JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home UKM

Mau Tembus Pasar Amerika, UMKM Bisa Manfaatkan GSP

by Redaksi JNEWS
14 November 2020
Menkop UKM Teten Masduki
Share on FacebookShare on Twitter

Upaya Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) untuk meningkatkan binis UMKM tak ada hentinya. Kali ini, KemenkopUKM mengajak pelaku UMKM yang telah siap ekspor memanfaatkan Generalized System of Preference (GSP) atau fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang memungkinkan produk UMKM lebih banyak diekspor ke Amerika Serikat (AS).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan GSP menjadi peluang bagi produk UMKM untuk memperluas pasar ke AS dengan lebih mudah.

“GSP ini fasilitas yang diberikan secara unilateral oleh pemerintah AS kepada negara berkembang sejak tahun 1974 yang harus dimanfaatkan dengan baik sebagai peluang oleh UMKM di Indonesia,” kata Teten.

Pemberian GSP diambil AS melalui United States Trade Representative (USTR) pada Sabtu, 30 Oktober 2020. Keputusan ini diambil setelah USTR melakukan review terhadap fasilitas GSP untuk Indonesia selama kurang lebih 2,5 tahun sejak Maret 2018.

BACA JUGA : “Lahan Basah”, UKM Diminta Manfaatkan Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah

Rumah Atsiri Aromatik
Rumah Atsiri Aromatik

Terdapat 3.572 pos tarif yang telah diklasifikasikan oleh US Customs and Border Protection (CBP) pada level Harmonized System (HS) 8-digit yang mendapatkan pembebasan tarif melalui skema GSP.

Ekspor GSP Indonesia pada 2019 berasal dari 729 pos tarif barang dari total 3.572 pos tarif produk yang mendapatkan preferensi tarif GSP mencakup produk-produk manufaktur dan semimanufaktur, pertanian, perikanan, dan juga industri primer. Indonesia saat ini merupakan negara pengekspor GSP terbesar ke-2 di AS setelah Thailand.

Menurut Teten, hal ini harus dimanfaatkan sebagai peluang mengingat saat ini harga komoditas China menjadi tidak kompetitif di pasar AS karena adanya penerapan tarif impor dari AS, sehingga volume komoditas yang berasal dari China berkurang.

Selain itu, AS memiliki potensi pasar yang besar sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia dengan konsumsi domestik masyarakat AS yang sangat besar dan daya beli tinggi (GDP perkapita 53.240 dolar AS).

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto bersama Bupati Cirebon, Imron Rosyadi melakukan pelepasan 5 kontainer ekspor furnitur rotan dari total 40 kontainer di CV Nagam Rattan, Cirebon
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto bersama Bupati Cirebon, Imron Rosyadi melakukan pelepasan 5 kontainer ekspor furnitur rotan dari total 40 kontainer di CV Nagam Rattan, Cirebon

“Diperpanjangnya fasilitas GSP oleh Amerika Serikat untuk Indonesia merupakan “berkah besar” bagi Indonesia di saat ekonomi sulit sekarang ini. Apalagi produk-produk yang mendapat fasilitas GSP berasal dari kelompok produk yang banyak menyerap tenaga kerja dan bisa diproduksi oleh para UKM di Indonesia,” kata Teten.

Oleh karena itu, pihaknya akan memberikan dukungan fasilitasi dan sertifikasi internasional (termasuk sertifikasi produk oleh FDA dan Kementerian Pertanian AS), pendampingan, serta insentif bagi UKM yang produknya masuk GSP agar mampu mengekspor ke AS, diantaranya produk kayu, perhiasan, mainan anak, wig dan bulu mata, furniture, alas kaki, serta hortikultura, kopi, teh, cokelat, rempah, dan sayur-sayuran organik.

Pihaknya juga mendorong Usaha Besar yang bermitra dengan KUKM yang produknya masuk GSP untuk ekspor ke AS serta membuka peluang masuknya investor AS untuk bermitra dengan UKM di bidang manufakturing, distribusi, dan marketing.

BACA JUGA : Ekspor UMKM Mengalami Kendala, Ini Penyebabnya

Menteri Teten mengatakan ke depan perlu diusulkan tambahan jenis produk yang memperoleh GSP, khususnya produk yang diproduksi UKM. Selain itu bagi produk UKM yang masuk dalam GSP perlu diproduksi dalam suatu kawasan/sentra atau dengan bentuk factory sharing sehingga terbentuk ekosistem yang efisien.

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto bersama Bupati Cirebon, Imron Rosyadi melakukan pelepasan 5 kontainer ekspor furnitur rotan dari total 40 kontainer di CV Nagam Rattan, Cirebon
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto bersama Bupati Cirebon, Imron Rosyadi melakukan pelepasan 5 kontainer ekspor furnitur rotan dari total 40 kontainer di CV Nagam Rattan, Cirebon

“Kami juga akan mengoptimalkan kerja sama LLP-KUKM dan Sarinah sebagai Trading House untuk produk UKM dan memiliki warehouse di AS sebagai Home based untuk memasarkan produk UKM yang terpadu dengan sistem pendanaan dan sistem transaksi online,” katanya.

Strategi lain yakni dengan membuka beberapa toko produk Indonesia di beberapa sentra komunitas diaspora Indonesia di Los Angeles, San Fransisco, dan Houston.

Post Views: 135
Tags: #jne #connectinghappiness #ekspres #ukm #umkm #pelatihan #workshop #pandemi #covid-19 #sektorekonomi #indonesiapastisehatGSPKemenkopUKMUMKM
Share200Tweet125
Next Post
Mirzon Pimpinan Kepala  Cabang Utama JNE Tangerang (foto sebelum pandemi Covid-19)

Kisah Mirzon, dari Ketua Yayasan Hingga Pimpin JNE Tangerang

TERKINI

9 Oleh-Oleh Khas Kroasia yang Unik dan Cocok untuk Keluarga atau Teman

9 Oleh-Oleh Khas Kroasia yang Unik dan Cocok untuk Keluarga atau Teman

16 October 2026
Menkes: sektor kesehatan berpotensi terus tumbuh dan serap banyak pekerja

Menkes: Sektor Kesehatan Berpotensi Terus Tumbuh dan Serap Banyak Pekerja

16 October 2026
talenta vokasi indonesia raih penghargaan

Talenta Vokasi Indonesia Sabet Penghargaan di WSC Shanghai 2026

16 October 2026
Silent Burnout: Apa Itu, Penyebab, dan Tanda-Tanda yang Perlu Dikenali

Silent Burnout: Apa Itu, Penyebab, dan Tanda-Tanda yang Perlu Dikenali

16 October 2026
13 stasiun mrt jakarta sudah terintegrasi dengan jaklingko

13 Stasiun MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket dengan JakLingko

16 October 2026
Pulau Kemaro: Pesona Pulau di Tengah Sungai Musi yang Penuh Cerita

Pulau Kemaro: Pesona Pulau di Tengah Sungai Musi yang Penuh Cerita

15 October 2026

POPULER

10 Strategi Promosi Warung yang Efektif untuk Menarik Pelanggan

10 Strategi Promosi Warung yang Efektif untuk Menarik Pelanggan

by Penulis JNEWS
8 October 2026

Panduan Membuat Desain Spanduk Warung yang Sederhana tapi Menarik

Panduan Membuat Desain Spanduk Warung yang Sederhana tapi Menarik

by Penulis JNEWS
6 October 2026

Urutan Pengiriman JNE: Mengenal Proses Paket dari Pengirim hingga Tujuan

Urutan Pengiriman JNE: Mengenal Proses Paket dari Pengirim hingga Tujuan

by Penulis JNEWS
1 October 2026

Platform E-Commerce Apa yang Cocok untuk Pemula? Ini Pilihannya

Platform E-Commerce Apa yang Cocok untuk Pemula? Ini Pilihannya

by Penulis JNEWS
23 September 2026

Bisnis Kuliner Kecil Rumahan yang Bisa Dimulai dengan Modal Terjangkau

15 Ide Bisnis Kuliner Kecil Rumahan yang Bisa Dimulai dengan Modal Terjangkau

by Penulis JNEWS
25 September 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal