JNE Ciamis Lirik Sektor Kuliner untuk Tingkatkan Kiriman

Kepala Cabang JNE Ciamis, Eko Triwastono (tengah) bersama karyawan.

JNEWS – JNE Cabang Ciamis, Jawa Barat, terus berupaya memanfaatkan potensi yang ada di wilayahnya. Di antaranya dari sektor UMKM yang memproduksi kuliner atau oleh-oleh khas lokal. Batu akik asal Ciamis juga banyak diminati.

Ciamis adalah salah satu kabupaten di Jawa Barat, yang masuk dalam wilayah Priangan Timur. Kota yang dilintasi jalan utama jalur selatan menuju Jawa Tengah ini terkenal dengan alamnya yang indah dan berudara cukup sejuk.

Dalam hal perekonomian, Ciamis ditopang oleh berbagai sektor unggulan, terutama pertanian yang menjadi mata pencaharian mayoritas warganya. Dari hasil pertanian tersebut melahirkan berbagai produk turunannya, seperti oleh-oleh galendo yang sangat khas dan berbahan dasar buah kelapa.

Galendo sendiri merupakan ampas minyak kelapa yang diolah menjadi camilan dengan cita rasa gurih, legit dan enak sehingga siapa saja yang memakannya akan ketagihan.

Menurut Kepala Cabang JNE Ciamis, Indra Nurbuana, galendo adalah makanan khas Ciamis yang menjadi oleh-oleh wajib bagi mereka yang berkunjung ke Ciamis. “Permintaan galendo baik itu yang dijual secara offline di toko oleh-oleh maupun dijual secara online terus meningkat. JNE Ciamis sering menerima kiriman galendo meski jumlahnya belum signifikan, tapi potensi galendo ini cukup menjanjikan,” ujarnya saat berbincang dengan JNEWS, Selasa (26/8/2025).

Selain galendo, produk UMKM lainnya yang juga populer di Ciamis, menurut Indra, yakni tahu bulat, snack ikan tawes, kerupuk dan makaroni. Sementara UMKM di luar produk kuliner terdiri dari pakaian, baju thrifting, jersey custom atau baju custom, sticker dan juga yang lainnya. “Agar potensi dari UMKM ini tergarap maksimal, kami terus meningkatkan kolaborasi baik itu dengan UMKM itu sendiri maupun komunitas-komunitas UMKM yang ada di Ciamis,” jelasnya.

Untuk mendongkrak peningkatan kiriman, JNE Ciamis juga menggarap sektor government dengan menjalin dengan Dinas Kesehatan untuk kiriman seperti persediaan obat Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Ciamis dan pendistribusian kursi roda dari Pemkab Ciamis. “Kami juga terus memaksimalkan potensi dari Soscom untuk kiriman batu akik dan pakaian seperti daster dan lain-lain, begitu juga dari marketplace dan juga kiriman JTR untuk sektor industri,” tambah karyawan yang sejak 2003 sudah bergabung dengan JNE ini.

JNE Ciamis sendiri sekarang mempekerjakan sekitar 57 karyawan, dengan didukung 40 mitra agen penjualan. Adapun area operasionalnya mencakup seluruh wilayah Kabupaten Ciamis. *

 

Exit mobile version