Perluas Layanan Kesehatan Hewan, DKI Jakarta Bangun 5 Puskeswan Baru

puskeswan

Peletakan batu pertama pembangunan Puskeswan Pemprov DKI Jakarta. Foto: Istimewa.

JNEWS – Seperti halnya manusia, hewan peliharaan juga memerlukan perawatan kesehatan yang memadai. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Pemprov DKI membangun lima unit tambahan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di sejumlah wilayah Jakarta pada 2026 ini.

Tambahan lima Puskeswan yang dibangun tersebut berada di Pusat Produksi, Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Pluit, Kebun Anggur Pulo Gebang, Training Center Klender, Sentra Flora dan Fauna Semanan, serta Gedung Kantor Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta. Pembangunan Puskeswan Pluit Jakarta Utara ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok.

Menurut Hasudungan, pembangunan lima Puskeswan tambahan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperluas sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta akan Mudahkan Akses Transport ke Kepulauan Seribu

Ia menyampaikan, saat ini Pemprov DKI Jakarta baru memiliki dua Puskeswan, yakni Puskeswan Ragunan dan Puskeswan Pondok Ranggon. “Kebutuhan pelayanan kesehatan hewan terus meningkat seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan, termasuk kebutuhan pelayanan terhadap hewan peliharaan maupun hewan lainnya,” ujarnya baru-baru ini.

Penambahan tersebut diharapkan membentuk jaringan pelayanan kesehatan hewan pemerintah yang lebih luas sehingga masyarakat tidak seluruhnya harus datang ke Puskeswan Ragunan atau Pondok Ranggon. “Dengan pembangunan Puskeswan tambahan ini, diharapkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan hewan yang lebih mudah dijangkau, lebih cepat, dan lebih merata,” tambah Hasudungan.

Dari sisi layanan, Puskeswan baru akan menyediakan pelayanan mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan hingga tindakan bedah. Fasilitasnya juga didukung sarana diagnostik, antara lain alat pemeriksaan analisa darah rutin atau hematologi, pemeriksaan kimia darah, pemeriksaan urin, ultrasonografi (USG), pemeriksaan feses, serta pemeriksaan parasit.

Hasudungan menambahkan, Puskeswan Ragunan ke depan akan bertransformasi menjadi Rumah Sakit Hewan milik Pemprov DKI Jakarta dengan peningkatan fasilitas sebagai unit pelayanan kesehatan hewan rujukan. “Pembangunan lima unit Puskeswan ditargetkan selesai pada Desember 2026,” pungkasnya. *

Baca juga: Menjelajahi Lubang Buaya, Destinasi Wisata Sejarah di Jakarta

Exit mobile version