JNEWS – Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto melepas para karyawan beragama Hindu dari Kantor Cabang Utama JNE Denpasar yang akan melakukan perjalanan spiritual Tirta Yatra 2026 ke Pura Gunung Salak Bogor, Jawa Barat. Perjalanan spiritual ini sebagai reward dari perusahaan atas masa kerja lebih dari 12 tahun.
Reward perjalanan religi atas masa kerja lebih dari 12 tahun bagi para karyawan JNE tidak hanya diberikan kepada mereka yang beragama Islam dengan program umrah dan Nasrani dengan perjalanan holyland ke Yerusalem, akan tetapi karyawan yang beragama Hindu juga mendapatkan program perjalanan spiritual Tirta Yatra.
Seremonial pelepasan 22 karyawan peserta perjalanan spiritual Tirta Yarta 2026 dilakukan di Restoran Gamma Ikan Bakar & Seafood, di kawasan TMII, Jakarta Timur pada Kamis (21/5/2026).
Dalam sambutannya, M. Feriadi menyatakan, perjalanan spiritual Tirta Yatra memiliki makna penting, agar para karyawan lebih dekat dengan Sang Pencipta sehingga keimanan menjadi lebih meningkat dengan demikian nilai-nilai yang ada di perusahaan (core values) selalu terimplementasi saat bekerja.
“Ini bukan perjalanan biasa akan tetapi perjalanan spiritual, seperti halnya yang Muslim dengan umrah dan yang beragama Nasrani dengan holyland. Saya berharap agar semuanya nanti fokus beribadah saat di pura sehingga keimanan dan pemahaman keagamaan menjadi lebih meningkat,” ujarnya.
M. Feriadi menjelaskan, perjalanan spiritual Tirta Yatra membuktikan bahwa JNE menjunjung tinggi toleransi dan Bhinneka Tungal Ika. JNE memperlakukan semua agama yang dianut para karyawan sama setara. “Sejak didirikan 35 tahun lalu JNE sangat Bhineka Tunggal Ika dan selalu menjunjung tinggi toleransi. Selamat melakukan perjalanan Tirta Yatra. Semoga setelah semuanya pulang kembali ke rumah, ibadah dan kinerjanya semakin meningkat,”
I Nyoman Wastina, seorang peserta mengaku sangat senang dan bangga bisa mengikuti perjalanan spiritual Tirta Yatra 2026 yang sudah ditunggunya sejak lama. Apalagi pura yang dikunjungi adalah Pura Padma Bhuana Nusantara yang merupakan simbol arah Dewata Nawa Sanga.
Baca juga: Mencari Bakat-bakat Terpendam di Lomba Azan JNE di Jakarta
“Senang sekali bisa dapat reward perjalanan spritual Tirta Yatra ini. Semuanya gratis, bahkan dikasih uang saku juga dari perusahaan. Teman-teman yang Muslim pergi umrah, yang Nasrani melakukan holyland, kami yang beragam Hindu dapat fasilitas yang sama. Sangat indah toleransi di JNE. Terima kasaih JNE, saya bangga menjadi keluarga besar JNE,” ujar karyawan yang sudah bergabung di JNE Denpasar sejak 2010 ini.
Perjalanan spiritual Titra Yatra 2026, yang semua pesertanya berasal dari JNE Cabang Utama Denpasar, Bali, akan berlangsung selama 3 hari. Perjalanan dimulai dengan mengunjungi pura di Gunung Salak, Bogor, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan wisata ke Kota Bandung dengan naik kereta cepat Woosh dan diakhiri dengan mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol. *
