JNEWS – Bagi para pengguna moda transportasi kereta api kini tidak perlu repot harus beli air mineral saat haus. Karena, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas kemudahan bagi masyarakat melalui penyediaan fasilitas air minum gratis di stasiun. Tercatat, hingga Juni 2026, sebanyak 124 unit Water Station telah tersedia di 58 stasiun.
Fasilitas tersebut hadir seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan kereta api. KAI memandang, peningkatan jumlah pelanggan perlu diikuti dengan penyediaan fasilitas. “Sebanyak 29,86 juta pelanggan menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI selama enam bulan pertama 2026. Di tengah besarnya mobilitas tersebut, akses terhadap air minum menjadi fasilitas sederhana yang sangat berguna. Pelanggan dapat mengisi kembali tumbler atau botol minumnya sebelum menaiki kereta api maupun melanjutkan perjalanan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan.
Menurut Anne, Water Station dapat digunakan secara gratis dengan membawa tumbler atau botol minum sendiri. Fasilitas tersebut memberi pilihan kepada pelanggan untuk memperoleh air minum tanpa harus selalu membeli air dalam botol plastik baru.
Sebanyak 124 Water Station yang telah terpasang tersebar pada 70 area pelayanan. Perbedaan antara jumlah stasiun, area, dan unit terjadi karena sejumlah stasiun memiliki lebih dari satu titik pelayanan dan beberapa unit Water Station.
Stasiun Gambir dan Pasar Senen, misalnya, masing-masing memiliki 8 unit yang ditempatkan pada empat area. Stasiun Malang memiliki 6 unit pada tiga area. Stasiun Surabaya Gubeng dan Surabaya Pasarturi masing-masing dilengkapi lima unit.
Fasilitas tersebut juga tersedia di sejumlah stasiun lain, antara lain Bekasi, Jatinegara, Cikampek, Sukabumi, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kediri, Jember, Medan, Kertapati, dan Tanjungkarang.
“Penempatan Water Station mempertimbangkan karakter stasiun dan kebutuhan pelayanan pelanggan. Pada stasiun dengan aktivitas tinggi, fasilitas tersedia di beberapa area agar lebih mudah ditemukan dan digunakan,” terang Anne.
Baca juga: Yuk, Ikut Keseruan Jalan-Jalan dengan Kereta Panoramic!
KAI memastikan air pada fasilitas Water Station aman dan layak dikonsumsi. Kualitas air telah melalui pengujian di Water Quality Laboratory yang dikelola Coway International Indonesia bersama Institut Teknologi Bandung serta mengacu pada ketentuan standar kualitas air minum.
Berdasarkan pengujian yang pernah dipublikasikan KAI, kualitas air Water Station memenuhi 20 dari 20 parameter standar baku mutu. Pengujian mencakup parameter mikrobiologi berupa E. coli dan total bakteri coliform; parameter fisik seperti suhu, total dissolved solid, kekeruhan, warna, dan bau; serta sejumlah parameter kimia.
“Air yang tersedia telah melalui pengujian kualitas sehingga pelanggan dapat menggunakannya dengan tenang. Pengujian dan perawatan fasilitas dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas serta higienitas air,” tandas Anne. *
