JNE Wonosobo Dulang Berkah, Bersiap Sambut Liburan Sekolah

Ksatria dan Srikandi JNE Wonosobo, Jawa Tengah.

JNEWS – Selama ini, banyak pelaku UMKM dan juga para brand owner di Kabupaten Wonosobo mempercayakan kiriman produknya melalui JNE sehingga bisa terdistribusikan ke seluruh Indonesia. Selain itu, sektor pariwisata yang terus menggeliat di Wonosobo juga membawa berkah tersendiri bagi peningkatan kiriman, terutama di musim liburan panjang sekolah.

Wonosobo, Jawa Tengah, atau yang terkenal dengan julukan ‘Kota Seribu Gunung’ maupun ‘Kota di Atas Awan’ memiliki memiliki berbagai potensi ekonomi unggulan. Hal ini berimbas pada tumbuhnya JNE di wilayah jalur tengah Pulau Jawa ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapala Cabang JNE Wonosobo, Zulfah Camelia, saat ditemui JNEWS. Menurutnya, wilayah Wonosobo memiliki berbagai potensi yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan volume kiriman.

“Industri kreatif atau UMKM potensinya cukup besar. Begitu juga dari para brand owner lokal. Kemudian pariwisata yang mempunyai efek domino terhadap produk kuliner dan meningkatnya permintaan oleh-oleh khas lokal. Komoditas pertanian dari tanah yang subur di dataran tinggi yang penjualannya melalui soscom (Baca: penjualan melalui media sosial) potensinya juga terus meningkat,” ungkapnya.

Terkait pariwisata, dituturkan Srikandi yang mulai bergabung di JNE tahun 2019 ini, Wonosobo memiliki beberapa destinasi unggulan. Di antaranya Dataran Tinggi Dieng, Telaga Menjer, hingga kawasan indah antara Gunung Sindoro dan Sumbing. Selama ini pengunjungnya cukup banyak terutama akhir pekan atau libur nasional. Banyak wisatawan luar daerah yang menyerbu Wonosobo.

Kapala Cabang JNE Wonosobo, Zulfah Camelia.

“Alhamdulillah, Wonosobo semakin banyak dikenal luas sebagai destinasi pariwisata. Banyak wisatawan dari luar daerah yang datang sehingga pengiriman oleh-oleh ikut meningkat. Mereka para wisatawan tidak mau repot dengan membawa oleh-oleh sendiri akan tetapi dikirim melalui JNE. Nanti musim liburan sekolah diprediksi wisatawan akan lebih banyak lagi berkunjung ke Wonosobo. Tentu, hal ini menjadi berkah tersendiri bagi JNE di sini,” jelasnya.

Baca juga: Melongok Kiprah JNE di Destinasi Wisata Padang Savana

Dari beberapa kuliner atau oleh-oleh, yang paling terkenal dan sangat khas, yakni carica atau camilan dari pepaya gunung, makanan kering, dan juga oleh-oleh lainnya. “Namun untuk saat ini para pembuatnya belum mengoptimalkan sosial media, sehingga JNE Wonosobo akan terus mendorong dan memberi support agar mereka melek media sosial dan produknya bisa menjangkau lebih luas lagi pemasarannya,” terang Zulfah.

Sektor lainnya yang akan dimaksimalkan lagi oleh JNE Wonosobo adalah segmentasi government. Menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintahan yang ada. Saat ini JNE Wonosobo sudah menandatangani MoU kerja sama pengiriman paket dengan Dinkes Wonosobo. “Kami bersama seluruh tim akan selalu bekerja keras menggali dan memaksimalkan setiap potensi yang ada. Selain itu juga berusaha meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan, sehingga ke depannya JNE Wonosobo akan bertumbuh dan berkembang,” pungkas karyawati yang hobi traveling ini.

JNE Wonosobo sendiri yang operasionalnya berada di bawah JNE Cabang Utama Magelang, berdiri sejak 2010 silam. Saat ini mempekerjakan sekitar 60 karyawan. Adapun area operasional mencakup 15 kecamatan di Kabupaten Wonosobo, dan dalam menjalankan bisnisnya didukung oleh sebanyak 20 titik penjualan atau agen. *

Exit mobile version