JNEWS – Berbagai sektor terus didorong oleh pemerintah untuk bisa tumbuh dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan. Salah satunya adalah sektor kesehatan.
Dalam hal ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menilai sektor kesehatan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Dengan nilai belanja kesehatan yang mencapai sekitar 40 miliar dolar AS per tahun, sektor ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui investasi dan kerja sama internasional.
Hal tersebut disampaikan Menkes Budi dalam KADIN Monthly Economic Diplomatic Breakfast (K-MEd) yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kementerian Kesehatan, Jakarta baru-baru ini.
Menkes mengatakan, sektor kesehatan merupakan salah satu sektor yang menjanjikan karena berpotensi tumbuh lebih dari 8 persen, termasuk dalam penciptaan lapangan kerja.
“Di sektor kesehatan itu opportunity-nya besar sekali. Itu salah satu sektor yang sebenarnya menjanjikan, bisa tumbuh di atas 8 persen, dan juga lapangan kerjanya bisa tumbuh di atas 8 persen. Oleh karena itu, kita bicara mengenai kesempatan investasi atau kerja sama dengan luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan belanja kesehatan hingga mendekati tingkat negara lain dapat membuka peluang ekonomi yang sangat besar. Jika Indonesia mencapai tingkat belanja kesehatan seperti Malaysia, terdapat potensi tambahan belanja sekitar 84 miliar dolar AS. Sementara itu, jika mencapai tingkat Singapura, potensinya dapat mencapai sekitar 840 miliar dolar AS per tahun. “Ini adalah peluang. Jadi, sektor kesehatan sebenarnya bukan biaya, melainkan investasi,” tegas Menkes Budi.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja
Karena itu, pemerintah mendorong pertumbuhan sektor kesehatan melalui investasi dan pengembangan industri kesehatan di dalam negeri, tidak hanya mengandalkan belanja pemerintah. Penguatan industri kesehatan dinilai penting agar manfaat pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja dari sektor ini dapat lebih banyak dirasakan di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengungkapkan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu bidang strategis yang dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Ketika kita berbicara tentang kesehatan, ini adalah sektor yang kami yakini dapat membantu Indonesia meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 5 persen menjadi 6 persen, 7 persen, hingga 8 persen ke depan,” ujarnya. *
