JNEWS – Pisang Lampung, yang dikenal dengan nama pisang muli, merupakan salah satu buah khas Provinsi Lampung yang memiliki ukuran kecil dan bentuk ramping.
Buah ini termasuk varietas pisang lokal yang telah terdaftar sebagai Sumber Daya Genetik Lokal Provinsi Lampung di Kementerian Pertanian sejak 2019. Pengakuan tersebut memperkuat status pisang muli sebagai salah satu kekayaan hayati daerah yang patut dijaga keberadaannya.
Nama muli berasal dari bahasa Lampung yang berarti gadis atau perempuan yang belum menikah. Sebutan ini berkaitan dengan penampilan buahnya yang kecil dan ramping.
Ciri-Ciri Utama Pisang Lampung

Pisang Lampung kerap tertukar dengan pisang mas ataupun pisang susu karena sama-sama berukuran kecil. Berikut ciri utama pisang Lampung selengkapnya.
1. Ukuran Kecil dengan Bentuk Ramping
Pisang Lampung memiliki panjang sekitar 9 – 12 cm, dengan bentuk memanjang dan ramping. Bagian ujung buahnya cenderung meruncing sehingga tampilannya berbeda dari pisang mas yang relatif lebih gemuk dengan ujung membulat. Ukurannya yang mungil membuat buah ini praktis disantap sebagai camilan tanpa perlu dipotong-potong.
Baca juga: 10 Oleh-Oleh Khas Lampung yang Tahan Lama dan Cocok untuk Dibagikan
2. Kulit Tipis dengan Warna Kuning Cerah saat Matang
Kulit pisang Lampung relatif tipis dan mengalami perubahan warna seiring proses pematangan. Ketika masih mentah, kulitnya berwarna hijau cerah, lalu berubah menjadi kuning cerah setelah matang.
Pada buah yang sudah matang sempurna, terkadang muncul bintik-bintik hitam alami pada permukaan kulitnya. Sementara itu, daging buahnya berwarna putih kekuningan dengan tekstur yang lembut.
3. Rasa Manis Legit dengan Aroma Harum
Pisang Lampung dikenal memiliki rasa manis legit dengan sedikit sentuhan asam yang memberikan sensasi segar saat dimakan. Daging buahnya lembut dan cukup berair sehingga mudah dikunyah, sedangkan aromanya harum ketika buah sudah matang.
Perpaduan rasa dan aroma tersebut membuat pisang muli cocok dinikmati langsung sebagai buah meja atau camilan di sela aktivitas.
Kandungan Pisang Lampung
Selain praktis dikonsumsi, pisang Lampung mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh, antara lain seperti di bawah ini.
1. Sumber Energi
Pisang mengandung karbohidrat yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kandungan gula alaminya juga membantu menyediakan energi dalam waktu relatif singkat, sehingga cocok dikonsumsi sebagai camilan di sela kesibukan.
2. Mengandung Kalium
Kalium berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, membantu kerja otot dan saraf, serta mendukung pengaturan tekanan darah. Asupan kalium yang cukup juga penting bagi kesehatan jantung.
3. Mengandung Vitamin C dan B6
Vitamin C membantu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh serta mendukung pembentukan kolagen. Sementara itu, vitamin B6 berperan dalam metabolisme protein dan pembentukan neurotransmiter yang dibutuhkan otak.
Olahan Tradisional dan Oleh-Oleh Populer Berbahan Pisang Lampung

Pisang muli umumnya dikonsumsi langsung sebagai buah meja. Meski begitu, pisang khas Lampung ini juga bisa diolah menjadi berbagai jajanan tradisional, serta beragam produk olahan pisang yang cocok dijadikan oleh-oleh. Berikut beberapa di antaranya.
1. Geguduh
Geguduh merupakan camilan tradisional yang dibuat dari pisang matang yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan tepung terigu, gula, dan sedikit santan atau susu. Adonan kemudian digoreng sesendok demi sesendok hingga bagian luarnya kecokelatan. Hasilnya berupa gorengan dengan tekstur lembut di bagian dalam dan sedikit renyah di permukaan.
Pisang muli bisa digunakan sebagai bahan dasarnya karena memiliki daging buah yang lembut dan rasa manis alami. Geguduh cocok disajikan sebagai teman minum teh atau kopi pada pagi dan sore hari.
2. Benjak Enjak
Benjak enjak adalah kue basah tradisional Lampung yang memadukan pisang matang, beras ketan, gula merah, dan sedikit garam.
Pisang dihaluskan, lalu dicampur dengan bahan lainnya hingga membentuk adonan yang bisa dibungkus menggunakan daun pisang. Bungkusan tersebut kemudian dikukus sampai matang.
Perpaduan ketan dan pisang menghasilkan tekstur padat, lengket, serta legit, sedangkan gula merah memberikan rasa manis dengan aroma khas. Kue ini cocok dinikmati sebagai kudapan atau sajian untuk keluarga.
3. Selimpok
Selimpok merupakan jajanan tradisional yang menggunakan pisang matang sebagai bahan utama bersama beras ketan dan, pada sejumlah resep, kelapa parut.
Pisang dihancurkan, kemudian dicampur dengan ketan yang telah disiapkan sebelum adonan dibungkus memanjang menggunakan daun pisang. Selanjutnya, bungkusan dimasak dengan cara dikukus atau direbus. Hasilnya berupa kudapan dengan tekstur kenyal dan lembut serta rasa manis dari pisang. Aroma daun pisang ikut memberikan ciri khas pada jajanan ini.
4. Keripik Pisang
Keripik pisang menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dikenal dari Lampung. Irisan pisang digoreng hingga kering dan renyah, kemudian dijual dalam berbagai varian rasa, seperti rasa cokelat, keju, susu, kopi, hingga taro.
5. Pie Pisang
Pie pisang merupakan salah satu inovasi kuliner modern yang berkembang di wilayah ini. Kue ini memiliki kulit pastry atau adonan pie yang renyah dengan bentuk menyerupai pisang berukuran kecil.
Bagian dalam pie ini bisa berisi pisang, krim custard, atau kombinasi keduanya. Pie ini kemudian diberi tambahan topping, mulai dari cokelat, keju, almond, sampai matcha. Perpaduan kulit yang renyah dengan isian lembut membuatnya cocok dijadikan camilan maupun buah tangan dari Lampung.
6. Bolu dan Wingko Pisang
Pisang Lampung juga dapat diolah menjadi bolu dan wingko dengan menambahkan daging buah yang telah dihaluskan ke dalam adonan.
Pada bolu, pisang membantu memberikan rasa manis dan aroma khas sekaligus menghasilkan tekstur yang lembap. Sementara itu, wingko pisang memadukan pisang dengan bahan seperti kelapa parut, tepung ketan, dan gula. Hasilnya berupa kue dengan aroma pisang dan kelapa yang berpadu, serta rasa manis yang cocok bagi pencinta jajanan tradisional.
7. Es Pisang Muli Cokelat
Es pisang Lampung cokelat merupakan camilan rumahan yang cukup populer dan jadi favorit banyak orang.
Cara membuatnya, pisang matang dikupas, ditusuk dengan stik, lalu dibekukan sampai teksturnya mengeras. Setelah itu, pisang dicelupkan ke dalam cokelat leleh dan didiamkan kembali hingga lapisan cokelat membeku.
Ukuran pisang muli yang kecil membuatnya pas sekali disajikan sebagai es stik sekali santap. Jika ingin menambah variasi, lapisan cokelat bisa diberi taburan kacang cincang, meses, atau remahan biskuit sebelum mengeras.
8. Pisang Muli Crispy
Untuk membuat camilan ini, pisang dikupas, kemudian dilapisi adonan tepung sebelum dibalur dengan tepung panir agar permukaannya menjadi garing setelah digoreng. Gunakan minyak panas dengan suhu yang stabil supaya lapisan luarnya matang merata tanpa membuat pisang terlalu lembek.
Setelah ditiriskan, pisang crispy bisa disajikan dengan topping keju parut, saus cokelat, atau susu kental manis. Ukuran pisang muli yang mungil juga membuatnya praktis disajikan dalam porsi kecil untuk camilan keluarga.
Baca juga: 7 Tempat Wisata di Bandar Lampung yang Cocok untuk Healing
Pisang Lampung bukan sekadar buah berukuran mungil yang mudah dijumpai di Lampung. Buah ini merupakan bagian dari kekayaan lokal yang dimanfaatkan dalam kuliner tradisional sekaligus menginspirasi beragam produk olahan untuk pasar oleh-oleh.











