinya, lanjut ke Coimbra, kota pelajar tertua di Portugal. Salah satu spot paling terkenal di sini adalah Universitas Coimbra dengan Joanina Library yang punya interior klasik dan rak buku bergaya Barok yang cantik.
Menjelang malam, tiba di Porto lalu check-in hotel dan istirahat santai di area tepi sungai. Suasana malam Porto terkenal nyaman dengan deretan bangunan warna-warni, restoran, dan lampu kota yang memantul di permukaan air.
Hari 5: Porto
Itinerary Portugal hari kelima di Porto bisa dimulai dari Stasiun São Bento yang terkenal dengan dinding keramik biru-putih khas Portugal atau azulejos.
Siang harinya, lanjut ke Livraria Lello yang sering disebut sebagai salah satu toko buku tercantik di dunia. Interior kayunya klasik banget, lengkap dengan tangga ikonik di bagian tengah. Karena pengunjungnya ramai, tiket masuk sebaiknya dipesan online lebih dulu.
Setelah itu, coba makan siang dengan menu khas Porto, Francesinha, roti lapis isi daging dengan saus bir dan lelehan keju yang cukup mengenyangkan.
Sore hari, naik ke Menara Clérigos untuk melihat pemandangan kota Porto dari atas. Setelah puas foto-foto, lanjut jalan santai di kawasan Cais da Ribeira yang berada di tepi sungai. Area ini penuh bangunan warna-warni, kafe, dan suasana khas Porto yang ramai tapi tetap nyaman buat dinikmati pelan-pelan.
Hari 6: Wine Tour
Hari keenam cocok dipakai buat day trip ke Lembah Douro, kawasan penghasil anggur terkenal di Portugal. Perjalanan bisa ditempuh lewat tur sehari penuh atau naik kereta dari Porto sambil menikmati pemandangan perbukitan dan kebun anggur di sepanjang jalur.
Siang harinya, mampir ke salah satu quinta atau kebun anggur tradisional untuk makan siang sekaligus ikut wine tasting jika memungkinkan. Banyak tempat juga menawarkan pesiar singkat memakai perahu tradisional di Sungai Douro. Suasananya tenang dengan pemandangan kebun anggur bertingkat di kanan kiri sungai.
Malam hari, kembali ke Porto lalu tutup perjalanan dengan makan malam santai di kawasan Ribeira. Area tepi sungai ini memang paling pas buat menikmati malam terakhir sebelum pulang.

Hari 7: Gaia dan Pulang
Hari terakhir di Portugal bisa dimulai dengan jalan santai melewati Jembatan Dom Luís I menuju Vila Nova de Gaia. Dari bagian atas jembatan, pemandangan sungai dan deretan bangunan Porto terlihat cantik banget, jadi banyak wisatawan sengaja datang pagi buat menikmati suasananya yang masih tenang.
Siang harinya, lanjut mengunjungi salah satu gudang penyimpanan Port wine yang terkenal di Gaia. Pengunjung bisa ikut tur singkat untuk melihat proses penyimpanan anggur sekaligus mencicipi Port wine dengan rasa manis khas Portugal.
Sore hari, perjalanan ditutup dengan menuju Bandara Porto untuk penerbangan pulang. Kalau penerbangan berangkat dari Lisbon, bisa lanjut naik kereta cepat Alfa Pendular dengan waktu tempuh sekitar tiga jam dari Porto.
Baca juga: Visa Schengen: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengajukannya
Itinerary Portugal ini cocok buat yang ingin menikmati suasana Eropa dengan ritme yang lebih santai dan tidak terlalu melelahkan. Dalam waktu 7 hari 6 malam, perjalanan sudah mencakup kota besar, kawasan bersejarah, pemandangan pantai, sampai area kebun anggur yang jadi ciri khas Portugal.











