JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

18 Makanan Khas Kamboja yang Menarik untuk Dicoba Saat Liburan

by Penulis JNEWS
29 May 2026
18 Makanan Khas Kamboja yang Menarik untuk Dicoba Saat Liburan
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Kamboja identik dengan deretan kuil kuno megah yang masih berdiri sejak ratusan tahun lalu. Namun, tak cuma wisatanya yang memikat, makanan khas Kamboja juga punya cita rasa autentik dengan pengaruh tradisi lama yang masih kuat terasa hingga sekarang.

Berbagai olahan daging sapi, ikan, dan seafood menjadi bagian penting dalam masakan Khmer, dipadukan dengan rempah herbal, santan, hingga pasta fermentasi khas yang membuat rasanya unik dan berbeda dari negara Asia Tenggara lainnya.

Rekomendasi Makanan Khas Kamboja untuk Dicoba

18 Makanan Khas Kamboja yang Menarik untuk Dicoba Saat Liburan

Sedang liburan ke Kamboja, sempatkan juga untuk wisata kulineran. Berikut adalah beberapa rekomendasi makanan khas Kamboja yang menarik untuk dicoba. Beberapa di antaranya mirip dengan makanan yang sering dijumpai di Indonesia.

1. Lok Lak

Potongan daging sapi juicy yang ditumis cepat dengan api besar menjadi daya tarik utama Lok Lak. Ditambah bumbu bawang putih, saus tiram, kecap manis, dan lada, daging pun semakin sedap dengan aroma smoky yang menggoda.

Keunikan hidangan ini terletak pada saus cocolannya berupa campuran jeruk nipis, garam, dan Lada Kampot yang punya aroma citrus tajam khas Kamboja. Biasanya Lok Lak disajikan bersama selada segar, tomat, bawang bombay mentah, nasi putih, hingga telur mata sapi.

Baca juga: Itinerary Kamboja 4 Hari 3 Malam: Dari Siem Reap hingga Phnom Penh

2. Kampot Pepper Crab

Alih-alih memakai lada bubuk biasa, hidangan kepiting ini menggunakan tangkai lada Kampot hijau muda yang masih utuh. Sensasi pedasnya terasa segar dengan aroma floral dan citrus yang khas. Kepiting yang dipakai umumnya rajungan segar hasil tangkapan laut sehingga rasa dagingnya manis alami. Salah satu tempat paling terkenal untuk mencicipinya adalah Kep Crab Market yang berada di kawasan pesisir Kamboja.

3. Nom Banh Chok

Pagi hari di Kamboja terasa kurang lengkap tanpa semangkuk Nom Banh Chok. Makanan khas Kamboja ini terdiri atas mi beras lembut disiram kuah kari ikan berbumbu kroeung yang dibuat dari serai, kunyit, lengkuas, bawang merah, dan bawang putih. Rasanya ringan, gurih, sekaligus segar sehingga cocok dijadikan menu sarapan.

Di pasar tradisional, hidangan ini sering dijajakan penjual keliling dengan keranjang pikul. Kalau sedang berada di Phnom Penh, banyak wisatawan mencarinya di Original Nom Banh Chok dekat Russian Market.

4. Lap Khmer

Perpaduan rasa asam, pedas, dan aroma herbal yang kuat membuat Lap Khmer terasa sangat menyegarkan. Irisan daging sapi dicampur bersama jeruk nipis, serai, cabai, bawang merah, dan aneka daun herbal khas Kamboja. Sekilas memang mirip larb dari Laos atau Thailand, tetapi karakter rasanya lebih ringan dan segar. Masyarakat Khmer sering menikmatinya sebagai appetizer atau teman ngobrol malam sambil minum bir dingin.

5. Samlor Machu Trey

Kuah bening dengan rasa asam segar menjadi ciri khas Samlor Machu Trey. Sup ikan tradisional ini populer sebagai menu rumahan masyarakat Khmer, terutama saat cuaca panas.

Bagi lidah Indonesia, rasa makanan khas Kamboja ini mengingatkan pada sayur asam ikan atau sup pindang, hanya saja aroma herbanya lebih kuat. Hidangan ini juga punya kemiripan dengan Canh Chua dari Vietnam Selatan dan Tom Yum bening khas Thailand.

18 Makanan Khas Kamboja yang Menarik untuk Dicoba Saat Liburan

6. Prahok Ktiss

Aroma prahok yang tajam dibuat lebih ramah lewat hidangan satu ini. Pasta ikan fermentasi dimasak bersama daging babi dan rempah hingga menghasilkan saus hangat bercita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas. Prahok Ktiss biasanya hadir di tengah meja sebagai cocolan untuk mentimun, kubis, kacang panjang, wortel rebus, sampai terong hijau. Paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat.

7. Ansom Chek

Balutan daun pisang berbentuk silinder membuat Ansom Chek tampak mirip timphan Aceh atau lemet khas Indonesia. Isinya berupa ketan lembut dengan pisang manis legit di bagian tengah.

Di Kamboja, kue tradisional ini punya makna budaya dan spiritual yang kuat karena wajib hadir saat Pchum Ben maupun Khmer New Year. Dalam pengaruh Hindu kuno, bentuk panjangnya bahkan dianggap melambangkan Shivalinga atau simbol Dewa Siwa.

8. Ansom Chrouk

Versi gurih dari Ansom Chek ini diisi daging babi dan dibungkus daun pisang memanjang. Tekstur dan tampilannya mengingatkan pada bakcang atau Bánh Tét dari Vietnam.

Bagi masyarakat Khmer, Ansom Chrouk bukan sekadar makanan perayaan, tetapi juga bagian penting dari tradisi keluarga saat Khmer New Year dan Pchum Ben. Kue ini biasanya dibuat bersama-sama sebelum dibawa ke pagoda sebagai sedekah dan penghormatan untuk leluhur.

9. Bok L’hong

Segar, pedas, asam, sekaligus sedikit manis, itulah karakter utama Bok L’hong. Salad pepaya muda khas Kamboja ini masih satu keluarga dengan Som Tum Thailand dan Tam Mak Hoong Laos. Di warung pinggir jalan Phnom Penh, Bok L’hong sering disajikan bersama kubis, bihun dingin, telur rebus, hingga kerupuk kulit babi renyah sebagai camilan siang atau pelengkap lauk panggang.

10. Khmer Red Curry

Rasa gurih yang kaya rempah menjadi identitas Khmer Red Curry atau Somlar Kari. Dibanding kari merah Thailand, versi Kamboja terasa lebih lembut dan tidak terlalu pedas. Hidangan ini identik dengan pesta keluarga, pernikahan, hingga perayaan Pchum Ben. Pengaruh kolonial Prancis membuat kuah kari kentalnya sering disantap bersama baguette renyah, walau bihun dingin juga jadi pasangan favorit.

11. Ang Dtray-Meuk

Aroma asap arang yang bercampur udara laut membuat Ang Dtray-Meuk sulit ditolak. Cumi segar dibakar langsung hingga rasa manis alaminya keluar kuat dengan sentuhan smoky yang khas.

Di kawasan pantai seperti Sihanoukville dan Kep, pedagang biasanya memikul panggangan kecil sambil menawarkan cumi bakar hangat di sepanjang pesisir. Makanan khas Kamboja yang sederhana ini jadi camilan favorit wisatawan saat menunggu matahari terbenam.

12. Kralan

Ketan yang dibakar di dalam ruas bambu membuat Kralan punya aroma khas dan tekstur unik. Sekilas tampilannya mirip lemang dari Sumatra atau pa’piong Sulawesi.

Makanan khas Kamboja satu ini identik dengan Khmer New Year dan Tahun Baru Imlek. Thma Krae serta Samrong Khnong terkenal sebagai daerah penghasil Kralan terenak di Kamboja. Cara makannya cukup dengan mengupas bambu hangus lalu menikmati ketan kenyal yang sedikit renyah di bagian luar.

13. Bai Cha

Sebagai salah satu street food favorit masyarakat Khmer, Bai Cha hadir dengan karakter rasa yang dipengaruhi kuliner Tionghoa-Kamboja. Walau tampak mirip nasi goreng Asia Tenggara lain, kombinasi isiannya terasa cukup berbeda. Bai Cha biasanya disajikan panas bersama telur mata sapi berpinggiran renyah. Irisan mentimun, tomat, dan semangkuk kecil kaldu ayam bening sering ditambahkan agar rasanya lebih segar dan seimbang.

14. Nom Plae Ai

Tekstur kenyal dengan isian gula palem cair membuat Nom Plae Ai terasa sangat mirip klepon bagi lidah Indonesia. Bola-bola ketan ini dilapisi kelapa parut dan paling enak disantap hangat saat sore hari.

Dalam budaya Kamboja, Nom Plae Ai dijuluki Cakes of Forgiveness karena sering hadir dalam festival atau momen khusus sebagai simbol perdamaian dan saling memaafkan. Di Phnom Penh, jajanan ini biasanya dijual cantik dalam wadah kecil dari lipatan daun pisang.

18 Makanan Khas Kamboja yang Menarik untuk Dicoba Saat Liburan

15. Amok

Lembut seperti kastard, Amok memadukan kari ikan kukus dengan santan dan aroma herbal khas Khmer. Cita rasanya berasal dari kroeung kuning yang dibuat dari serai, lengkuas, kunyit, bawang merah, bawang putih, dan daun jeruk purut.

Penyajiannya pun cantik karena menggunakan wadah anyaman daun pisang berbentuk kotak. Sebelum dihidangkan, bagian atasnya diberi santan kental, irisan daun jeruk purut, dan cabai merah agar tampil lebih menarik. Sepiring nasi melati hangat biasanya jadi pendamping wajib.

16. Yaohon

Kuah Yaohon punya perpaduan rasa yang kompleks, gurih, manis, asam, pedas, sekaligus creamy. Berbeda dari hot pot Tionghoa atau tom yum Thailand yang cenderung dominan di satu rasa tertentu, sup tradisional versi Kamboja ini terasa lebih rich karena memakai kombinasi saus fermentasi dan kelapa. Sensasi kuahnya lembut, tetapi tetap kaya rasa di mulut.

17. Kuy Teav

Sarapan favorit masyarakat Khmer ini terkenal lewat kuah kaldunya yang gurih. Pengaruh Teochew ala Tiongkok membuat Kuy Teav punya kemiripan dengan Hủ Tiếu Nam Vang dari Vietnam Selatan.

Keistimewaannya ada pada kaldu yang direbus berjam-jam menggunakan tulang babi, lobak daikon, bawang bombay, serta cumi atau udang kering menghasilkan rasa umami seafood alami. Menariknya, Kuy Teav bisa dinikmati dalam versi berkuah maupun kering.

18. Pleah Sach Ko

Irisan tipis daging sapi yang “dimatangkan” menggunakan air jeruk nipis membuat makanan khas Kamboja satu ini sering dijuluki ceviche-nya Kamboja. Hidangan ini masih berkerabat dekat dengan Lap Khmer, tetapi memiliki tambahan terong bulat hijau mentah khas Thailand yang memberi sensasi renyah saat digigit. Saus berbasis prahok yang diencerkan dengan air hangat menghadirkan aroma fermentasi laut yang kuat serta rasa umami yang tajam.

Baca juga: 9 Negara yang Murah untuk Dikunjungi dan Penuh Destinasi Menarik

Di balik tampilannya yang sederhana, makanan khas Kamboja menyimpan perpaduan cita rasa autentik yang membuat pengalaman kuliner di negara ini terasa lebih berkesan. Jadi jangan lupa untuk mencicipi beberapa di antaranya kalau ada rezeki berkunjung ke Negeri Khmer Merah ini.

Tags: camilan tradisionalhidangan Kambojahidangan khaskue tradisionalkuliner Kambojakuliner khasmakanan khasmakanan tradisionalwisata kuliner
Share195Tweet122
Next Post
15 Oleh-Oleh Khas Uni Emirat Arab, dari Kurma hingga Parfum Arab

15 Oleh-Oleh Khas Uni Emirat Arab, dari Kurma hingga Parfum Arab

TERKINI

12 Tempat Wisata di Amerika Serikat yang Terkenal dan Wajib Dikunjungi

12 Tempat Wisata di Amerika Serikat yang Terkenal dan Wajib Dikunjungi

14 July 2026
Kuil Hindu di Indonesia dengan Arsitektur yang Memukau

Menjelajahi 10 Kuil Hindu di Indonesia dengan Arsitektur yang Memukau

14 July 2026
kurir jne di pulau lembata

Potret Kurir JNE Antar Paket di Pelosok Pulau Lembata

14 July 2026
perpustakaan nyi ageng serang

Melongok Perpustakaan Nyi Ageng Serang yang Baru Diresmikan

14 July 2026
Tempat Wisata di Uni Emirat Arab yang Wajib Masuk Daftar Liburan

12 Tempat Wisata di Uni Emirat Arab yang Wajib Masuk Daftar Liburan

13 July 2026
Pendopo Agung Trowulan: Jejak Sejarah Majapahit yang Masih Terjaga

Pendopo Agung Trowulan: Jejak Sejarah Majapahit yang Masih Terjaga

13 July 2026

POPULER

Mengenal Jatim Park, Taman Rekreasi Edukatif yang Populer di Malang Raya

Mengenal Jatim Park, Taman Rekreasi Edukatif yang Populer di Malang Raya

by Penulis JNEWS
30 June 2026

Apa Itu Lipstick Effect? Memahami Perilaku Konsumen di Masa Ketidakpastian

Apa Itu Lipstick Effect? Memahami Perilaku Konsumen di Masa Ketidakpastian

by Penulis JNEWS
22 June 2026

Gunung Fuji: Pesona Alam Jepang yang Sulit Dilupakan

Gunung Fuji: Pesona Alam Jepang yang Sulit Dilupakan

by Penulis JNEWS
15 June 2026

25 Ide Penghasilan Tambahan in This Economy

25 Ide Penghasilan Tambahan in This Economy

by Penulis JNEWS
1 July 2026

10 Ide Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Tetap Nyaman

10 Ide Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Tetap Nyaman

by Penulis JNEWS
18 June 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal