JNEWS – Guna memudahkan akses layanan pengiriman paket dan untuk memaksimalkan potensi kiriman yang ada kampus Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, JNE meresmikan sales counter di lingkungan kampus berbasis pesantren tersebut.
Seremoni peresmian sales counter hasil kerja sama UNIDA bersama JNE ini, berlangsung pada Jumat (10/7/2026), di Kampus UNIDA Gontor Jl. Raya Siman KM 6, Siman, Demangan, Ponorogo, Jawa Timur.
Hadir dalam acara, jajaran BOD JNE, M. Feriadi Soeprapto, Chandra Fireta dan Edi Santoso serta beberapa pejabat JNE lainnya. Sementara dari pihak UNIDA Gontor turut hadir Rektor, Prof. Dr. Kyai Haji Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil, Wakil Rektor 3, Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam, M.Ec., Wakil Rektor 4, Assoc. Prof. Dr. Royyan Ramdhani Djayusman, M.A., Direktur UNIDA Edupreneur Center (UEC), Dr. Syahruddin, M.Sc.Fin., Wakil Direktur UEC, Novan Fatchu Alafianta, M.H, dan Manajer Jasa UEC, Syamsuddin, M.A.
Dalam acara peresmian tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi dengan Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto sebagai dasar pelaksanaan berbagai bentuk kerja sama di masa mendatang melalui pembukaan titik layanan atau sales counter di lingkungan kampus.
“JNE merasa sangat bangga bisa hadir di tengah-tengah kampus UNIDA Gontor. Gontor, kita tahu adalah pesantren ternama di Indonesia dengan ribuan santrinya. Kehadiran JNE selain untuk memudahkan akses logistik para civitas UNIDA, juga ditujukan untuk mendukung aktivitas akademik dan kewirausahaan kampus. Semoga kerja sama ini membawa berkah bersama, baik untuk JNE maupun UNIDA,” ujarnya.
Sementara itu, Head Sales Marketing JNE Cabang Utama Madiun, Rino Gumelar, mengungkapkan, di kawasan Gontor banyak potensi yang bisa digali dan dimaksimalkan guna mendongkrak peningkatan kiriman JNE Madiun. “Santri dan mahasiswa yang datang dari berbagai daerah dan juga luar negeri yang jumlahnya mencapai ribuan. Seperti sekarang baru saja wisuda atau kelulusan santri, barang-barang mereka akan dikirim ke kampung halamannya. Sekarang sudah ada JNE jadi sangat mudah tinggal datang ke sales counter untuk mengirimkannya,” ujar Rino, kepada JNEWS, Sabtu (11/7/2026).
Baca juga: Dinilai Inklusif, JNE Surabaya Raih Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan
Menurut Rino, di komplek Gontor juga ada rumah sakit yang ke depannya bisa dilakukan kerja sama untuk pengiriman obat pasien dan lain sebagainya. Selain itu berdiri sebuah hotel tempat orang tua para santri menginap apabila sedang menengok putra-putrinya, tentu biasanya mereka membeli oleh-oleh, terutama kuliner khas Ponorogo, sekarang tidak usah repot-repot membawa sendiri dan cukup mengirimkannya menggunakan JNE.
“Gontor juga memiliki unit usaha di antaranya kuliner atau juga percetakan, seperti pembuatan buku dan kalender. Jadi para santri atau mahasiswa yang ingin mengirimkan untuk orang tuanya tidak usah pergi jauh karena sudah ada JNE,” jelasnya.
“Alhamdulillah, sales counter-nya sudah mulai running dan disambut antusias oleh para santri. Semoga ke depannya kami bisa juga kerja sama dengan pesantren lainnya. Harapannya mampu memberikan manfaat nyata bagi para santri atau mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pelaku usaha kampus, hingga masyarakat sekitar. Karena ini juga sebagai bukti JNE untuk mendukung kemajuan pendidikan Indonesia,” tandas Rino. *











