JNEWS – Pemerintah pusat telah menetapkan kenaikan harga tiket dengan batas maksimal 13 persen pada awal April 2026. Kenaikan harga tiket ini disebabkan karena naiknya avtur akibat perang Timur Tengah yang hingga kini masih berlangsung. Kenaikan harga pesawat menjadi sorotan tajam masyarakat. Hal ini dapat mempengaruhi berbagai sektor di NTB, terutama kunjungan wisatawan.
Sebagai salah satu daerah yang menjadikan pariwisata sebagai salah satu strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi, kenaikan harga tiket dikhawatirkan menekan animo wisatawan lokal untuk berkunjung ke destinasi-destinasi wisata di NTB.
Saat ini, harga tiket pesawat dari dan menuju Lombok sudah mengalami penyesuaian. Dari Lombok – Jakarta dan sebaliknya berada di kisaran Rp1,4 juta. Lombok – Surabaya di kisaran Rp900 ribu hingga Rp1 juta. Dan Lombok – Bali di kisaran Rp700 ribu.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengaku kenaikan harga tiket pesawat selama kurang lebih 23 hari ini belum terlalu mempengaruhi kedatangan di Bandara Internasional Lombok (BIL). kenaikan harga tiket pesawat tidak menghambat upaya pengembangan pariwisata berkelas dunia yang menjadi salah satu program prioritas daerah.
Adanya Kapal Cepat
Apalagi, NTB saat ini memiliki banyak jalur-jalur pariwisata selain dari pesawat. Seperti kapal cepat Lombok-Bali. Dengan terhubungnya NTB dengan Bali, hal ini dinilai mampu mendongkrak kunjungan wisatawan NTB.
Kunjungan wisatawan Bali di tahun 2025 mencapai 7,05 juta wisatawan. Terhubungnya secara langsung Bali dan Lombok melalui pelabuhan Bangsal ke Padang Bai dan Sanur maupun sebaliknya memudahkan transfer wisatawan antara kedua daerah tersebut.
Baca juga: Menikmati Keindahan Lombok Lewat Daftar Tempat Wisata di Mataram
Tidak hanya ke Senggigi, kapal cepat yang menghubungkan dua pulau gugusan Sunda Kecil itu juga akan terhubung dengan Mandalika. Begitupun dengan pengadaan seaplane yang akan menghubungkan Lombok dengan destinasi-destinasi wisata di pulau-pulau kecil se NTB.
Pengadaan Seaplane
NTB juga akan memiliki sea plane pertama yang akan menghubungkan antar destinasi wisata dengan Bali. Seaplane ini tidak akan berada di Rinjani seperti yang banyak diisukan, melainkan akan mendarat di Bendungan Batujai, Lombok Tengah.
Untuk pengadaan sea plane, Pemkab Loteng sudah bersiap untuk membangun tempat mendarat dengan mengusung konsep alam. Rencananya, akan dibangun ruang tunggu penumpang menggunakan bambu.
Rute sea plane ini akan menghubungkan antar destinasi wisata di Bali dan Lombok. Ke depannya, akan terhubung juga dengan destinasi yang ada di NTT, sesuai dengan kesepakatan pada Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Paket Wisata
Selama ini, ditemukan banyak pergerakan wisatawan yang datang dari Bali tanpa menginap di NTB, terutama wisatawan yang melakukan trip laut seperti melihat lumba-lumba atau paus dari kapal. Mereka memilih NTB hanya sebagai tempat wisata, namun untuk penginapan mereka menginap di Bali. Fenomena ini menyebabkan ekonomi dari sektor pariwisata di NTB menjadi kurang maksimal. Untuk itu, NTB, NTT, dan Bali berencana untuk membentuk paket wisata.
Dari paket wisata ini, tingkat kunjungan, lama berkunjung akan lebih diperhatikan agar lebih berdampak pada masyarakat dan pelaku pariwisata. Ketiga daerah sepakat untuk mulai menjajaki pembuatan paket wisata bersama agar wisatawan yang selama ini hanya singgah melalui jalur laut juga memberikan kontribusi lebih bagi NTB.
Dengan adanya paket wisata, wisatawan tidak hanya menikmati atraksi bahari, tetapi juga destinasi darat di Lombok dan Sumbawa.
Dalam waktu dekat, beberapa agenda pariwisata NTB akan diselenggarakan. Di bulan April akan digelar Gelar Budaya Peresean, Mandalika Racing Series 1, serta Festival Rimpu Mantika di Kota Mataram yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).
Bulan Mei terdapat enam kegiatan, di antaranya Mandalika Speed 1, Rinjani 100 Marveolus Trail, GT World Challenge 2026, 360 Lombok Charity Ride 2026, Pacuan Kuda Tradisional, dan Paragliding Accuracy World Cup.
Sementara pada Juni terdapat 11 kegiatan seperti Famtrip Bali Beyond Travel Fair, Mandalika Festival of Speed, Senggigi Fun Run, Mandalika Racing Series 2, Festival Melala, AITTA Travel Mart, Mawi Surf, Cemare Trail Run, Festival Muharram, Jetsky Race, serta Famtrip Australia, NZ dan Oceania II.
