Mendulang Berkah Ramadan ala Security JNE

Petugas security JNE menggelar buka bersama bareng anak-anak yatim di Hub Puri Kembangan, Jakarta (7/3/26)

JNEWS – Di bulan Ramadan yang penuh berkah, para security atau satpam JNE tidak mau ketinggalan. Mereka pun mengamalkan budaya yang ada di perusahaan JNE yakni berbagi, dengan menggelar acara bukber dan santunan kepada para anak yatim.

Santunan dan buka puasa bersama tersebut berlangsung di JNE HUB Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (7/3/2026). Dalam acara yang penuh dengan suasana kekeluargaan itu, sebanyak 15 anak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar, serta 5 anak yatim dari keluarga security JNE yang orang tuanya telah meninggal dunia mendapat santunan.

Selain uang tunai, mereka juga mendapat bingkisan Lebaran dan juga merchandise. Tampak hadir dalam acara yang diikuti puluhan security tersebut, HC Development Division JNE, Fikri Al Haq.

Menurut ketua panitia, Dudi Rudiansyah, pihaknya merasa bersyukur dan bangga di bulan suci Ramadan bisa berbagi kepada para anak yatim. “Semoga bisa membantu mereka menjelang Lebaran. Kami juga mengundang anak yatim yang sebelumnya ayahnya bekerja di JNE sebagai security namun sudah almarhum,” ujarnya kepada JNEWS di sela-sela acara.

Pemberian santunan kepada anak yatim dari anggota security JNE.

Diungkapkan Dudi, dana untuk acara berasal dari para donatur dan sedekah dari para anggota security JNE. “Dengan santunan ini semoga para anak yatim mendoakan agar JNE bertambah maju dan berkembang,” ungkap Dudi yang kini menjabat Koordinator Security untuk wilayah JNE Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Baca juga: Melongok Syiar Ramadan JNE Medan: dari Tadarus sampai Pesantren Express

Sementara itu, Aban (12 tahun) seorang anak yatim yang rumahnya tidak jauh dari JNE HUB Puri Kembangan mengaku senang mendapat santunan dari JNE. “Bulan Ramadan memang bulan yang kami tunggu-tunggu karena banyak orang baik yang mengulurkan bantuan, salah satunya adalah JNE. Ayah saya sudah 3 tahun meninggal dunia. Senang dan haru dapat santunan ini. Terima kasih JNE semoga ke depannya semakin sukses,” ucapnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Ahmad Bimo Kurnia Putra. Bocah 12 tahun anak dari (alm) Srihantoro yang dulu semasa hidup bekerja menjadi security. “Terima kasih JNE, meski ayah saya sudah lama meninggal dunia, tetapi JNE masih ingat dengan kami. Terima kasih atas kebaikannya,” tandasnya *

Exit mobile version