JNEWS – Kalau mendengar makanan khas Jerman, yang langsung terbayang biasanya adalah sosis dan pretzel. Padahal pilihannya jauh lebih beragam.
Jerman adalah salah satu negara yang kaya kulinernya. Ada hidangan daging dengan proses masak berjam-jam, kentang dengan berbagai versi olahan, sampai kue dan roti tradisional yang sudah dikenal di banyak negara. Beberapa menu bahkan punya resep turun-temurun yang masih dipertahankan sampai sekarang.
Daftar Makanan Khas Jerman Paling Populer

Kuliner Jerman memang punya ciri yang cukup kuat. Porsinya cenderung mengenyangkan, bumbunya cenderung hangat karena sangat dipengaruhi oleh budaya musim dingin. Uniknya, setiap daerah di Jerman punya gaya masakan sendiri. Ada yang identik dengan makanan berbahan daging, ada juga yang terkenal lewat roti, pastry, atau hidangan fermentasi khasnya.
Berikut adalah deretan makanan khas Jerman yang sudah dikenal sampai ke mana-mana.
1. Bratwurst
Kalau bicara soal makanan khas Jerman, bratwurst termasuk yang paling terkenal. Sosis ini umumnya dibuat dari daging babi, sapi muda, atau daging sapi dengan bumbu marjoram, pala, dan lada. Rasanya gurih, mudah cocok di lidah banyak orang. Tak heran menjadi salah satu makanan populer.
Menariknya, Jerman punya lebih dari 40 jenis bratwurst dari berbagai daerah. Ada yang ukurannya besar, ada juga yang lebih kecil dengan campuran bumbu berbeda. Cara masaknya pun beragam, mulai dari dipanggang, digoreng di pan, sampai direbus dalam waktu yang lama. Biasanya bratwurst disajikan bersama mustard, sauerkraut, dan roti hangat.
Baca juga: Mengenal Makanan Khas Italia dari Hidangan Pembuka hingga Penutup
2. Currywurst
Street food satu ini sangat identik dengan Berlin. Currywurst dibuat dari bratwurst yang dipotong-potong lalu disiram saus tomat berbumbu kari dan diberi taburan bubuk kari di atasnya.
Perpaduan rasanya gurih, sedikit manis, dan punya aroma rempah yang hangat. Currywurst umumnya dimakan bersama kentang goreng atau roti gulung. Hidangan ini mulai populer setelah Perang Dunia II dan sampai sekarang masih jadi makanan favorit di kios-kios jalanan Jerman.
3. Schnitzel
Lapisan luar yang renyah jadi daya tarik utama schnitzel. Makanan khas Jerman ini dibuat dari irisan daging tipis yang dilapisi tepung roti lalu digoreng sampai keemasan. Versi tradisionalnya memakai daging sapi muda dan dikenal sebagai Wiener Schnitzel, meski sekarang banyak juga yang menggunakan ayam, babi, atau kalkun.
Sebelum dimasak, daging dipukul hingga tipis supaya teksturnya lebih lembut dan cepat matang. Schnitzel biasanya disajikan bersama kentang, salad, atau olahan kubis, lengkap dengan irisan lemon untuk memberi rasa segar.
4. Sauerbraten
Butuh waktu cukup lama untuk membuat sauerbraten karena dagingnya harus direndam selama beberapa hari dalam campuran cuka, air, dan rempah-rempah. Proses ini membuat rasa daging lebih kaya sekaligus teksturnya lebih empuk.
Setelah dimasak, hasil akhirnya berupa daging panggang lembut dengan kuah gurih dan sedikit asam. Sauerbraten sering dianggap sebagai salah satu hidangan nasional Jerman. Menu ini biasanya disantap bersama kentang, dumpling, atau kubis merah hangat.
5. Rouladen
Sekilas tampilan makanan khas Jerman satu ini mirip gulungan daging biasa, tapi isi rouladen cukup beragam. Irisan daging sapi tipis diisi bacon, bawang bombay, mustard, dan acar timun sebelum digulung rapat lalu dimasak dengan waktu yang cukup lama.
Rasa gurih dari daging berpadu dengan sedikit asam dari acar timun dan aroma mustard yang khas. Kuah masakannya juga sering dijadikan saus pendamping. Rouladen cukup sering hadir sebagai menu makan malam banyak keluarga di Jerman.
6. Schweinshaxe
Porsi besar dengan kulit super renyah membuat schweinshaxe mudah dikenali. Hidangan ini berupa kaki babi panggang yang dimasak sampai kulitnya garing seperti crackling tetapi bagian dalamnya tetap juicy.
Makanan khas Jerman satu ini populer di wilayah Bavaria dan sering ditemukan di restoran tradisional maupun festival bir. Schweinshaxe biasanya disajikan bersama knödel atau bola kentang, lengkap dengan sauerkraut atau kubis merah.
7. Königsberger Klopse
Bakso ala Jerman ini punya ciri khas pada sausnya. Daging sapi muda dibentuk menjadi bakso lembut lalu disajikan dalam saus putih berbahan kaldu dan krim. Tambahan capers memberi rasa asin dan sedikit asam yang membuat hidangan ini berbeda dari bakso biasa.
Nama Königsberger Klopse diambil dari kota Königsberg, wilayah lama di Prusia Timur. Menu ini sering dimakan bersama kentang rebus atau mashed potato.
8. Maultaschen
Di wilayah Swabia, Jerman bagian selatan, maultaschen termasuk makanan rumahan yang cukup populer. Bentuknya mirip pasta besar dengan isian daging cincang, bayam, bawang, dan rempah-rempah.
Maultaschen umumnya disajikan dalam kuah kaldu atau digoreng dengan mentega dan bawang. Isinya cukup padat sehingga sangat mengenyangkan.
9. Sauerkraut
Kubis fermentasi ini hampir selalu hadir sebagai pelengkap hidangan daging di Jerman. Rasa asamnya khas, membantu menyeimbangkan makanan gurih dan berlemak seperti sosis atau pork roast.
Selain memberi rasa segar, proses fermentasi juga membuat kubis lebih tahan lama. Teksturnya masih sedikit renyah sehingga enak dimakan bersama berbagai menu utama.
10. Kartoffelsalat
Setiap daerah di Jerman punya gaya potato salad sendiri. Kartoffelsalat versi utara biasanya memakai mayones sehingga rasanya lebih creamy, sedangkan versi selatan menggunakan kaldu dan cuka dengan rasa yang lebih ringan. Salad kentang ini umumnya disajikan bersama schnitzel, sosis, atau daging panggang.
11. Spätzle
Spätzle punya tekstur kenyal yang khas. Mie telur pendek ini dibuat dari campuran tepung, telur, dan air lalu direbus sampai matang.
Salah satu versi paling terkenal adalah Kässpätzle, yaitu spätzle dengan lelehan keju melimpah dan taburan bawang goreng. Rasanya gurih dan creamy, cocok dimakan saat cuaca dingin.
12. Bretzel
Bentuk simpulnya membuat bretzel atau pretzel mudah dikenali. Bagian luar roti ini berwarna cokelat gelap dengan taburan garam kasar, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut.
Pretzel sering dijadikan camilan atau teman minum bir. Beberapa versi juga disajikan bersama mentega, keju, atau sosis. Aroma khasnya muncul dari proses khusus sebelum roti dipanggang.
13. Schwarzwälder Kirschtorte (Black Forest)
Kue Black Forest berasal dari wilayah Black Forest di Jerman dan terkenal hampir di seluruh dunia. Lapisan bolu cokelat, krim kocok, dan ceri hitam membuat rasanya manis sekaligus segar.
Beberapa resep tradisional menambahkan kirsch, minuman alkohol berbahan ceri, untuk memperkuat aromanya. Tampilan kuenya juga cukup khas dengan serutan cokelat di bagian atas.
14. Apfelkuchen
Waktu minum kopi sore di Jerman sering ditemani apfelkuchen atau bolu apel. Kue ini dibuat dari adonan lembut dengan tambahan potongan apel yang memberi aroma manis dan hangat.
Ada versi yang ringan seperti sponge cake, ada juga yang lebih padat menyerupai pie. Beberapa resep menambahkan crumble, kacang, atau kismis sebagai pelengkap.
15. Kartoffelpuffer
Kentang parut yang digoreng sampai keemasan menjadi dasar dari kartoffelpuffer atau reibekuchen. Bagian luarnya renyah, sementara bagian tengahnya tetap lembut.
Makanan khas Jerman ini sering dijual di festival dan pasar tradisional. Kartoffelpuffer biasanya dimakan bersama saus apel atau krim asam yang membuat rasanya makin unik.
16. Stollen
Saat Natal tiba, stollen hampir selalu hadir di meja makan masyarakat Jerman. Roti buah ini berisi kacang, rempah-rempah, serta buah kering atau buah manisan dengan tekstur yang padat dan lembut.
Beberapa versi memakai marzipan di bagian tengah sehingga rasanya lebih kaya. Setelah matang, permukaannya ditaburi gula halus hingga tampak seperti tertutup salju. Uniknya, rasa stollen bisa semakin enak setelah disimpan beberapa hari sebelum dimakan.
Baca juga: 14 Makanan Khas Jepang yang Paling Terkenal di Dunia dan Wajib Dicoba
Deretan hidangan di atas menunjukkan kalau makanan khas Jerman itu bukan cuma sosis atau roti saja. Ada banyak hidangan dengan rasa, tekstur, dan cara penyajian yang berbeda di tiap daerahnya. Beberapa menu memang sudah mendunia, tetapi ada juga yang masih terasa cukup asing bagi sebagian orang.
Jadi, yang mana yang ingin dicicipi dulu?