Kerala Backwaters: Destinasi Eksotis India dengan Jaringan Sungai dan Laguna

JNEWS – Kerala Backwaters adalah jaringan perairan sepanjang sekitar 900 kilometer yang membentang di sepanjang pesisir Laut Arab, Kerala, India Selatan. Kawasan ini terdiri atas danau, laguna, sungai, serta kanal payau yang saling terhubung. Sistem perairannya terbentuk dari percampuran air tawar yang berasal dari 38 sungai dengan air asin dari laut, sehingga menghasilkan ekosistem yang khas.

Alam Kerala Backwaters didominasi perairan tenang, hamparan pohon kelapa, sawah, dan permukiman pedesaan yang berada di tepi kanal. Aktivitas warga juga menjadi bagian dari pemandangan sehari-hari, mulai dari perahu yang mengangkut barang sampai perahu kecil yang digunakan untuk bepergian.

Suasana seperti ini membuat Kerala Backwaters menjadi salah satu tujuan wisata populer di India bagi wisatawan yang ingin melihat kehidupan pedesaan Kerala dari atas air.

Cara Terbaik Menikmati Kerala Backwaters

Kerala Backwaters: Destinasi Eksotis India dengan Jaringan Sungai dan Laguna

Ada beberapa cara untuk menjelajahi Kerala Backwaters, dan pilihan perahu akan menentukan pengalaman yang didapat.

1. Menginap di Houseboat (Kettuvallam)

Jika ingin menikmati Kerala Backwaters selama beberapa jam atau bahkan menginap semalam, houseboat bisa jadi pilihan. Perahu ini berasal dari kettuvallam, perahu kayu tradisional Kerala yang dahulu digunakan untuk mengangkut beras dan barang. Kini, perahu ini banyak difungsikan sebagai akomodasi terapung dengan kamar tidur, ruang makan, kamar mandi, serta layanan koki dan awak kapal.

Selama perjalanan, houseboat akan bergerak perlahan melewati danau dan kanal. Pemandangan desa, kebun kelapa, sawah, dan aktivitas warga di sepanjang tepian menjadi sajian utama.

2. Tur Perahu Shikara atau Kano

Shikara dan kano berukuran lebih kecil sehingga bisa masuk ke kanal-kanal desa yang sempit dan dangkal. Pilihan ini cocok jika ingin melihat bagian Kerala Backwaters yang tidak dapat dijangkau houseboat yang berukuran besar.

Perjalanan dengan perahu kecil juga memungkinkan wisatawan mendekati permukiman dan area pedesaan dengan lebih leluasa. Durasi tur dapat disesuaikan, mulai dari perjalanan singkat sampai beberapa jam menyusuri kanal.

3. Feri Publik

Feri publik merupakan pilihan paling ekonomis untuk menjelajahi kawasan backwaters. Perahu ini digunakan warga setempat sebagai sarana transportasi sehari-hari.

Menggunakan feri publik memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat setempat. Wisatawan dapat melihat bagaimana jaringan perairan berfungsi sebagai bagian dari kehidupan dan transportasi warga Kerala.

Baca juga: Itinerary India 5 Hari: Liburan Hemat dan Nyaman untuk Pemula

Waktu Terbaik untuk Berkunjung ke Kerala Backwaters

Oktober hingga Maret menjadi periode yang paling nyaman untuk mengunjungi Kerala Backwaters. Pada bulan-bulan tersebut, cuaca cenderung lebih sejuk dan kering sehingga perjalanan menggunakan perahu lebih nyaman.

Musim monsun berlangsung sekitar Juni hingga September dan membawa curah hujan yang tinggi. Hujan membuat pepohonan serta area persawahan di sekitar backwaters semakin hijau, tetapi kondisi cuaca dapat mengganggu jadwal pelayaran dan aktivitas di luar ruangan. Jika tujuan utama perjalanan adalah menikmati wisata perahu dengan cuaca yang lebih stabil, periode Oktober–Maret lebih cocok.

Destinasi Terbaik di Kerala Backwaters

Kerala Backwaters memiliki sejumlah destinasi menarik. Berikut beberapa destinasi terbaik tersebut yang bisa dimasukkan ke dalam rencana perjalanan.

1. Alappuzha (Alleppey)

Alappuzha merupakan salah satu destinasi paling populer di Kerala Backwaters. Jika ingin naik houseboat, di sinilah lokasi awal keberangkatannya.

Kota ini memiliki jaringan kanal yang membelah permukiman, area persawahan, dan perkebunan kelapa. Area ini sering disebut sebagai Venice of the East.

2. Kumarakom

Kumarakom berada di tepi Danau Vembanad, danau terbesar di Kerala. Kawasan ini dikenal dengan deretan resor tepi danau yang suasananya tenang dan nyaman.

Selain menikmati perjalanan perahu, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan danau serta kehidupan masyarakat di sekitar perairan. Kumarakom juga menjadi lokasi Kumarakom Bird Sanctuary, yang terkenal sebagai lokasi pengamatan burung.

3. Pulau Munroe

Pulau Munroe merupakan gugusan pulau kecil di kawasan backwaters dekat Kollam. Di sini, jalur airnya lebih sempit. Biasanya wisatawan menjelajahi area ini dengan berkano untuk menikmati suasana hutan bakau.

Di sekitar pulau, ada beberapa titik aktivitas warga seperti pengolahan dan anyaman sabut kelapa tradisional.

4. Kollam (Quilon)

Kollam merupakan kota pelabuhan bersejarah di bagian selatan Kerala dan salah satu akses menuju kawasan backwaters. Dari sini, wisatawan dapat menjelajahi Danau Ashtamudi yang memiliki jaringan perairan luas dengan banyak cabang.

Menelusuri kawasan ini, wisatawan akan disuguhi pemandangan hutan bakau, perkebunan kelapa, dan permukiman di sepanjang tepian. Kollam juga memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan karena lokasinya yang dekat dengan jalur laut.

5. Kochi

Kochi berada di pertemuan jaringan backwaters dan Laut Arab. Di Fort Kochi, wisatawan dapat melihat Chinese Fishing Nets, struktur jaring ikan berukuran besar yang menjadi salah satu ikon kawasan pesisir ini.

Jalan-jalan di kawasan ini dipenuhi deretan bangunan berarsitektur Portugis dan Belanda yang mencerminkan sejarah panjang Kochi sebagai kota pelabuhan. Setelah menikmati kawasan tepi laut, wisatawan juga dapat menyaksikan pertunjukan tari tradisional Kathakali.

6. Kuttanad

Kuttanad dikenal sebagai Rice Bowl of Kerala, karena menjadi salah satu kawasan penghasil padi utama di Kerala. Uniknya, lahan pertanian di Kuttanad ini berada di bawah permukaan laut, dengan sistem tanggul dan kanal untuk mengatur air.

Saat menyusuri kawasan ini, wisatawan akan melihat sawah hijau yang luas di antara jalur-jalur air dan permukiman warga. Pemandangan tersebut bisa dinikmati dari perahu yang melewati kanal-kanal kecil di sekitar area pertanian.

7. Kavvayi Backwaters (Payyanur)

Kavvayi Backwaters berada di bagian utara Kerala dan terdiri atas pulau-pulau kecil yang tersebar di antara jaringan perairan. Kawasan ini relatif jauh dari keramaian destinasi backwaters yang lebih populer di bagian selatan. Perjalanan dengan perahu memungkinkan wisatawan menyusuri pulau, kanal, dan permukiman pesisir dengan suasana yang lebih sepi.

8. Valiyaparamba

Valiyaparamba terdiri atas pulau-pulau kecil, hutan mangrove, dan jalur air yang saling terhubung. Kawasan perairan ini berada dekat dengan pantai berpasir yang relatif sepi. Wisatawan dapat menjelajah menggunakan perahu sambil melihat mangrove dan kehidupan masyarakat pesisir. Suasananya lebih tenang dibandingkan pusat wisata backwaters seperti Alappuzha.

9. Kumarakom Bird Sanctuary

Kumarakom Bird Sanctuary berada di tepi Danau Vembanad dan menjadi salah satu lokasi pengamatan burung yang dikenal di Kerala. Kawasan rawa, pepohonan, dan perairan di sekitarnya menjadi habitat bagi berbagai jenis burung air dan burung migran.

Waktu kunjungan dapat memengaruhi jenis burung yang bisa ditemukan, terutama saat musim migrasi. Pengamatan dapat dilakukan dengan berjalan menyusuri kawasan sanctuary atau menggunakan perahu di area sekitarnya.

10. Pathiramanal Island

Pathiramanal Island adalah pulau kecil tak berpenghuni yang berada di tengah Danau Vembanad dan hanya dapat dicapai menggunakan perahu. Vegetasi yang cukup lebat membuat pulau ini menjadi tempat singgah bagi berbagai jenis burung serta habitat bagi sejumlah tanaman. Wisatawan dapat berjalan menyusuri area pulau sambil mengamati lingkungan alami dan burung yang berada di sekitarnya.

Baca juga: Varanasi India: Sejarah, Budaya, dan Keunikan Kota Tertua di Dunia

Kerala Backwaters menawarkan banyak hal menarik untuk ditelusuri secara lebih dekat. Pilihan destinasi sebaiknya disesuaikan dengan waktu dan jenis pengalaman yang dicari agar perjalanan tidak habis di atas perahu tanpa sempat mengenal sisi lain Kerala.

Exit mobile version