JNEWS – Kian meningkatnya gaya hidup yang kurang sehat di kalangan masyarakat, membuat Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar masyarakat mewaspadai 4 indikator kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius.
Hal tersebut diutarakan Menkes saat menghadiri launching Cek Kesehatan Gratis (CKG) di FKTP Polri dan Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Lemdiklat Polri, Jakarta baru-baru ini.
Menkes Budi Sadikin menekankan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, seperti stroke, jantung, kanker, dan gagal ginjal.
“Penyakit seperti stroke, jantung, dan ginjal sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Karena itu, program Cek Kesehatan Gratis dari pemerintah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Menkes mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan empat indikator kesehatan utama, yaitu tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan obesitas. Ia menjelaskan bahwa tekanan darah harus dijaga di bawah 120/80 mmHg, kadar gula darah tidak melebihi 200 mg/dL, serta kolesterol tetap berada di bawah 200 mg/dL. Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga berat badan ideal melalui pola hidup sehat dan aktivitas fisik rutin.
“Kalau hasil pemeriksaan menunjukkan angka di atas normal, jangan dianggap enteng meskipun merasa sehat. Segera datang ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Bakti Kesehatan Polri Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sejak 1 Juni hingga 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 5.354 tenaga kesehatan dengan total lebih dari 664 ribu layanan kesehatan yang telah diberikan kepada masyarakat.
Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan
Layanan kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum dan spesialis, operasi katarak, operasi bibir sumbing, donor darah, pemeriksaan laboratorium, skrining stunting, layanan kesehatan ibu dan anak, hingga pelayanan TB.
Dalam kegiatan ini, Polri juga meluncurkan ‘Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh’ sebagai bentuk dukungan pelayanan kesehatan bagi pekerja di seluruh Indonesia melalui jaringan rumah sakit Polri. “Kartu ini diharapkan dapat mempermudah rekan-rekan buruh untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan Polri di seluruh Indonesia,” tandas Kapolri. *
