JNEWS – Sepanjang awal tahun hingga September 2026, kontribusi penjualan di kota-kota penyangga (Zona B dan Zona C) di JNE Cabang Utama Tarakan, Kalimantan Utara, mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Untuk itu, JNE Tarakan berkomitmen untuk mengembangkan dan memperkuat jaringan penjualan di kedua zona tersebut. Zona B dan C adalah sebutan untuk wilayah sekitar Kota Tarakan yang masuk area operasional JNE Tarakan.
Meski beberapa waktu belakangan beberapa wilayah Kalimantan sedang dilanda asap Karhutla yang berakibat pada terganggunya aktivitas perekonomian, namun tidak untuk Kota Tarakan dan sekitarnya.
Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Cabang Utama JNE Tarakan, Ade Suhanda, kepada JNEWS, Jumat (16/10/2026). Menurutnya, asap Karhutla hanya berdampak pada keterlambatan distribusi untuk kiriman baik dari Tarakan maupun kiriman menuju Tarakan. Namun demikian untuk wilayah Tarakan tidak berdampak signifikan pengaruh dari paparan kabut asap Karhutla, tidak seperti wilayah Kalimantan lainnya.
“Di Tarakan sendiri hanya terjadi penundaan keberangkatan dan kedatangan, tidak sampai dengan pembatalan penerbangan. Alhamdulillah, sekarang semuanya sudah normal kembali,” ujar Ade.

Diungkapkan pimpinan cabang yang mengawali kariernya sebagai kurir delivery ini, kota-kota atau daerah penyangga di area operasional JNE Tarakan, seperti kota kabupaten maupun kecamatan terus berkembang dan tidak terdampak Karhutla. Imbasnya, kontribusi penjualan dari kantor cabang pembantu di Zona B dan C terhadap perolehan revenue terus meningkat.
“Tahun 2026 ini porsi kontribusi terhadap revenue dari wilayah Zona B dan C meningkat dibandingkan tahun kemarin. Untuk itu kami berkomitmen untuk mengembangkan jaringan penjualan atau point of sales di wilayah Zona B dan C, terutama memaksimalkan potensi dari sektor perkebunan dan tambang,” imbuh Ade.
Baca juga: Kiriman Kargo JNE di Kota Hujan Semakin Diminati Pelanggan
Sementara guna mengejar target tahunan yang sudah ditentukan, JNE Tarakan terus memaksimalkan semua sektor baik itu para pelanggan ritel, social commerce, korporasi maupun dari sektor government. “Kami akan maksimalkan semua segmen sampai akhir tahun 2026 ini, termasuk kiriman city courier via layanan Roket JNE. Begitu juga kiriman cargo ke site-site pertambangan,” tandas Ade.
Dengan memaksimalkan semua potensi dan peluang yang ada, JNE Tarakan optimis bisa menutup tahun 2026 dengan pencapaian yang manis guna menyongsong 2027 yang diyakini lebih cerah lagi. *











