JNEWS – Saat berkunjung ke Portugal, pesona kulinernya sama menariknya dengan kota-kota tua dan garis pantainya yang memukau. Makanan khas Portugal dikenal memiliki karakter kuat berkat penggunaan seafood berkualitas, minyak zaitun, serta resep tradisional yang telah diwariskan antargenerasi.
Sebagian hidangan lahir dari kehidupan para nelayan, sebagian lainnya berkembang di dapur keluarga maupun biara, lalu menjadi ikon nasional yang dikenal hingga berbagai penjuru dunia.
Rekomendasi Makanan Khas Portugal untuk Dicicipi

Sebelum mencicipinya, menarik untuk mengetahui bahwa kuliner Portugal dibentuk oleh letak geografis dan sejarah panjang negara ini. Di sepanjang pesisir Atlantik, hidangan laut segar menjadi menu sehari-hari, sementara wilayah pedalamannya menghasilkan daging olahan, keju, serta minyak zaitun berkualitas yang menjadi pelengkap berbagai masakan tradisional. Perpaduan tersebut membuat cita rasa kuliner Portugal menjadi lebih beragam.
Pengaruh Zaman Penjelajahan juga meninggalkan jejak yang masih kental hingga sekarang. Rempah-rempah dari Asia, cabai dari Benua Amerika, dan berbagai teknik memasak dari Afrika berpadu dengan bahan-bahan lokal yang sudah ada. Hasilnya adalah beragam makanan khas Portugal yang tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan perjalanan panjang budaya dan sejarah negara tersebut.
Berikut beberapa hidangan yang layak masuk dalam daftar kuliner untuk dicicipi.
1. Bacalhau à Brás
Makanan khas Portugal satu ini menjadi salah satu olahan ikan kod asin (bacalhau) paling terkenal. Bacalhau yang telah direndam untuk mengurangi kadar garam disuwir, lalu dimasak bersama kentang goreng iris tipis, bawang bombai, dan telur orak-arik hingga menghasilkan tekstur yang lembut. Sajian ini biasanya diberi taburan peterseli dan zaitun hitam.
Meski Portugal tidak memiliki perairan penghasil ikan kod, masyarakatnya telah mengimpor dan mengawetkannya selama berabad-abad sehingga bacalhau menjadi bagian penting dari identitas kuliner negara tersebut.
Baca juga: Itinerary Portugal 7 Hari 6 Malam: Rute Seru dari Lisbon hingga Porto
2. Sardinhas Assadas
Sardinhas Assadas berupa hidangan sarden segar yang dipanggang di atas bara api dengan bumbu sederhana berupa garam kasar. Memang tampak sederhana, tetapi inilah yang justru menjadi ciri khasnya karena cita rasa alami ikan tetap menonjol.
Hidangan ini identik dengan Festival Santo António di Lisbon setiap bulan Juni, ketika aroma ikan bakar memenuhi jalan-jalan kota. Sardines biasanya disajikan bersama kentang rebus, paprika panggang, dan roti.
3. Arroz de Marisco
Arroz de Marisco adalah nasi seafood berkuah yang menggunakan berbagai hasil laut seperti udang, kerang, kepiting, remis, dan cumi. Berbeda dengan paella Spanyol yang cenderung kering, makanan khas Portugal ini memiliki tekstur lebih lembap dan kaya kaldu hasil rebusan seafood segar.
Banyak daerah pesisir memiliki versi masing-masing, tetapi kawasan Praia de Mira sering disebut sebagai salah satu tempat asal resep tradisionalnya.
4. Arroz de Pato
Arroz de Pato atau nasi bebek dimasak menggunakan kaldu rebusan bebek sehingga setiap butir nasinya kaya rasa. Setelah dicampur suwiran daging bebek, nasi dipanggang di dalam oven hingga bagian atasnya sedikit renyah. Irisan chouriço, sosis asap khas Portugal, akan ditata di permukaan sehingga memberikan aroma asap yang khas.
Makanan khas Portugal satu ini sering disajikan pada acara keluarga maupun perayaan.
5. Cozido à Portuguesa
Cozido à Portuguesa adalah semur rebus tradisional yang terdiri atas berbagai jenis daging, sosis, kentang, wortel, kubis, lobak, dan sayuran lainnya yang direbus dalam satu panci besar.
Setiap daerah memiliki kombinasi bahan yang berbeda sesuai hasil pertanian setempat. Hidangan ini mencerminkan tradisi memasak rumahan Portugal yang memanfaatkan bahan-bahan lokal dan menghasilkan sajian yang mengenyangkan untuk disantap bersama keluarga.
6. Frango Assado com Piri-Piri
Ayam panggang ini terkenal karena menggunakan saus piri-piri yang terbuat dari cabai kecil, bawang putih, minyak zaitun, lemon, dan rempah-rempah.
Cabai piri-piri sendiri berasal dari Afrika dan diperkenalkan ke Portugal melalui jalur perdagangan pada masa penjelajahan samudra. Ayam dipanggang sambil terus diolesi saus sehingga kulitnya renyah dengan perpaduan rasa pedas, asam, dan gurih.
7. Francesinha
Francesinha adalah sandwich berlapis yang berasal dari Kota Porto. Isinya terdiri atas roti, steak sapi, ham, sosis, atau linguiça yang kemudian ditutup keju leleh.
Keunikannya terletak pada saus hangat berbahan tomat, bir, kaldu, dan sedikit cabai yang disiram hingga menutupi seluruh sandwich. Banyak restoran memiliki resep saus rahasia masing-masing, sehingga cita rasanya bisa berbeda di setiap tempat.
8. Caldo Verde
Caldo Verde merupakan sup tradisional berbahan kentang yang dihaluskan, lalu dipadukan dengan irisan tipis daun kale atau couve galega serta potongan chouriço.
Sup ini berasal dari wilayah Minho di Portugal utara dan menjadi hidangan yang sering disajikan saat musim dingin maupun berbagai perayaan rakyat. Hidangan ini memang tampak simpel, tetapi comfort food banget apalagi kalau disajikan hangat. Agar lebih mengenyangkan, biasanya disantap bersama roti tradisional.
9. Pastel de Nata
Pastel de Nata adalah tart custard dengan kulit pastry berlapis yang renyah dan isian krim telur yang lembut. Paling nikmat disantap hangat dengan taburan kayu manis atau gula bubuk.
Kue ini dipercaya berasal dari para biarawan di Biara Jerónimos, Lisbon, pada abad ke-18. Setelah biara ditutup pada abad ke-19, resepnya diwariskan kepada toko roti yang kemudian dikenal sebagai Pastéis de Belém.
10. Polvo a Lagareiro
Polvo a Lagareiro merupakan makanan khas Portugal berbahan gurita yang direbus hingga empuk, kemudian dipanggang bersama kentang kecil yang dipenyet, yang disebut batatas a murro. Nama Lagareiro berasal dari lagar, yaitu tempat pengolahan minyak zaitun tradisional.
Ciri khasnya adalah penggunaan minyak zaitun dalam jumlah melimpah, dipadukan dengan bawang putih panggang sehingga menghasilkan aroma yang kaya.
Baca juga: 7 Negara yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup
Banyak orang datang ke Portugal untuk menikmati kota-kota bersejarah dan pemandangan pesisirnya, tetapi tidak sedikit yang pulang dengan kenangan tentang makanannya. Setelah mencicipi deretan makanan khas Portugal di atas, rasanya mudah memahami mengapa kuliner menjadi salah satu alasan terbaik untuk mengenal Negeri Pelaut ini lebih dekat.