JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengulik Maskot Olimpiade Paris 2024*

by Redaksi JNEWS
30 July 2024
maskot olimpiade paris 2024

Sumber: olympic.com

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Maskot Olimpiade Paris 2024 adalah Phryges, terinspirasi dari topi Phrygian yang melambangkan kebebasan dan revolusi Prancis. Topi ini memiliki sejarah panjang dalam masyarakat Prancis. Phryges muncul dalam berbagai aspek kehidupan, dari lukisan, prangko, balai kota, hingga koin.

Topi Frigia atau dikenal juga sebagai topi kebebasan menjadi lambang perjuangan kemerdekaan pada Mei 1789 hingga November 1799 atau yang kita kenal sebagai Revolusi Prancis.

Topi merah berbentuk kerucut ini terlipat ke depan di bagian puncak. Ilustrasi tudung Frigia sebagai maskot Olimpiade dilengkapi tangan yang mengibarkan bendera Prancis yang berwarna merah, putih dan biru yang dikenal sebagai Tricolor. Panitia Olimpiade Paris 2024 berupaya agar perhelatan olahraga empat tahunan ini berbeda dari yang sudah-sudah.

Pertama, akan ada kesetaraan dari segi jumlah atlet laki-laki dan perempuan yang berkompetisi dalam perebutan medali. Kedua, upacara pembukaan pun dilakukan di tepian Sungai Seine, di bawah bayang-bayang Menara Eiffel. Tidak seperti pembukaan olimpiade sebelum-sebelumnya yang pementarasannya di dalam stadion.

Begitu pula dengan maskot, Prancis dengan sengaja tidak mengikuti tradisi dalam memilih simbol global Olimpiade yang ke-33 ini, yang sebelumnya biasanya memakai maskot binatang. Panitia mengatakan desain ini dipilih karena mereka percaya olahraga bisa mengubah hidup orang banyak.

Agar inklusif terhadap Paralimpiade, panitia juga merancang satu maskot Frigia lainnya dengan kaki prostetik berbentuk lengkung yang biasa dipakai atlet lari. Motto dari maskot Frigia untuk Olimpiade dan Paralimpiade adalah, “Berjalan sendirian mungkin lebih cepat, tetapi bersama-sama kita bisa meraih hasil yang lebih baik”.

“Kami lebih memilih gagasan alih-alih binatang,” tutur Tony Estanguet, ketua komite Olimpiade Paris 2024 yang juga mantan atlet peraih tiga medali. “Tudung Frigia dipilih karena ini maknanya sangat kuat bagi Republik Prancis. Bagi masyarakat Prancis, topi ini adalah lambang kebebasan yang amat dikenal,” tambahnya.

Baca juga: 5 Kawasan Sport Center Terintegrasi dan Terkemuka di Asia

Asal muasal topi Frigia ini bisa ditilik sejak zaman dahulu kala. Nama topi bersejarah ini diambil dari Frigia (Bahasa Inggris: Phrygia), sebuah distrik kuno di bagian barat tengah Anatolia. Wilayah itu mendapatkan namanya berdasarkan satu suku yang oleh orang Yunani disebut suku Frigia yang pada akhirnya memicu terjadinya revolusi Perancis dikemudian hari.

*Berita diolah dari berbagai sumber

 

Post Views: 50
Share192Tweet120
Next Post
JNE Content Competition 2024 mengajak para content creator untuk unjuk karya foto, desain, video dan tulisan

Tutup 31 Juli 2024, Pendaftaran JNE Content Competition Tinggal Sehari Lagi!

TERKINI

Kota Mezhgorye: Kota Misterius di Rusia yang Tertutup dari Dunia Luar

Kota Mezhgorye: Kota Misterius di Rusia yang Tertutup dari Dunia Luar

28 August 2026
member jlc

Gali Suara Pelanggan, JNE Gelar JLC Member Gathering di Bogor

27 August 2026
Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes

Mengenal Suku Inca, Peradaban Besar yang Pernah Berjaya di Pegunungan Andes

27 August 2026
Apa Itu Musik LoFi? Mengenal Genre Santai dan Artis yang Membuatnya Populer

Apa Itu Musik LoFi? Mengenal Genre Santai dan Artis yang Membuatnya Populer

27 August 2026
komunitas motor blf dan jne

Kolab JNE – Komunitas Motor BLF Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT

27 August 2026
Pantai Virgin Bali: Pantai Eksotis dengan Panorama Laut dan Perbukitan

Pantai Virgin Bali: Pantai Eksotis dengan Panorama Laut dan Perbukitan

26 August 2026

POPULER

Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

by Penulis JNEWS
12 August 2026

Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

by Penulis JNEWS
20 August 2026

Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

Mengenal Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

by Penulis JNEWS
14 August 2026

Rekomendasi Kuliner Pasar Mayestik yang Wajib Dicoba

7 Rekomendasi Kuliner Pasar Mayestik yang Wajib Dicoba

by Penulis JNEWS
10 August 2026

Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

10 Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

by Penulis JNEWS
6 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal