JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

5 Cara Jitu Mendidik Anak Agar Tidak Menjadi Pembully

by Penulis JNEWS
10 December 2022
Mendidik anak agar tidak menjadi pembully
Share on FacebookShare on Twitter

Mendidik anak memang bukanlah suatu hal yang mudah. Terlebih lagi kasus bullying marak terjadi pada anak. Miris ya baca beritanya yang banyak beredar belakangan ini?

Orang tua mana pun pasti tidak ingin buah hati masing-masing menjadi korban bully maupun sebagai pembully. Keduanya sungguh akan berdampak tidak baik pada anak di kemudian hari. Korban bully bisa jadi akan membawa trauma tersendiri hingga ke masa depan, si pembully sendiri nantinya juga akan mengalami imbas yang kurang lebih sama, hanya manifestasinya yang berbeda.

Apa Itu Bullying?

Melansir dari www.kemenpppa.go.id, bullying, atau dikenal dengan perundungan, merupakan sebuah bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh sekelompok orang atau individu yang lebih kuat kepada pihak atau individu yang lebih lemah, dengan tujuan untuk menyakiti. Umumnya, bullying ini dilakukan secara terus-menerus, karena itu, korban bullying sering kali mengalami gangguan mental.

Pada dasarnya, bullying sendiri dapat berupa fisik dan verbal. Bullying dengan kontak fisik langsung ini meliputi mendorong, menjambak, menendang, mengunci teman dalam sebuah ruangan, dan lain-lain. Sementara itu, bullying dengan kontak verbal langsung biasanya dilakukan dengan penyebutan panggilan, penghinaan, put-downs, hingga gosip.

Baca juga: Penuhi Hak Si Buah Hati, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak

Lantas, bagaimana cara mendidik anak agar tidak menjadi pembully? Baca ulasannya dalam artikel ini hingga tuntas, ya.

Tip Mendidik Anak Agar Tidak Menjadi Pembully

Bullying berarti perilaku anak yang mengintimidasi teman seusianya yang cenderung lemah. Menurut riset yang dilakukan oleh beberapa ahli, hal ini juga disebabkan oleh banyak faktor, seperti anak tersebut tidak mampu belajar mengelola emosi, rasa marah, sakit hati, atau perasaan lain yang dia rasakan.

Pasalnya, kita bisa melogika, bahwa pasti tidak ada orang tua yang ingin anaknya menjadi perundung. Betul?

Dalam mendidik anak agar tidak menjadi pembully, diperlukan beberapa tip dan trik khusus. Pasalnya, jika perilaku bullying ini tidak segera ditangani maka akan menghambat anak dalam bersosialisasi, lho. Berikut adalah beberapa cara mendidik anak agar tidak menjadi perundung atau pembully.

mendidik anak

1. Tanamkan bahwa Bullying Itu Buruk

Saat mendidik anak, pastikan kita tanamkan mindset bahwa bully atau perundungan itu bukanlah perilaku yang baik. Saat ada teman atau orang lain yang kesusahan atau lemah, maka justru saat itulah kita harus bisa menjadi penolong bagi mereka, bukan malah membuat mereka semakin lemah atau susah.

Orang tua dapat menanamkan mindset ini melalui berbagai cara. Mulai dari menyisipkannya saat mengobrol dalam keseharian, hingga dengan menggunakan cerita atau dongeng.

2. Tumbuhkan Empati pada Anak

Empati merupakan kemampuan individu untuk menempatkan diri pada posisi orang lain, dan mencoba memahami perasaan orang tersebut. Menumbuhkan empati perlu dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak agar tidak tumbuh menjadi pembully.

Dengan demikian, anak akan meminimalisir tindakan yang menyakiti orang lain. Ajak anak untuk terlibat beberapa kegiatan sosial seperti berdonasi untuk korban bencana, memelihara hewan peliharaan, dan masih banyak lagi. So, cepat atau lambat rasa empati itu akan muncul dalam diri anak.

3. Ajarkan Anak Cara Menghormati Orang Lain

Memberikan pemahaman pada anak terhadap perbedaan penting dilakukan saat mendidik anak.

Misalnya, di sekolah atau di kelas anak memiliki berbagai teman dengan latar belakang yang berbeda, seperti ras, agama, penampilan, hingga status ekonomi. Berikan pemahaman pada anak bahwa setiap individu memiliki ciri khas atau keunikan tersendiri. Garis bawahi bahwa berbeda itu seru, karena anak berpeluang belajar berbagai hal dari anak yang berbeda, demikian pula sebaliknya.

Dengan menganggap perbedaan itu seru, maka anak pun akan dapat memperlakukan orang lain dengan lebih baik.

Baca juga: Ini Lima Cara “Memaksa” Anak Melihat Konten Positif di Internet

Mendidik anak agar tidak menjadi pembully

4. Pelajari Kehidupan Sosial Anak

Orang tua perlu mengetahui dan mempelajari bagaimana kehidupan anak saat bersosialisasi. Siapa saja temannya, beraktivitas apa saja di sekolah, apakah ada yang mengganggunya, dan lain sebagainya. Cermati tingkah lakunya terutama saat pulang sekolah, kalau perlu ajak ngobrol dan pancing agar ia bercerita tentang teman-temannya, dan semua hal yang dilakukannya di sekolah.

Pada umumnya, orang tua akan dapat merasakan hal-hal ganjil yang terjadi dari isi cerita atau bahkan dari cara bercerita dari anak.

Selalu berkomunikasi dengan wali kelasnya, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan juga bisa dengan cepat diketahui dan dicari solusinya. Orang tua dan pihak sekolah memang harus berjibaku bersama mana kala ada dugaan perundungan terjadi.

5. Memberi contoh

Monkeys see, monkeys do. Anak biasanya akan berperilaku tak jauh dari apa yang dilihatnya. Karena itu, jika ingin mendidik anak untuk tidak menjadi pembully, orang tua dapat melakukannya dengan  lebih efektif dengan memberi contoh langsung.

Jadi, mari lebih menjaga kata, perilaku, dan pikiran, agar anak tak meniru hal-hal kurang baik yang kita lakukan.

Baca juga: Ini Strategi Jadi Ortu Sigap untuk Buah Hati Cerdas

Nah, demikianlah tip dan trik yang dapat orang tua terapkan dalam mendidik anak agar tidak menjadi pembully. Jika merasa kesulitan dalam mengajarinya, saran terbaik adalah segera pergi konsultasi ke psikolog. Tak perlu merasa risih untuk pergi ke psikolog anak, karena mereka pasti akan lebih profesional dalam memberikan saran terbaik.

Lakukan konsultasi dengan dokter maupun psikolog saat anak memiliki perilaku yang agresif. Nantinya, dokter dan psikolog akan membantu si buah hati untuk mengelola emosi. Semoga bermanfaat!

 

Post Views: 51
Tags: bullying itu burukempati pada anakkasus bullyingkehidupan bersosialisasi anakkehidupan sosialpembullyperilaku anakperundungantip dan trik
Share199Tweet124
Next Post
bike lounge JXB punya toilet transparan

Canggih! Sudirman Punya Bike Lounge Lengkap dengan Toilet Pintar

TERKINI

penyaluran bantuan gempa ntt

JNE Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

20 August 2026
Kepulauan Mauritius: Negara Eksotik di Samudra Hindia yang Memikat Wisatawan

Kepulauan Mauritius: Negara Eksotik di Samudra Hindia yang Memikat Wisatawan

20 August 2026
Oleh-Oleh Khas Banjarmasin yang Wajib Dicari Saat Liburan ke Kota Seribu Sungai

Oleh-Oleh Khas Banjarmasin yang Wajib Dicari Saat Liburan ke Kota Seribu Sungai

20 August 2026
Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

20 August 2026
Suasana Lomba Pesta Rakyat di Tomang (18/8/2026)

Serunya Lomba Pesta Rakyat di Tomang

19 August 2026
Air Terjun di Islandia Paling Indah, dari Seljalandsfoss hingga Skógafoss

Air Terjun di Islandia Paling Indah, dari Seljalandsfoss hingga Skógafoss

19 August 2026

POPULER

Suku Bajo: Sejarah, Keunikan, dan Kehidupan Suku Pengembara Laut di Indonesia

Suku Bajo: Sejarah, Keunikan, dan Kehidupan Suku Pengembara Laut di Indonesia

by Penulis JNEWS
14 August 2026

Fakta Menarik Mohammad Hatta, Proklamator yang Dijuluki Bapak Koperasi Indonesia

Fakta Menarik Mohammad Hatta, Proklamator yang Dijuluki Bapak Koperasi Indonesia

by Penulis JNEWS
11 August 2026

Apa Itu Emotional Spending? Kenali Tanda-tandanya Sebelum Merusak Keuangan

Apa Itu Emotional Spending? Kenali Tanda-tandanya Sebelum Merusak Keuangan

by Penulis JNEWS
13 August 2026

Joy of Missing Out: Cara Menikmati Hidup Tanpa Takut Ketinggalan Tren

Joy of Missing Out: Cara Menikmati Hidup Tanpa Takut Ketinggalan Tren

by Penulis JNEWS
7 August 2026

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

Asal Usul Lomba Panjat Pinang dan Mengapa Masih Populer Saat 17 Agustus

by Penulis JNEWS
7 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal