JNEWS – Kucing menjadi salah satu hewan yang paling banyak dipelihara di dunia. Pilihan jenisnya pun beragam. Ada banyak ras kucing dengan penampilan dan karakter yang berbeda, plus kebutuhan perawatan masing-masing. Tinggal disesuaikan dengan karakter si pemilik dan lingkungannya.
Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara

Tanggal 8 Agustus diperingati sebagai Hari Kucing Sedunia. Maka, rasanya tepat banget kalau kali ini kita membahas beragam ras kucing.
Ternyata ada banyak sekali ras kucing, punya ciri fisik dan karakter masing-masing. Sejumlah ras bahkan sangat populer dan banyak dipelihara sebagai kucing rumahan di berbagai belahan bumi. Sementara yang lain, dianggap eksklusif dan punya penggemar tersendiri juga.
Berikut daftar ras kucing yang paling banyak dipelihara. Kucing domestik atau kucing kampung tidak dimasukkan, karena cakupannya terlalu luas dan dapat digunakan untuk kucing tanpa silsilah ras tertentu.
1. Persian
Persian termasuk ras kucing yang sudah lama populer sebagai hewan peliharaan. Ciri fisiknya mudah dikenali dari wajah bulat, hidung pendek, kaki relatif pendek, serta bulu panjang yang sangat lebat.
Karakternya cenderung tenang dan lebih suka menghabiskan waktu di dalam rumah daripada berkeliaran jauh. Persian juga cukup menikmati perhatian pemiliknya, tapi juga tidak selalu menuntut interaksi sepanjang waktu.
Bulu panjangnya perlu disisir rutin karena mudah kusut dan membentuk gumpalan, sementara area sekitar mata juga perlu sering dibersihkan.
Baca juga: Kucing Persia: Ciri-Ciri, Cara Mengadopsi, dan Cara Merawatnya
2. Maine Coon
Ukuran tubuh Maine Coon bisa sangat luar biasa. Kucing dewasa dapat memiliki tubuh panjang, dada lebar, ekor tebal, dan bobot yang cukup berat, terutama kalau jantan.
Meski perawakannya besar, Maine Coon dikenal ramah, mudah beradaptasi dengan anggota keluarga, dan cukup toleran terhadap hewan peliharaan lain. Ras ini juga aktif sehingga butuh ruang untuk bergerak, memanjat, dan bermain.
3. British Shorthair
Wajah bulat, pipi berisi, dan tubuh gempal menjadi ciri khas ras kucing British Shorthair. Bulunya pendek, tetapi sangat padat sehingga memberi tampilan seperti boneka berbulu. Kucing jenis ini mudah mengalami kenaikan berat badan, sehingga porsi makan dan aktivitas hariannya perlu diperhatikan.
Ras kucing BSH ini cenderung kalem, mandiri, dan tidak terlalu menuntut perhatian setiap saat. Mereka dapat tinggal di apartemen atau rumah dengan ruang terbatas , tetapi tetap harus mendapat kesempatan bermain dan bergerak.
4. Siamese
Siamese memiliki tubuh ramping, kaki panjang, telinga besar, dan mata biru yang indah. Warna bulunya lebih gelap pada wajah, telinga, kaki, serta ekornya. Bulu mereka juga pendek sehingga perawatannya relatif praktis dibandingkan ras berbulu panjang.
Dari sisi karakter, Siamese terkenal aktif, cerdas, dan sangat vokal. Mereka kerap mengeong untuk meminta perhatian atau merespons pemiliknya. Interaksi rutin dan permainan yang merangsang aktivitas mental cocok untuk menjaga mereka tetap sibuk.
5. Ragdoll
Nama Ragdoll berkaitan dengan sifat jenis kucing satu ini yang memang suka digendong. Tubuhnya besar dengan bulu semi-panjang, mata biru, dan pola warna yang dapat muncul dalam beberapa variasi. Penyisiran beberapa kali seminggu membantu menjaga bulunya tetap rapi sekaligus mengurangi rambut lepas.
Ragdoll umumnya memiliki temperamen lembut dan senang berada dekat dengan anggota keluarga. Mereka memang tidak seaktif ras kucing lainnya, tetapi tetap butuh permainan serta stimulasi setiap hari.
6. Scottish Fold
Daun telinganya yang terlipat ke depan membuat Scottish Fold sangat khas. Bentuk tersebut berasal dari mutasi gen yang memengaruhi tulang rawan. Menariknya, gen yang sama juga membuat ras kucing ini memiliki risiko gangguan tulang serta sendi lebih tinggi dibanding kucing lain.
Dari segi perilaku, Scottish Fold cenderung tenang, mudah beradaptasi, dan menikmati interaksi dengan manusia. Perawatan bulunya bergantung pada jenisnya karena Scottish Fold ada yang berbulu pendek maupun panjang.
7. Bengal
Corak bulu kucing Bengal mengingatkan pada penampilan kucing liar. Tapi, di balik tampilannya yang cukup sangar sekaligus mahal, Bengal merupakan kucing domestik yang terkenal aktif, atletis, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. Mereka senang memanjat, mengejar mainan, menjelajahi ruangan, bahkan ada juga yang suka main air.
Energi ras kucing satu ini besar, sehingg mereka butuh aktivitas fisik dan stimulasi mental yang cukup setiap hari. Karenanya, pemilik perlu menyediakan pohon kucing, permainan, dan area vertikal yang cukup.
8. Sphynx
Sphynx sering disebut kucing tanpa bulu. Padahal, sebenarnya ada lapisan rambut sangat halus pada kulitnya. Begitu halusnya sampai nyaris tidak terlihat.
Karena tidak mempunyai lapisan bulu tebal untuk menyerap minyak alami, kulitnya perlu dibersihkan secara rutin. Sphynx juga lebih sensitif terhadap suhu dingin dan paparan matahari langsung. Jadi, meski nyaris tanpa bulu, Sphynx justru minta perawatan ekstra. Dengan kata lain, minim bulu belum tentu minim perawatan.
Karakternya dikenal aktif, sosial, dan gemar mencari perhatian dari orang di sekitarnya.
9. American Shorthair
American Shorthair memiliki tubuh berotot dengan dada lebar dan kaki yang kuat. Bulunya pendek dengan beragam warna serta pola, termasuk silver tabby yang cukup identik dengan ras ini. Perawatan bulunya tidak rumit, cukup disisir berkala untuk membantu mengangkat rambut mati.
Temperamen ras kucing satu ini relatif seimbang. Mereka senang bermain dan berinteraksi dengan pemilik, tetapi dapat menghabiskan waktu sendiri juga. Karena itu, American Shorthair mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi rumah.
10. Abyssinian
Abyssinian punya tubuh yang ramping, telinga besar, dan bulu pendek. Uniknya, setiap helai rambut memiliki beberapa pita warna.
Ras ini punya tingkat aktivitas tinggi dan gemar mengeksplorasi tempat-tempat tinggi di dalam rumah. Mereka juga cepat tertarik pada permainan, benda bergerak, atau interaksi dengan pemilik.
Baca juga: Mainan Kucing Ramah Lingkungan: Pilihan Terbaik untuk Hewan Peliharaan dan Bumi
Setiap ras kucing di atas memiliki karakter, tingkat aktivitas, dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Popularitas memang membuat beberapa ras lebih sering dipelihara, tetapi mengenali karakteristiknya tetap perlu agar kebutuhan kucing dapat dipenuhi dengan baik.
Sebab, di balik wajah menggemaskan dan tingkah lucunya, kucing adalah makhluk hidup yang membutuhkan perawatan, perhatian, dan komitmen sepanjang hidupnya. Jadi, ras kucing mana yang pengin diadopsi?