JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Logistik & Kurir

Pemberian Insentif Jadi Solusi Kelangkaan Kontainer

by Redaksi JNEWS
15 December 2020
kelangkaan kontainer peti kemas
Share on FacebookShare on Twitter

Kelangkaan kontainer atau peti kemas menjadi problematika yang serius, khususnya di kalangan pengusaha. Berbagai macam upaya telah diusulkan guna mengatasi kontainer langka ini, termasuk salah satunya adalah meminta kepada pemerintah untuk memberikan insentif potongan biaya pelabuhan.

Adapun usul mengenai pemberian insentif ini digagas oleh Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno. Menurut Benny, permasalagan kelangkaan kontainer untuk ekspor ini tidak bisa diselesaikan secara langsung oleh pemerintah. Pasalnya, ini kebijakan pasar yang akan menemukan keseimbangan baru.

“Masalah kelangkaan kontainer dan angkutan laut masalah pasar tidak bisa diselesaikan oleh peraturan pemerintah, manakala keseimbangan ekspor dan impor sudah mencapai equilibrium baru maka selesai sudah masalah peti kemas tersebut,” ucap Benny mengutip halaman Bisnis.com.

Baca Juga: Ini Penyebab Kontainer Ekspor Langka Menurut ALFI

Dengan begitu, lanjutnya, pemerintah tidak dapat mengintervensi secara langsung permasalahan tersebut. Di sisi lain, eksportir harus bisa menerima konsekuensi dari kelangkaan kontainer yang berujung pada meningkatnya harga freight (biaya angkut), serta keterbatasan pengangkutan dan pelayaran memberikan pelayanan dengan harga berlipat.

Pemerintah sendiri, menurut Benny, hanya bisa memberikan keringanan berupa potongan biaya pelabuhan hingga 50 persen. Hal tersebut dinilai tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap pengurangan biaya angkut. Meski demikian, hal tersebut sudah cukup membuktikan kepedulian pemerintah.

“Yang bisa diperbuat pemerintah adalah biaya pelabuhan diberikan diskon 50 persen. Memang tidak [signifikan], hanya paling tidak ada empati pemerintah terhadap kesulitan pelaku ekspor,” terangnya.

Seperti diketahui, kelangkaan peti kemas ini memberikan kejutan tersendiri di tengah perdagangan global yang belum pulih akibat pandemi COVID-19. Kelangkaan peti kemas ini menyebabkan menaikkan harga pembelian peti kemas baru dan tarif sewa hingga 50 persen, mengganggu lalu lintas pelabuhan, menimbulkan biaya tambahan, hingga memperlambat pengapalan menjelang liburan.

Baca Juga: Jelang Soft Launching, Kemenhub Coba Aktivitas Ekspor Pelabuhan Patimban

Salah satu penyebab kelangkaan kontainer kosong ini tak lain karena terjadi lonjakan ekspor China dan permintaan konsumen yang kuat di Amerika Serikat. Bahkan, perusahaan pelayaran besar, seperti Hapag-Lloyd AG, berusaha keras reposisi kontainer berukuran 40 kaki dari pelabuhan-pelabuhan yang kurang sibuk.

Direktur Logistik Peti Kemas Global Hapag-Lloyd Nico Hecker menjulukinya sebagai momen ‘angsa hitam’. Perusahaan angkutan laut asal Jerman itu mengalami kenaikan permintaan kontainer 40 kaki terkuat setelah mengalami penurunan permintaan terdalam yang pernah ada akibat pandemi.

Sementara itu, mengacu dari data Container x Change, sebuah platform online yang berbasis di Hamburg, Jerman, indeks ketersediaan kontainer 0,04 khusus untuk kontainer 40 kaki di Los Angeles, sedangkan di Shanghai 0,22. Pada skala nol hingga 1, semakin kecil skala menunjukkan semakin kekurangannya terhadap kontainer.

Baca Juga: Kinerja Kargo Internasional AP Logistik Belum Pulih

Tags: #jne #connectinghappiness #ekspreskelangkaan kontainerlogistikpengiriman barangpeti kemas
Share212Tweet133
Next Post
Pelindo III kontainer langka

Usul ALFI Soal Kontainer Ekspor Langka

TERKINI

memantau jalur mudik

Pantau Jalur Mudik, Pemerintah Sediakan Platform Mudik.pu.go.id

16 March 2026
pelaku umkm sukabumi andalkan jne untuk pengiriman

Pelaku UMKM Sukabumi Andalkan JNE Untuk Kiriman Jelang Lebaran

16 March 2026
Karyawan/ti JNE Bogor ajak anak yatim belanja baju dan sepatu baru untuk Lebaran

JNE Bogor Wujudkan Mimpi Anak Yatim, Punya Baju dan Sepatu Baru Untuk Lebaran

15 March 2026
kiriman pempek

Kiriman Pempek dari JNE Palembang ke Pulau Jawa Capai Belasan Ton

15 March 2026
Mudik Lebaran dengan Anak Kecil: Hal yang Perlu Dipersiapkan

Mudik Lebaran dengan Anak Kecil: Hal yang Perlu Dipersiapkan

14 March 2026
Persiapan Mudik Lebaran Naik Mobil Pribadi

Persiapan Mudik Lebaran Naik Mobil Pribadi

14 March 2026

POPULER

Tempat Wisata di Palopo yang Menarik Dikunjungi

Daftar Tempat Wisata di Palopo yang Menarik Dikunjungi

by Penulis JNEWS
17 February 2026

Kota Terkecil di Indonesia, Ada yang Jadi Tujuan Wisata Terpopuler

7 Kota Terkecil di Indonesia dan Fakta Menarik di Baliknya

by Penulis JNEWS
19 February 2026

Tips Sahur Sehat dan Praktis untuk Aktivitas yang Padat

5 Tips Sahur Sehat dan Praktis untuk Aktivitas yang Padat

by Penulis JNEWS
27 February 2026

Oleh-Oleh Khas Pangandaran untuk Buah Tangan Liburan

19 Pilihan Oleh-Oleh Khas Pangandaran untuk Buah Tangan Liburan

by Penulis JNEWS
24 February 2026

Bukber Hemat, Cara Siasati agar Tidak Boros

7 Cara Cerdas Menyiasati Ajakan Bukber agar Tidak Boros

by Penulis JNEWS
25 February 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal