JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Logistik & Kurir

Logistik Jadi Penyumbang Utama Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi Minus

by Redaksi JNEWS
7 August 2020
Logistik Jadi Penyumbang Utama Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi Minus
Share on FacebookShare on Twitter

Logistik Jadi Penyumbang Utama Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi Minus – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun 2020 dinilai minus. Sektor transportasi dan pergudangan pun dinilai menjadi penyumbang utama kontraksi pertumbuhan ekonomi yang minus tersebut.

Menurut Chairman Supply Chain Indonesia Setijadi kontraksi pertumbuhan ekonomi tadi terjadi imbas dari pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSSB), di mana membuat permintaan menjadi rendah. Setijadi memaparkan jika PSBB menyebabkan daya beli masyarakat Indonesia menjadi berkurang, sehingga banyak gerai-gerai penjualan yang tutup selama PSBB.

“Kontraksi perdagangan juga dipengaruhi penurunan permintaan karena penurunan daya beli masyarakat yang berimbas pengurangan aktivitas produksi dan distribusi,” papar Setijadi dalam sebuah kesempatan dikutip dari laman Bisnis.com.

Baca Juga: Ini Dia, Ketua Umum DPP Asperindo Dari Masa ke Masa

Maka dari itu, pemulihan perdagangan diharapkan bisa meningkatkan kembali sektor logistik dan perekonomian pada umumnya. Ia pun mamaparkan jika sektor perdagangan mengalami kontraksi sebesar 7,57 persen pada kuartal II/20.

Sementara itu, dalam catatan Badan Pusat Stastistik (BPS) diketahui bahwa ekonomi Indonesia triwulan II tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen dari tahun ke tahun atau 4,19 persen dari periode yang sama. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester satu tahun 2020 terkontraksi 1,26 persen dibandingkan dengan Semester satu tahun 2019.

BPS juga mencatat terjadi kontraksi tertinggi di periode tersebut untuk sektor logistik (lapangan usaha transportasi dan pergudangan), yakni sebesar 30,84 persen dari tahun ke tahun atau 29,22 persen dari kuartal ke kuartal.

Kontraksi terbesar sektor logistik terjadi pada angkutan udara, yakni sebesar 80,23 persen dari tahun ke tahun, dikuti oleh angkutan rel  sebesar 63,75 persen, angkutan pergudangan dan jasa penunjang angkutan (pos dan kuri sebesar 38,69 persen, angkutan sungai, danau, dan penyeberangan sebesar 26,66 persen, angkutan darat sebesar 17,65 persen, dan angkutan laut sebesar sebesar 17,48 persen.

Baca Juga: Aptrindo Tidak Masalah Truk Sumbu Tiga Dilarang Lewat Tol Selama Arus Balik

Terjadi Penurunan Ekspor dan Impor

Bukan tanpa sebab jika terjadi kontraksi di sektor logistik Tanah Air. Setijadi menjelaskan salah satu penyebab terjadinya kontraksi adalah menurunnya volume ekspor dan impor. Menurutnya terjadi kontraksi ekspor barang dan jasa sebesar 11,66 persen, sedangkan impor terkontraksi sebesar 16,96 persen dihitung dari tahun ke tahun.

Meski demikan, sektor ini masih tertolong oleh lapangan usaha pertanian yang masih tumbuh sebesar 16,24 persen dari kuartal ke kuartal. Sementara itu hampir semua sektor lainnya terkontraksi. Ia pun mencontohkan sektor perdagangan yang terkontraksi sebesar 7,57 persen.

“Kontraksi ini disebabkan antara lain oleh penutupan gerai-gerai penjualan selama pemberlakuan PSBB di berbagai wilayah. Kontraksi perdagangan juga dipengaruhi penurunan permintaan karena penurunan daya beli masyarakat yang berimbas pengurangan aktivitas produksi dan distribusi,” jelasnya.

Setijadi pun berpendapat dengan mulai pulihnya perdagangan diharapkan dapat meningkatkan kembali sektor logistik dan perekonomian pada umumnya.

Baca Juga: Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Siap Diresmikan

Tags: #jne #connectinghappiness #ekspreslogistikpertumbuhan ekonomiSupply Chain Indonesia
Share192Tweet120
Next Post
doa mendaki gunung

Mau Mendaki Gunung? Simak Doa Mendaki Gunung Berikut Ini!

TERKINI

Wisata Paralayang Terbaik di Indonesia untuk Pemula hingga Profesional

8 Wisata Paralayang Terbaik di Indonesia untuk Pemula hingga Profesional

3 April 2026
jakarta festive wonders

Transaksi Jakarta Festive Wonders 2026 Tembus Rp 67,5 Triliun

3 April 2026
lebaran tanpa mudik

Kisah-kisah dari Lapangan: Lebaran tanpa Mudik, demi Kiriman Pelanggan

2 April 2026
Naik Paralayang untuk Pemula agar Lebih Nyaman dan Percaya Diri

Tips Naik Paralayang untuk Pemula agar Lebih Nyaman dan Percaya Diri

2 April 2026
tren fashion muslim

Indonesia Jadi Pusat Tren Fashion Muslim Global

2 April 2026
Cara Menghemat Energi yang Sederhana di Tengah Ancaman Krisis

Cara Menghemat Energi yang Sederhana tapi Efektif

2 April 2026

POPULER

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

by Penulis JNEWS
24 March 2026

Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat se-Indonesia

6 Alasan Mengapa Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat di Indonesia

by Penulis JNEWS
17 March 2026

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

by Penulis JNEWS
13 March 2026

Mengenal Monyet Makaka Jepang, Si “Snow Monkey”

Mengenal Monyet Makaka Jepang, Si “Snow Monkey” yang Sedang Viral

by Penulis JNEWS
11 March 2026

Resep Takjil Mudah Dibuat dan Cocok untuk Jualan

12 Resep Takjil Mudah Dibuat dan Cocok untuk Jualan

by Penulis JNEWS
1 March 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal