JNEWS – Pesatnya pembangunan pabrik baru maupun yang melakukan relokasi pabrik dari Jabotabek ke Jawa Tengah membuat beberapa kawasan industri di Jawa Tengah, tumbuh menjadi pusat perekonomian baru. Jelas hal ini menjadi potensi dan peluang bagi JNE Cabang Utama Semarang.
Beberapa pabrik baru yang di antaranya dibangun oleh investor asing terus bermunculan di kawasan industri yang ada di Jawa Tengah (Jateng Industrial Land), seperti di kawasan Industri Demak, Batang dan Kawasan industri Kendal.
Kehadiran kawasan tersebut belakangan ini menjadi pusat perekonomian baru. Ada beberapa pabrik dengan SDM padat karya yang mulai beroperasi sehingga multiplier effect-nya terhadap perekonomian cukup positif.
Seperti diungkapkan oleh Kepala Cabang Utama JNE Semarang, Wahyu Sangerti Alam, JNE kini sedang mengincar potensi kiriman di beberapa kawasan industri. “Sekarang banyak pabrik berdiri di Jawa Tengah. Ada juga yang relokasi dari Bekasi, Cikarang dan Tangerang. Mungkin karena di Jateng UMR-nya cukup kompetitif. Kami melihat potensi untuk kiriman JTR, FTL maupun cargo di kawasan industri cukup besar dan akan kami maksimalkan lagi,” ujar Wahyu saat ditemui JNEWS belum lama ini.
Menurutnya, meski untuk mendapatkan peluang kiriman dari kawasan industri mengalami banyak tantangan, namun dengan kerja keras dan jaringan JNE yang tersebar luas serta reputasi JNE dalam memberikan pelayanan terbaik, pihaknya optimis potensi tersebut bisa tergarap dengan baik.
Tidak hanya dari kawasan industri, JNE Semarang juga memaksimalkan potensi yang selama ini sudah menjadi andalan, seperti dari kiriman e-commerce, social commerce, kiriman ritel dan juga dari sektor UMKM. Berbagai produk unggulan serta khas lokal Jateng cukup besar peminatnya, apakah itu produk kuliner, kerajinan dan lain sebagainya.
Baca juga: JNE di Subang Kota Bidik Sektor Unggulan untuk Dongkrak Kiriman
“Alhamdulillah perekonomian semakin membaik, apalagi pada bulan ini banyak hari libur nasional dan sebentar lagi akan musim liburan sekolah. Semoga nantinya semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Semarang. Mereka membeli oleh-oleh dan mengirimkannya melalui JNE,” jelas Wahyu.
Tahun ajaran baru juga bawa berkah tersendiri. di mana banyak kampus berdiri di area operasionalnya, cukup berpengaruh terhadap peningkatan kiriman, seperti meningkatnya kiriman sepeda motor untuk para mahasiswa dan juga kiriman yang lainnya.
“Kami merasa bersyukur, pasca Lebaran kemarin volume kiriman masih stabil dan kini mulai ada peningkatan lagi. Tentunya kami akan terus bekerja keras untuk menggarap semua potensi dan peluang yang sudah ada maupun yang baru, seperti halnya potensi di kawasan industri,” Wahyu mengakhiri. *
